Fraksi Gerindra Sorot Kinerja PDAM Tirta Pengabuan: Jangan Terus Berpola Tambal Sulam Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Warnai Lempar Palu Sidang dan Banting Meja, Rapat Sempat Diskors Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Tanjabbar: Kuasa Hukum Desak Dinas PMD dan Inspektorat Periksa Kades Teluk Ketapang Pemeriksaan Kades Teluk Ketapang dan 5 Saksi Berlanjut, Akankah Ada Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Wartawan?

Home / Berita

Selasa, 30 Maret 2021 - 10:33 WIB

H. Al Haris Desa Blank Sport Bisa Menuju Smat City

* Bersama Program Desa Pinter

 

Bangko – Sebanyak 62 desa blank spot sinyal handphone di Kabupaten Merangin, justru bisa menjadi desa menuju smart city. Hal ini bisa diwujudkan melalui program ‘Desa Pintar’.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Merangin H Al Haris, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Merangin M Arief, pada rakor kades se-Kabupaten Merangin di Gedung Serbaguna Desa Rawa Jaya, Rabu (10/3).

‘’Desa Pinter adalah singkatan dari Desa Punya Internet, yaitu sebuah program pelayanan internet untuk pedesaan atau desa terisolir sekalipun,’’ujar M Arief didampingi Wima dan Eri utusan dari program Desa Pintar.

Baca Juga  Wabup Khafid Pantau Tumpukan Sampah Pasar Baru dan Pasar Rakyat Merangin

Program ini lanjut M Arief, merupakan anak program dari proyek induk Kewajiban Pelayanan Universal (KPU/USO) yang digagas oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi.

Harus diakui jelas pria berkacamata minus ini, jaringan internet menjadi salah satu kebutuhan masyarakat, terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang berdampak pada terbatasnya ruang gerak masyarakat.

Namun sambungnya, jaringan internet menjadi suatu barang langka dan mahal bagi masyarakat yang tinggal di area tanpa jaringan internet (blank spot), seperti di daerah pelosok pedesaan.

Baca Juga  Selama 33 Tahun Bertugas Di Polres Lingga Kepri Bertemu Teman Seangkatan Di Polres Tanjabbarat

Guna mengatasi persoalan tersebut, Diskominfo Merangin berupaya mengurangi daerah blank spot dengan menawarkan program Internet Desa Mandiri. Melalui program ini, jaringan internet diperluas sehingga dapat dinikmati sampai pelosok desa.

‘’Program Internet Desa Mandiri atau Program Smartconnect, mengajak para kepala desa di Merangin yang desanya blank spot, untuk bekerjasama menyediakan layanan internet broadband dengan harga terjangkau,’’terang M Arief.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Pj Bupati Apresiasi Peresmian Gedung Sentra Diklat Kejati Jambi

Berita

Tokkk.. !! Ranperda APBD Merangin 2023 Disetujui Dewan

Berita

Pj Bupati Bersyukur, Pertikaian Security  PT SGN dan Warga Bungo Antoi Berakhir Damai

Berita

Front Dusun Bangko Menolak Keras Angkutan Batu Bara Parkir dan Melintas Kota Bangko

Berita

Dotinjau Bupati, Jalan Bangko-Kerinci Kembali Lancar

Berita

Persiapan MTQ ke-52 Dimatangkan, Sekda Zulhifni Minta Site Plan Arena Segera Disusun

Berita

Desa Persiapan Sungai Tebal Diresmikan Gubernur

Berita

Begini Program Cerdas Kapolsek Tabir Ulu Untuk Mengubah Pola Pikir Masyarakat Berwawasan Lingkungan

You cannot copy content of this page