Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal Atasi Dampak Kabut Asap Karhutla, DPC Demokrat Tanjab Barat Bagikan 2.000 Masker KN95 Gratis APBD 2027 Tanjabbar Mulai Dibahas, DPRD Tekankan Anggaran Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat Dukung PAD Jambi, Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani Hadiri Sinergitas Program Keringanan Pokok dan Denda PKB 2026 di Rumah Dinas Gubernur

Home / Berita

Kamis, 7 Agustus 2025 - 22:56 WIB

Cekcok Rumah Tangga Berujung Maut, Suami Habisi Istri di Kebun Kopi

{

{"data":{"pictureId":"f7d25067c5074ebf80a44a59d0f2ea4a","appversion":"0.0.1","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"lv","exportType":"image_export","editType":"image_edit","alias":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

 

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Suasana tenang kawasan perkebunan kopi di Desa Koto Rami, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Jambi, mendadak berubah mencekam pada Kamis siang (7/8). Seorang perempuan muda ditemukan tak bernyawa di bawah sebuah pondok kebun. Ia adalah WL (21), pendatang asal Bengkulu Selatan. Dugaan sementara, ia menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh suaminya sendiri, RS (21).

Informasi awal yang dihimpun dari warga menyebutkan bahwa sekitar pukul 13.30 WIB, terdengar suara cekcok dari arah pondok yang ditempati pasangan muda tersebut. Tak lama berselang, warga menemukan tubuh WL dalam kondisi tergeletak dan sudah tak bernyawa. Tubuhnya ditemukan di bawah pondok, diduga kuat akibat hantaman benda tumpul di bagian kepala belakang kanan.

Tak jauh dari lokasi, RS ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri dan segera dilarikan ke Klinik Ona, Desa Persiapan Sungai Tebal. Hasil pemeriksaan sementara menyebutkan bahwa RS mencoba mengakhiri hidupnya dengan meminum racun berwarna hijau, menusuk tubuhnya sendiri menggunakan senjata tajam, serta memukul kepala sendiri dengan benda tumpul.

Baca Juga  Menteri PANRB Akan Meresmikan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Merangin, Baca Jadwalnya

Pasangan ini diketahui baru menetap di kawasan Sungai Dilin, Desa Koto Rami, sekitar tiga musim terakhir untuk mengurus kebun kopi milik seorang warga. Mereka belum pernah melaporkan keberadaan mereka ke perangkat desa, sehingga tidak terdata secara administratif sebagai warga setempat.

Jenazah WL telah dibawa ke Puskesmas Pasar Masurai untuk keperluan visum, sementara RS kini dirujuk ke RSUD Kolonel Abundjani Bangko dalam kondisi luka dan masih dalam pengawasan pihak medis serta aparat keamanan.

Sekitar pukul 17.59 WIB, setelah sadar di RSUD Kol. Abundjani Bangko, RS memberikan pengakuan mengejutkan. Ia mengakui telah menganiaya istrinya sendiri usai terlibat cekcok hebat. Menurut pengakuannya, tidak ada pihak ketiga dalam peristiwa ini, murni konflik rumah tangga. Setelah menyadari istrinya tak lagi sadarkan diri, RS panik dan melakukan serangkaian tindakan untuk mengakhiri hidupnya.

Baca Juga  M Syukur Terpilih Sebagai Bupati Terbaik Pemred Award 2026, Bidang Komunikasi dan Informasi

Pj Kades Koto Rami Widiastuti mengonfirmasi bahwa kedua pendatang ini belum pernah melapor sejak kedatangan mereka. “Kami tidak tahu mereka tinggal di situ. Baru tahu setelah kejadian,” ujarnya.

Proses evakuasi dan penyelidikan sempat terkendala akses menuju lokasi kejadian yang memakan waktu sekitar satu jam perjalanan darat dari pusat desa, ditambah dengan keterbatasan sinyal komunikasi di wilayah tersebut.

Kasus ini kini dalam penanganan intensif pihak kepolisian Polsek Lembah Masurai dan Polres Merangin. RS terancam jeratan pasal berlapis terkait kasus KDRT yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. (Ote).

Share :

Baca Juga

Berita

Warga Protes Pembangunan Jalan Rigit Beton di Duga Tidak Sesuai DPA

Berita

Istilah Biduk Gedang Baselang Ba’angkut Padi di Swarna Bhumi Merangin 2024, Ini Penjelasan Wenny

Berita

Zoom Meeting, Pemkab Bersinergi Bersama Forkomda Merangin Ciptakan Pilkada 2024 Sukses dan Aman

Berita

Ribuan Pendukung Nalim-Nilwan Bakal Banjiri Kota Bangko Saat Deklarasi dan Daftar Ke KPU

Berita

Imlek Di Tanjabbarat Dirayakan Sederhana Dimasa pandemi Covid-19

Berita

MPC Pemuda Pancasila Merangin Sesalkan Aksi Brutal KS Batubara Rusak Kantor Gubernur Jambi

Berita

Pj Bupati H Mukti Said Pimpin Rakor Camat Se Kabupaten Merangin

Berita

10 Fraksi DPRD Merangin menyetujui rancangan perubahan APBD (APBD-P) tahun 2025 menjadi (Perda)

You cannot copy content of this page