Gebrakan Kejari Tanjabbar: Pulihkan Rp17,9 Miliar Keuangan Negara dari Skandal Korupsi Lahan Paripurna DPRD Tanjab Barat Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025: Soroti Tata Kelola Data hingga Moratorium Tambang Perkuat Akar Rumput, PDI Perjuangan Tanjab Barat Gelar Musancab Serentak untuk Menyongsong Pemilu 2029 Kawal Infrastruktur Jambi, Edi Purwanto Targetkan Jalan Nasional Mulus Hingga Ujung Jabung pada 2028 Dinilai Kehilangan Taji sebagai Kontrol Sosial, Eksistensi HMI Tanjab Barat Kini Dipertanyakan Publik

Home / Berita

Senin, 15 September 2025 - 20:43 WIB

Aset Pemerintah Kembali Dirusak Aktivitas PETI, Ini Kata As’Ari Elwakas Anggota DPRD Merangin

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali merusak aset Pemerintah, kali ini ruas jalan protokol Kabupaten Merangin dari desa Kibul-Ngaol Kecamatan Tabir Barat tampak tak berwujud usai di acak-acak oleh serakahnya diduga Pelaku PETI.

Ruas jalan yang semula nyaman dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, kini terlihat berlumpur becek susah untuk dilalui, apalagi cuaca kabupaten Merangin sering hujan. Meski jalan ini kembali di urug diperbaiki, namun bentuk badan jalan dan kualitasnya tidak seperti jalan yang biasa masyarakat lewati.

Anggota DPRD kabupaten Merangin asal kelahiran Desa Ngaol As’Ari Elwakas (Apuk), amat menyayangkan atas prilaku penambang ilegal di Tabir Barat yang merusak aset yang ada.

Menurutnya Kabupaten Merangin saat ini tengah dihadapkan dengan persoalan keuangan, mestinya sarana umum yang dibangun pemerintah harus dijaga dengan baik bukan dirusak untuk kepentingan memperkaya diri individu.

Baca Juga  Target 3 Bulan, Plt Kasat Pol PP M. Sayuti Tertibkan Kawasan RTH Merangin

” Kita tau kondisi Merangin hari ini agak susah, kita memperjuangkan jalan itu bukanlah sebuah hal yang gampang seperti membalikkan telapak tangan,” ujarnya sedikit kesal.

Untuk itu, Ia menghimbau kepada pelaku PETI wilayah Tabir Barat tidak mengganggu fasilitas umum yang menjadi jalan protokol masyarakat Tabir Barat.

” Contohnya jalan Sungai Pinang-Ngaol yang di bangun oleh pemerintah dengan susah payah memperjuangkannya, dulunya 16 tahun tidak bisa dilewati, saat ini bisa ditempuh, jadi mari manfaatkan sebaik-baiknya, jangan sampai digunakan untuk kepentingan-kepentingan lain,” ungkap politisi partai berlambang Mercy ini.

Untuk memastikan penyebab rusaknya ruas jalan Kibul-Ngaol tersebut, Anggota DPRD dapil ll Merangin ini akan turun mengecek lokasi jalan itu.

” Yang jelas saya akan cek, karena sampai hari ini   saya belum turun, mudah-mudahan berapa hari kedepan kita kelapangan lah dimana letak masalahnya,” katanya.

Baca Juga  Akhir Maret 2021 Pelaporan LHKPN dan LHKASN Harus Rampung, Ini Penjelasan,Hatam Tafsir

Apakah DPRD akan mendorong persolan itu keranah hukum jika terbukti jalan tersebut dirusak oleh pelaku PETI?

” Kalau bisa diselesaikan secara kekeluargaan, kita minta kekeluargaan dulu lah, kita cek sumber masalahnya dimana, apakah faktor cuaca kalau memang dirusak oleh pelaku tambang kita cari siapa pelakunya, makanya kita cek dulu,” tandasnya.

Apuk saat diwawancarai mengatakan, juga akan melakukan pengecekan aktivitas PETI di desa Air Liki kecamatan Tabir Barat yang diduga semakin marak dan masif tanpa tersentuh oleh penegak hukum kabupaten Merangin.

” Air Liki juga nanti kita akan cek seperti apa kelanjutan aktivitas disana, saat ini kami lagi membahas anggaran di DPRD, kita tunggu saja,” pungkasnya. (Ote).

Share :

Baca Juga

Berita

Sebanyak 2 Kg Narkoba Sabu, Senilai 2,6 Milliar Dimusnahkan Polres Merangin

Berita

Kunjungi NasDem Merangin, DPR RI Syarif Fasha Akan Sampaikan Rencana Investasi Ke Menteri

Berita

Perlu di Evaluasi, PT CBM Kantongi Izin 8000 Hektar, Kemapuan Mengelola Hanya 2200

Berita

Buapti Safrial Absen Dalam Rapat Paripurna Tanjabbarat,Mukhtar Berharap Bukan Karena Ketok Palu

Berita

Hari Pertama Masuk Kerja, 11 Orang Dokter Tidak Ikut Apel di RSD Kol Abundjani Bangko

Berita

Pj Bupati Merangin Pimpin Rapat Evaluasi LPPK

Berita

Silaturahmi Camat Lurah dan Kades Kab. Sarolangun, Bupati Minta Waspadai Omicron.

Berita

Jangcik: HAB ke-79 Kemenag, Refleksi Sikap Rendah Hati

You cannot copy content of this page