TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Mengawali sebuah niat baik dengan keberkahan menjadi prinsip utama Kelompok Pedagang Kaki Lima Berkah Madani (KPKLBM). Hal ini dibuktikan dengan digelarnya acara Doa Selamat dan Santunan kepada 20 anak yatim dalam rangka launching serta peresmian “Pasar Malam UMKM Naik Kelas 2026” di Tanjung Jabung Barat, Minggu (11/01/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut sengaja ditempatkan sebagai agenda utama sebelum operasional wahana dan pasar malam dimulai. Hal ini merupakan bentuk manifestasi rasa syukur serta upaya memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Tradisi Berbagi dan Memohon Keselamatan
Vendor wahana permainan, yang akrab disapa Uda Win, menegaskan bahwa ritual doa bersama dan santunan ini sudah menjadi komitmen moral dalam setiap pembukaan usaha wahana hiburan. Baginya, keselamatan pengunjung dan keberkahan usaha adalah prioritas utama di atas sekadar keuntungan materi.
“Setiap kali kami melakukan pembukaan atau launching wahana, doa bersama adalah hal yang wajib. Kami selalu melibatkan anak-anak yatim untuk berbagi kebahagiaan. Tujuannya jelas, kami memohon doa agar selama kegiatan berlangsung, semua diberikan keselamatan, dijauhkan dari marabahaya, dan membawa keberkahan bagi semua pedagang yang mencari nafkah di sini,” ujar Uda Win.
Keberkahan sebagai Fondasi Ekonomi Rakyat
Senada dengan hal tersebut, Ketua KPKLBM, Abdul Aziz, menyampaikan bahwa pemberian santunan kepada 20 anak yatim ini adalah bentuk kepedulian sosial organisasi terhadap masyarakat sekitar. Ia meyakini bahwa ekonomi kerakyatan akan tumbuh lebih kuat jika dibangun di atas landasan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual.
“Hari ini kami meresmikan Gerakan Ekonomi Kerakyatan Melalui Pasar Malam UMKM Naik Kelas 2026. Namun, sebelum bicara soal perputaran ekonomi, kami ingin mengetuk pintu langit terlebih dahulu melalui doa selamat dan berbagi dengan anak-anak yatim. Kami ingin usaha para pedagang kaki lima ini tidak hanya maju secara finansial, tapi juga mendapatkan keberkahan dalam setiap langkahnya,” pungkas Abdul Aziz.
Dukungan untuk UMKM Lokal
Acara yang dihadiri oleh jajaran pengurus KPKLBM dan para pelaku usaha ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi PKL di Tanjung Jabung Barat untuk periode 2025-2027. Dengan diawali doa bersama, KPKLBM optimis pasar malam ini akan menjadi sarana hiburan yang aman, nyaman, dan mampu meningkatkan taraf hidup para pedagang kecil.
Kehadiran puluhan anak yatim dalam acara peresmian tersebut menambah suasana haru sekaligus penuh semangat, menandai dimulainya babak baru perjuangan ekonomi kerakyatan yang digagas oleh KPKLBM.
Penulis Editor Amir Ote









