Bulog Kancab Kuala Tungkal Jamin Ketersediaan Beras Cukup Hingga Akhir Tahun Inspektorat Akan Tambah Auditor Pengawas 114 Desa di Tanjab Barat Bupati Tanjab Barat Pimpin Upacara HUT Pramuka Ke-61 Mancing Mania HUT TNI ke-77, Kodim 0419/Tanjab Jaga Silaturahmi dan Sinergitas Diduga Pilkades Desa Tanjung Pasir Penuh Kecurangan, Suharyono: Musyawarah di Tiap Tingkatan Mengecewakan

Home / Pemerintahan

Selasa, 15 Juni 2021 - 17:17 WIB

Bupati Akan Mendorong Dispora Mempercepat Program Wisata Mangrove

Bulenon News.com TANJAB BARAT – Hutan Mangrove merupakan salah satu destinasi wisata yang dimiliki Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini. Namun sejak beberapa tahun terakhir tempat wisata ini seakan kurang mendapat perawatan.

Hal tersebut terlihat pada kondisi jembatan kayu sebagai akses penghubung ke destinasi wisata hutan mangrove ini yang sudah miring dan rapuh.

Akibatnya, akses menuju hutan mangrove tersebut sangat membahayakan bagi wisatawan yang akan berkunjung ke salah satu tempat wisata kebanggaan Kabupaten Tanjabbar ini.

Baca Juga  Tekan Angka Kasus Kecelakaan Kasatlantas Himbau Masyarakat Patuhi Lalu Lintas¬†

Menangapi hal ini, Pemkab Tanjabbar dalam waktu dekat akan memetahkan serta mendorong dan mempercepat program wisata mangrove.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat,M.Ag. Senin (14/06/21). Ia menyebutkan bahwa jika pihaknya mendorong agar Dispora  percepatan program wisata mangrove ini.

” Kemarin saya sudah dua kali ke sana, melihat kondisi jembatan yang sangat memperihatinkan ini. Insyaallah mudah-mudahan kita minta persetujuan DPR, untuk menganggarkankan percepatan jembatan dan infrastruktur yang menuju ke arah mangrove.” Kata bupati.

Baca Juga  Bupati Ingatkan 'Prokes' Saat Pelepasan Kafilah Merangin Pada MTQ 50 Tk Provinsi Jambi

Ia menjelaskan bahwa, memang situasi tanah untuk pembangunan ini struktur tanahnya memang harus di dirigit beton. Untuk itu kata dia melalui anggaran APBD murni nanti, akan diupayakan. Sehingga lebih mudah akses untuk masuk ke hutan mangrove tersebut.

” Kita baru bisa aksi pada tahun 2022 mendatang, karena yang kemarin kan saya tidak masuk dan pembahasannya.” Pungkasnya.

Penulis/ Editor: Amir/ Ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

Luar Biasa Vaksin Serentak Di Merangin, Wabup: Target 12.500 Lansia Bakal Terpenuhi

Meraingin

Wabup Merangin Gelar Rakor Satgas Covid-19, Pemkab Akan Perketat PPKM Berbasis Mikro

Meraingin

Bupati Sampaikan Nota Keuangan RAPBD 2023

Pemerintahan

Wakil Bupati Tanjab Barat Kembali Gelar Pengajian Rutin

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Evaluasi LPPK OPD

Pemerintahan

Bupati Didampingi Ketua TP PKK Resmikan Showroom Dekranasda Tanjab Barat

Pemerintahan

Hadiri Launching LIDIA Bupati Tanjab Barat: Ini Satu-satunya Se-Provinsi Jambi

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Laksanakan Panen Padi Gapoktan Desa Pembengis