Bupati Anwar Sadat Hadiri Malam Seni Budaya Kerinci, Perkuat Harmoni Keberagaman dalam Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan 2026 Bupati Anwar Sadat Resmi Buka Turnamen Voli Antar-Klub Tanjab Barat 2026, Perkuat Pembinaan Atlet Menuju Kejurprov 2027 Bupati Anwar Sadat Resmi Buka OPD Cup 2026, Perkuat Sinergi dan Kekompakan Antar-OPD Melalui Sepak Bola Bupati Anwar Sadat Tunjuk Mainiarni Indriana Jadi Plt Sekwan DPRD Tanjab Barat Gelar Pertemuan Tertutup 1 Jam, Fasha dan Anwar Sadat Beri Sinyal “Masa Depan” Pilgub Jambi

Home / Berita

Kamis, 7 Agustus 2025 - 22:56 WIB

Cekcok Rumah Tangga Berujung Maut, Suami Habisi Istri di Kebun Kopi

{

{"data":{"pictureId":"f7d25067c5074ebf80a44a59d0f2ea4a","appversion":"0.0.1","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"lv","exportType":"image_export","editType":"image_edit","alias":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

 

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Suasana tenang kawasan perkebunan kopi di Desa Koto Rami, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Jambi, mendadak berubah mencekam pada Kamis siang (7/8). Seorang perempuan muda ditemukan tak bernyawa di bawah sebuah pondok kebun. Ia adalah WL (21), pendatang asal Bengkulu Selatan. Dugaan sementara, ia menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh suaminya sendiri, RS (21).

Informasi awal yang dihimpun dari warga menyebutkan bahwa sekitar pukul 13.30 WIB, terdengar suara cekcok dari arah pondok yang ditempati pasangan muda tersebut. Tak lama berselang, warga menemukan tubuh WL dalam kondisi tergeletak dan sudah tak bernyawa. Tubuhnya ditemukan di bawah pondok, diduga kuat akibat hantaman benda tumpul di bagian kepala belakang kanan.

Tak jauh dari lokasi, RS ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri dan segera dilarikan ke Klinik Ona, Desa Persiapan Sungai Tebal. Hasil pemeriksaan sementara menyebutkan bahwa RS mencoba mengakhiri hidupnya dengan meminum racun berwarna hijau, menusuk tubuhnya sendiri menggunakan senjata tajam, serta memukul kepala sendiri dengan benda tumpul.

Baca Juga  BupatiĀ  Syukur Jadi Saksi, Ahli Waris M. Yani Terima Santunan BPJS Rp 311,5 Juta

Pasangan ini diketahui baru menetap di kawasan Sungai Dilin, Desa Koto Rami, sekitar tiga musim terakhir untuk mengurus kebun kopi milik seorang warga. Mereka belum pernah melaporkan keberadaan mereka ke perangkat desa, sehingga tidak terdata secara administratif sebagai warga setempat.

Jenazah WL telah dibawa ke Puskesmas Pasar Masurai untuk keperluan visum, sementara RS kini dirujuk ke RSUD Kolonel Abundjani Bangko dalam kondisi luka dan masih dalam pengawasan pihak medis serta aparat keamanan.

Sekitar pukul 17.59 WIB, setelah sadar di RSUD Kol. Abundjani Bangko, RS memberikan pengakuan mengejutkan. Ia mengakui telah menganiaya istrinya sendiri usai terlibat cekcok hebat. Menurut pengakuannya, tidak ada pihak ketiga dalam peristiwa ini, murni konflik rumah tangga. Setelah menyadari istrinya tak lagi sadarkan diri, RS panik dan melakukan serangkaian tindakan untuk mengakhiri hidupnya.

Baca Juga  Pansus III DPRD Merangin Minta Bapedda Beri Alasan Mengapa Tak Hadir Rapat LPj APBD 2024

Pj Kades Koto Rami Widiastuti mengonfirmasi bahwa kedua pendatang ini belum pernah melapor sejak kedatangan mereka. “Kami tidak tahu mereka tinggal di situ. Baru tahu setelah kejadian,” ujarnya.

Proses evakuasi dan penyelidikan sempat terkendala akses menuju lokasi kejadian yang memakan waktu sekitar satu jam perjalanan darat dari pusat desa, ditambah dengan keterbatasan sinyal komunikasi di wilayah tersebut.

Kasus ini kini dalam penanganan intensif pihak kepolisian Polsek Lembah Masurai dan Polres Merangin. RS terancam jeratan pasal berlapis terkait kasus KDRT yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. (Ote).

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkab Merangin Audiensi dan Koordinasi dengan KPK

Berita

Serius Lestarikan Alam, PT Jebus Maju Tanam Pohon Bersama KPHP dan Mahasiswa Unja

Berita

Pj Bupati Merangin Mengingatkan Masyarakat Untuk Mentauladani Perjuangan Rasulullah SAW

Berita

DPRD Gelar Rapat Paripurna Ke Tiga Dalam Rangka Mendengarkan Tanggapan Bupati Tanjab Barat

Berita

3 Ekskavator diduga Untuk PETI Jangkat Timur Ditemukan di Perbatasan Sungai Licin Batang Asai

Berita

Sebanyak 11 Balita Stunting dan Dua Ibu Hamil KEK

Berita

Jangcik Mohza Beri Pembekalan Kukerta Kepada164 Orang Mahasiswa UM

Berita

Jangcik Mohza Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H di Desa Salambuku

You cannot copy content of this page