Breaking News…Diduga Perampokan Terjadi di BTN Selempang Merah, Pelaku Berhasil Bawa Kabur Perhiasan Emas PetroChina Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat: Kolaborasi untuk Ringankan Beban Warga Anwar Sadat Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Keuangan, Sinergi dengan DPRD Jadi Kunci Pertahankan WTP Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disepakati, Bupati Anwar Sadat Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK Rapat Paripurna Ke IV DPRD Tanjab Barat Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola

Home / Berita / Infrastruktur

Jumat, 17 Oktober 2025 - 20:40 WIB

TERKUAK! Proyek Pintu Air Rp 4 Miliar di Kuala Tungkal Diduga “Cacat” Kualitas, Coran Beton Mengelupas.

TANJABBARAT,BULENONNEWS.COM – Sorotan tajam mengarah ke proyek vital senilai lebih dari Rp 4 miliar di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat).

Pembangunan pintu air di Parit 10, Desa Tungkal I, yang dibiayai dari APBD murni tahun 2025, kini mencuat ke permukaan bukan karena manfaatnya, melainkan karena dugaan kualitas pengerjaan yang amburadul dan meragukan.

Proyek di bawah kendali Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bidang Sumber Daya Air (SDA) ini diduga kuat telah menyimpang dari spesifikasi teknis yang ditetapkan.

Kunjungan langsung ke lokasi pada Kamis (16/10/25) mengungkap sejumlah temuan kasat mata yang menimbulkan kekhawatiran besar.Dugaan Kejanggalan Konstruksi Kondisi fisik proyek seolah menjadi bukti bisu dari pengerjaan yang tidak profesional.

Ditemukan bahwa lantai beton pintu air tidak rata dan timbunan tanah kuning di sekitar lokasi tampak tidak dipadatkan secara maksimal. Yang paling mengkhawatirkan, tapak pondasi air menunjukkan tanda-tanda kerusakan dini, dengan coran beton yang sudah mulai terkelupas di beberapa bagian.

Baca Juga  Bupati Muhammad Arief Fadhil Lantik Sekda dan Pejabat Eselon II dan III Barang Hari

“Kondisi di lapangan memunculkan dugaan kuat bahwa proyek ini jauh dari standar kualitas yang diharapkan,” ungkap seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan.

Sumber tersebut juga menambahkan bahwa pihak kontraktor terlihat buru-buru melakukan perbaikan di beberapa titik. Upaya ini termasuk penambahan ketinggian turap penahan air yang sebelumnya dinilai terlalu rendah, dan perbaikan struktur yang oleh sumber itu digambarkan “seperti ular”—mengindikasikan pengerjaan yang tidak lurus dan terstruktur.

Kontroversi Tenaga Kerja dan Tuntutan Publik Isu lain yang terendus adalah pergantian tenaga kerja. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa proyek ini awalnya dikerjakan oleh tenaga kerja dari luar daerah, sebelum akhirnya diganti dengan tenaga kerja lokal hanya untuk tahap penyelesaian (finishing).

Baca Juga  Wujudkan Pernikahan Impian Bersama Seiyo Sekato Organizer

Pergantian ini memunculkan pertanyaan terkait standar dan pengawasan selama proses konstruksi utama.Masyarakat Parit 10 kini bersuara lantang. Mereka mendesak aparat penegak hukum untuk segera turun tangan dan melakukan investigasi menyeluruh.

“Ini uang rakyat yang telah diinvestasikan. Kami berharap hasilnya optimal. Jika terbukti ada indikasi penyimpangan, kami meminta agar semua pihak yang terlibat diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas salah seorang warga, mewakili aspirasi publik.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Dinas PUPR Kabupaten Tanjung Jabung Barat, baik melalui Kepala Bidang SDA (selaku PPK) maupun PPPTK, belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan ketidaksesuaian spesifikasi pada proyek pintu air Rp 4 miliar ini. Masyarakat pun menanti penjelasan dan pertanggungjawaban dari instansi terkait.

 

 

 

 

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Berita

Anies dan Tim Kecil Koalisi Perubahan Ke DPP Partai Demokrat disambut AHY

Berita

Kecamatan Margo Tabir Juara Umum MTQ Ke 50 Tingkat Kabupaten Merangin Tahun 2024

Berita

Hari Libur, Pj Bupati Bersihkan Kota Bangko, Pedagang Diminta Jangan Buang Sampah di Selokan

Berita

Motivasi M. Yani, NasDem Sejati Itu Suka Tidak Suka Harus SUKA Untuk Merangin 2024

Berita

Kinerja Dikbud Merangin Diaudit BPK RIP, j Bupati Minta Siapkan Data yang Diminta dan Dibutuhkan BPK

Berita

Pasca Lebaran, H Mukti Said Pimpin Upacara Kedisiplinan Gabungan Pemkab Merangin

Berita

Akhir Maret 2021 Pelaporan LHKPN dan LHKASN Harus Rampung, Ini Penjelasan,Hatam Tafsir

Berita

Serius Lestarikan Alam, PT Jebus Maju Tanam Pohon Bersama KPHP dan Mahasiswa Unja

You cannot copy content of this page