Semarak HUT RI dan HUT Tanjab Barat, 351 Pemancing Ramaikan Lomba Mancing di WFC Kuala Tungkal Bupati Anwar Sadat Teguhkan Semangat Bhinneka Tunggal Ika Lewat Pergelaran Seni Budaya Bhineka Kebangsaan Anggota DPRD Jamal Darmawan Sie: Seni Budaya Tionghoa Wujud Cinta untuk Tanjab Barat Bupati Anwar Sadat Hadiri Malam Seni Budaya Kerinci, Perkuat Harmoni Keberagaman dalam Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan 2026 Bupati Anwar Sadat Resmi Buka Turnamen Voli Antar-Klub Tanjab Barat 2026, Perkuat Pembinaan Atlet Menuju Kejurprov 2027

Home / Berita

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 18:51 WIB

Dapur MBG Elviana Bermasalah, Fendi: “Sungguh-sungguh Tidak Layak, Harus Dievaluasi”

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Sorotan demi sorotan terus menghujani pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Yayasan Panji Bangun Negeri di Kecamatan Nalo Tantan, bahkan sampai saat ini belum berakhir.

Sabtu (25/10/2025), giliran Wakil Ketua DPRD Merangin Herman Effendy melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur MBG yang dikelola Elviana, anggota DPD RI Dapil Jambi, berlokasi di Perumahan Subsidi Zahdan, Nalo Tantan.

Sidak tersebut turut didampingi Ketua Komisi II DPRD Merangin, Muhammad Yani, yang mengaku terkejut melihat kondisi dapur tersebut.

“Kami datang karena ingin melihat langsung kondisi dapur sehat (MBG) ini setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Setelah kami lihat, sungguh-sungguh sangat tidak layak,” ujar politisi Golkar itu.

Fendi menyebutkan, kunjungan tersebut bukan untuk memperkeruh suasana, melainkan untuk memastikan program nasional MBG benar-benar berjalan sesuai standar kesehatan dan kelayakan lingkungan.

Baca Juga  H Mukti Ajak Masyarakat ke TPS 14 Februari 2024, Gunakan Hak Pilih dengan Baik dan Benar

“Maka daripada itu, kami menyarankan kepada pemerintah dan pihak BGN untuk mengevaluasi kembali titik koordinat dapur MBG yang ada di Perumahan Zahdan ini,” tegasnya.

Menurutnya, sejumlah aspek krusial di dapur MBG Elviana tidak memenuhi syarat, mulai dari sistem pembuangan, kondisi lingkungan, hingga ketersediaan air bersih.

“Air di sekitar dapur itu berwarna coklat pekat. Padahal air adalah komponen utama dalam aktivitas dapur. Ini berisiko bagi kesehatan dan kebersihan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fendi menilai pembangunan dapur di kawasan perumahan subsidi itu terkesan dipaksakan.

“Secara spontan kita lihat memang sangat dipaksakan. Apalagi dengan klaim awal membeli lalu berubah menjadi sewa, ini semakin membingungkan. Dapur untuk program anak-anak sehat seharusnya tidak seperti ini,” tambahnya.

Baca Juga  Pj Bupati Buka Rakor dan Sosialisasi Pengelolaan BMD

Ia pun meminta pihak terkait, khususnya BGN, untuk segera melakukan evaluasi tata ruang, kesehatan, dan kelayakan lokasi dapur MBG tersebut.

“Evaluasi titik koordinat, evaluasi tata ruang, dan evaluasi kesehatan. Karena dapur ini diperuntukkan bagi anak-anak sekolah, untuk makanan sehat dan bergizi. Kalau tempatnya saja tidak layak, bagaimana hasilnya?” tutup Fendi.

Dengan demikian, kontroversi dapur MBG di Nalo Tantan kembali menjadi sorotan publik, setelah sebelumnya menuai tanggapan dari Wakil Bupati Merangin yang membantah adanya “klaim kelayakan” oleh pengelola. (*).

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati  Syukur Jadi Saksi, Ahli Waris M. Yani Terima Santunan BPJS Rp 311,5 Juta

Berita

BREAKINGNEWS..! Pj Bupati Sidak Ke Dikbud Merangin, Tak Satupun Kabid Yang Hadir Tepat Waktu

Berita

Start Job..!! Jalan Rusak Depan Rumah Dinas Bupati Merangin Hari Ini Dikerjakan

Berita

Asisten I Setda Merangin M. Sayuti Pimpinan Apel Akbar Peringatan Hari Otoda 2024

Berita

Kali Kedua, DPRD Merangin kembali menunda pembahasan KUA-PPAS APBD Merangin 2026

Berita

Bantuan Pangan CBP Tahap III,Perum Bulog Cabang Kuala Tungkal Salurkan  Ratusan Ribu Kilogram Beras Untuk Dua Kabupaten

Berita

IPH Kabupaten Merangin Minggu Ini 1,380

Berita

TP PKK Kabupaten Merangin Gelar Rakor Akhir 2024

You cannot copy content of this page