Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal Atasi Dampak Kabut Asap Karhutla, DPC Demokrat Tanjab Barat Bagikan 2.000 Masker KN95 Gratis APBD 2027 Tanjabbar Mulai Dibahas, DPRD Tekankan Anggaran Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat Dukung PAD Jambi, Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani Hadiri Sinergitas Program Keringanan Pokok dan Denda PKB 2026 di Rumah Dinas Gubernur

Home / Berita

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 18:51 WIB

Dapur MBG Elviana Bermasalah, Fendi: “Sungguh-sungguh Tidak Layak, Harus Dievaluasi”

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Sorotan demi sorotan terus menghujani pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Yayasan Panji Bangun Negeri di Kecamatan Nalo Tantan, bahkan sampai saat ini belum berakhir.

Sabtu (25/10/2025), giliran Wakil Ketua DPRD Merangin Herman Effendy melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur MBG yang dikelola Elviana, anggota DPD RI Dapil Jambi, berlokasi di Perumahan Subsidi Zahdan, Nalo Tantan.

Sidak tersebut turut didampingi Ketua Komisi II DPRD Merangin, Muhammad Yani, yang mengaku terkejut melihat kondisi dapur tersebut.

“Kami datang karena ingin melihat langsung kondisi dapur sehat (MBG) ini setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Setelah kami lihat, sungguh-sungguh sangat tidak layak,” ujar politisi Golkar itu.

Fendi menyebutkan, kunjungan tersebut bukan untuk memperkeruh suasana, melainkan untuk memastikan program nasional MBG benar-benar berjalan sesuai standar kesehatan dan kelayakan lingkungan.

Baca Juga  Sejarah Baru, Merangin Raport Merah Atas Keterlambatan KUA-PPAS APBD Tahun 2026

“Maka daripada itu, kami menyarankan kepada pemerintah dan pihak BGN untuk mengevaluasi kembali titik koordinat dapur MBG yang ada di Perumahan Zahdan ini,” tegasnya.

Menurutnya, sejumlah aspek krusial di dapur MBG Elviana tidak memenuhi syarat, mulai dari sistem pembuangan, kondisi lingkungan, hingga ketersediaan air bersih.

“Air di sekitar dapur itu berwarna coklat pekat. Padahal air adalah komponen utama dalam aktivitas dapur. Ini berisiko bagi kesehatan dan kebersihan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fendi menilai pembangunan dapur di kawasan perumahan subsidi itu terkesan dipaksakan.

“Secara spontan kita lihat memang sangat dipaksakan. Apalagi dengan klaim awal membeli lalu berubah menjadi sewa, ini semakin membingungkan. Dapur untuk program anak-anak sehat seharusnya tidak seperti ini,” tambahnya.

Baca Juga  Hamas : Museum dan Galeri SBY - ANI jadi Kebanggaan Indonesia

Ia pun meminta pihak terkait, khususnya BGN, untuk segera melakukan evaluasi tata ruang, kesehatan, dan kelayakan lokasi dapur MBG tersebut.

“Evaluasi titik koordinat, evaluasi tata ruang, dan evaluasi kesehatan. Karena dapur ini diperuntukkan bagi anak-anak sekolah, untuk makanan sehat dan bergizi. Kalau tempatnya saja tidak layak, bagaimana hasilnya?” tutup Fendi.

Dengan demikian, kontroversi dapur MBG di Nalo Tantan kembali menjadi sorotan publik, setelah sebelumnya menuai tanggapan dari Wakil Bupati Merangin yang membantah adanya “klaim kelayakan” oleh pengelola. (*).

Share :

Baca Juga

Berita

Hadiri Perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, AHY: Mari Jaga Kerukunan dan Rasa Toleransi

Berita

H Mukti : Berikan Kenyamanan Terhadap Siswa-siswi dalam Belajar, Pemkab Merangin Upacara Hadiknas 2024

Berita

Briptu Ilham Sosialisasikan Bahaya Karhutla ke Warga Desa Teluk Ketapang

Berita

Kapolres Tanjabbarat Pimpin Langsung Operasi Yistisi Guna Pencegahan Virus Corona

Berita

Berkas Perbaikan Bacaleg Partai Demokrat Tanjab Barat dinyatakan “Lengkap dan Benar”

Berita

Bakar Lemak dengan Senam Geopark, Pj Bupati Tabur Benih Ikan di Swarna Bhumi

Berita

Pemkab Merangin Kembali Mendistribusikan Gas Elpiji 3 Kg Ke Masyarakat, Kali Ini di Tabir Barat

Berita

Bupati Syukur Dorong Industri Lokal Masuk Dunia Ritel Waralaba Saat Buka Pelatihan UMKM

You cannot copy content of this page