TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM– Gugus Depan (Gudep) SMAN 1 Tanjung Jabung Barat (SMANSA) kembali membuktikan diri sebagai kekuatan utama di dunia kepramukaan. Setelah berkali-kali mentas di level regional dan menyabet gelar Juara Umum se-Sumatra, kali ini kontingen SMANSA memberanikan diri “naik kelas” untuk bertarung di tingkat nasional yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat.
Keberangkatan ini mengusung misi besar: membawa nama harum Provinsi Jambi dalam ajang bergengsi Kemah Wukuf Nasional Pramuka Gudep Sunan Gunung Djati. Sebanyak 25 peserta didik yang didampingi oleh pembina serta pelatih siap memberikan performa terbaik demi mengamankan piala kemenangan.
Pelepasan kontingen berlangsung penuh haru dan optimisme. Kepala SMAN 1 Tanjab Barat, Kadiman, S.T., M.Pd., melepas langsung para siswa dengan didampingi para wali murid dan Ketua Komite SMAN 1, Mardan Hasibuan, yang terus mengawal prosesi keberangkatan.
Langkah berani melintas Pulau Jawa ini didasari oleh rekam jejak prestasi yang luar biasa. Pramuka SMANSA telah berulang kali membuktikan dominasinya di ajang kepramukaan Sumatra—mulai dari Juara Umum di Palembang, Dhamasraya, Padang, Pekanbaru, hingga tingkat Provinsi Jambi.
“Kalau hanya bertahan di Sumatra, kemampuan anak-anak kurang berkembang secara maksimal. Di level Sumatra kita sudah berkali-kali membuktikan diri. Maka dari itu, ajang di Bandung ini menjadi momen penting bagi SMAN 1 Tanjab Barat untuk unjuk keberanian dan menguji penguasaan ilmu kepramukaan di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Kadiman.
Kadiman menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar mengejar piala, melainkan wadah pembentukan karakter. Sama halnya dengan kompetisi olahraga seperti futsal atau basket, kegiatan kepramukaan membutuhkan uji tanding di luar daerah untuk mengasah mental, ketangkasan, dan kedisiplinan para siswa.
Keikutsertaan SMANSA Tanjab Barat di UIN Sunan Gunung Djati Bandung kali ini mencatatkan kebanggaan tersendiri. Dari 28 sekolah yang berpartisipasi, SMANSA menjadi satu-satunya perwakilan tingkat SMA yang membawa nama gudep sekolah se-Sumatra.
Langkah besar ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Sementara itu, Ketua Komite SMAN 1, Mardan Hasibuan, memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Tanjung Jabung Barat agar rombongan diberikan keselamatan dan berhasil membawa pulang prestasi membanggakan.
“Kami berangkat bukan hanya untuk berlomba, tetapi juga untuk belajar, menimba pengalaman, dan membawa nama harum Tanjung Jabung Barat di Pulau Jawa,” pungkasnya.
Rombongan kini resmi bertolak ke Bandung setelah ditutup dengan pembekalan arahan serta doa bersama. Harapan besar mengiringi langkah mereka: berangkat dengan tekad, bertanding dengan sportif, dan pulang membawa kejayaan bagi daerah.
Penulis Editor tim









