Sinergi Eksekutif-Legislatif Awali Pembahasan APBD 2027, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna KUA-PPAS Breaking News…Diduga Perampokan Terjadi di BTN Selempang Merah, Pelaku Berhasil Bawa Kabur Perhiasan Emas PetroChina Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat: Kolaborasi untuk Ringankan Beban Warga Berkas Mantan Pejabat Pemasyarakatan Jambi Tersangka Kasus Ekstasi Masuk Kejati, Jaksa Mulai Teliti Kelengkapan Perkara Anwar Sadat Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Keuangan, Sinergi dengan DPRD Jadi Kunci Pertahankan WTP

Home / Tanjab Barat

Senin, 24 Agustus 2020 - 16:48 WIB

Sejarah Rumah Tua Sebagai Salah Satu Dapur Umum Logistik Para Pejuang Kemerdekaan di Tanjab Barat

TANJAB BARAT –BULENONnews.com.  Saksi sejarah terdapat rumah tua yang berada di Dusun Bahagia,Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, pada masa merebut kemerdekaan menjadi basis dapur umum bagi ratusan para pejuang.

Terlihat dilokasi,rumah tua yang di jadikan dapur umum logistik untuk para pejuang kemerdekaan ini sudah tidak terurus lagi, dikarenakan dimakan usia dinding bangunan itupun sudah banyak yang bolong dan kropos.

Hal ini diungkapkan Laminah Nenek yang saat ini berusia seratus tahun lebih,ia mengatakan, bahwa rumahnya ini pada jaman perang merebut kemerdekaan melawan penjajah dijadikan tempat untuk dapur umum bagi para pejuang dan dirinya semasa itu ikut serta memasak.

“Dulu para pejuang hampir 300 orang datang kerumah ini untuk makan dan pergi lagi untuk berperang,”ucapnya.

Baca Juga  Ini Modus Guru Tenaga Honor Terduga Pelaku Pencabulan Siswi SMA Di Betara

Ia juga menyebutkan, memasak untuk para pejuang dengan menggunakan beras kilangan hingga berpuluh puluh gantang.

“Memasakan untuk para pejuang sekitar dua tiga ratus orang, dengan menggunakan beras kilangan hingga berpuluh gantang,” ujarnya dengan menggunakan bahasa daerah khas Banjar.

Sedangkan kata dia, untuk lauk pauk para pejuang bermacam macam sayuran, sesekali kalau ada masyarakat biasa yang datang membawakan ayam untuk dimasak untuk disantap para pejuang.

“Kadang ada masyarakat dari jauh datang membawakan ayam untuk di bagikan kedapur umum ini untuk dimasak dan dibagikan untuk lauk para pejuang,”ujar Nenek Laminah.

Baca Juga  Satreskrim Polres Tanjabbar Amankan Pelaku Pembakaran Lahan di Kuala Betara

Disisi lain,ketua RT Dusun Bahagia Suhaimi juga mengatakan hal yang sama, bahwa di parit gantung ini dulu nya tempat dapur umum para pejuang kemerdekaan.

“Dihari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke75 ini, mengingat dan mengenang kembali sejarah jaman Perjuangan datuk dan nenek kami dahulu,”sebutnya.

Ia berharap selaku masyarakat dusun bahagia untuk pembangunan cagar budaya yang pernah dijanjikan pemerintah. Agar bisa di bangun secepatnya.

“Jadi untuk kedepannya kalau ada warga dari luar Kabupaten Tanjung Jabung Barat,agar mengetahui bahwa didusun bahagia ini ada sejarah perjuangan,katanya lagi, kalau tidak dibangun maka sejarah yang ada di dusun bahagia ini akan hilang,”pungkasnya.

Penulis/Editor: Amir/Ote

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Tak Mau Dihotel, Bupati Merangin Memilih Nginap Dirumah Warga Kuala Tungkal Dampingi Kafilah

Tanjab Barat

Penutupan Tempat Wisata di Tanjab Barat Hingga Dua Minggu Kedepan.

Tanjab Barat

Kehabisan Alat Rapid Tes, RSUD Daut Arif Tanjab Barat Pinjam Ke Klinik

Tanjab Barat

Jalan Utama Lintas Serdang Menuju Desa Dualap Rusak Parah

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Targetkan SAKIB 2020 Peroleh Nilai BB

Tanjab Barat

Sistym Pengelolaan BLUD RS KH Daud Arif Kualatungkal Diduga Semaraut,Suprayogi Minta Audit BPK

Tanjab Barat

KPU Tanjab Barat Distribusikan Logistik Pilkada.

Tanjab Barat

Diawali Bupati Safrial Panen Panen Ikan Di Sungai Lubuk Larangan Raja Gagak Dusun Mudo

You cannot copy content of this page