Perkuat Integritas Pemerintahan, Pemkab Tanjab Barat dan Kejari Resmi Perpanjang MoU Bidang Datun Kunjungi Muara Papalik, Wabup Katamso Paparkan Strategi Pembangunan Tanjab Barat di Tengah Penurunan APBD Persiapan Mudik Lebaran: Jadwal Kapal Roro Kuala Tungkal Menuju Batam dan Dabo Telah Rilis, Cek Selengkapnya! Blusukan di Bulan Ramadhan, Ketua DPRD Hamdani Berbagi Keberkahan dengan Warga Desa Kampung Baru Safari Ramadhan di Desa Penyambungan, Wabup Katamso: Momentum Serap Aspirasi dan Pererat Silaturahmi

Home / Tanjab Barat

Senin, 24 Agustus 2020 - 16:48 WIB

Sejarah Rumah Tua Sebagai Salah Satu Dapur Umum Logistik Para Pejuang Kemerdekaan di Tanjab Barat

TANJAB BARAT –BULENONnews.com.  Saksi sejarah terdapat rumah tua yang berada di Dusun Bahagia,Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, pada masa merebut kemerdekaan menjadi basis dapur umum bagi ratusan para pejuang.

Terlihat dilokasi,rumah tua yang di jadikan dapur umum logistik untuk para pejuang kemerdekaan ini sudah tidak terurus lagi, dikarenakan dimakan usia dinding bangunan itupun sudah banyak yang bolong dan kropos.

Hal ini diungkapkan Laminah Nenek yang saat ini berusia seratus tahun lebih,ia mengatakan, bahwa rumahnya ini pada jaman perang merebut kemerdekaan melawan penjajah dijadikan tempat untuk dapur umum bagi para pejuang dan dirinya semasa itu ikut serta memasak.

“Dulu para pejuang hampir 300 orang datang kerumah ini untuk makan dan pergi lagi untuk berperang,”ucapnya.

Baca Juga  Pererat Hubungan Kepada Warga,Satgas TMMD Ke-113 Hadiri Giat Latihan Hadroh Di Mesjid Desa

Ia juga menyebutkan, memasak untuk para pejuang dengan menggunakan beras kilangan hingga berpuluh puluh gantang.

“Memasakan untuk para pejuang sekitar dua tiga ratus orang, dengan menggunakan beras kilangan hingga berpuluh gantang,” ujarnya dengan menggunakan bahasa daerah khas Banjar.

Sedangkan kata dia, untuk lauk pauk para pejuang bermacam macam sayuran, sesekali kalau ada masyarakat biasa yang datang membawakan ayam untuk dimasak untuk disantap para pejuang.

“Kadang ada masyarakat dari jauh datang membawakan ayam untuk di bagikan kedapur umum ini untuk dimasak dan dibagikan untuk lauk para pejuang,”ujar Nenek Laminah.

Baca Juga  1 Orang Dari 5 Pelaku Pemerkosa di Bukit Suban Masih Berstatus Buronan

Disisi lain,ketua RT Dusun Bahagia Suhaimi juga mengatakan hal yang sama, bahwa di parit gantung ini dulu nya tempat dapur umum para pejuang kemerdekaan.

“Dihari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke75 ini, mengingat dan mengenang kembali sejarah jaman Perjuangan datuk dan nenek kami dahulu,”sebutnya.

Ia berharap selaku masyarakat dusun bahagia untuk pembangunan cagar budaya yang pernah dijanjikan pemerintah. Agar bisa di bangun secepatnya.

“Jadi untuk kedepannya kalau ada warga dari luar Kabupaten Tanjung Jabung Barat,agar mengetahui bahwa didusun bahagia ini ada sejarah perjuangan,katanya lagi, kalau tidak dibangun maka sejarah yang ada di dusun bahagia ini akan hilang,”pungkasnya.

Penulis/Editor: Amir/Ote

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Tak Mau Dihotel, Bupati Merangin Memilih Nginap Dirumah Warga Kuala Tungkal Dampingi Kafilah

Tanjab Barat

Penemuan Mayat Dalam Drum, Pihak Polres Tanjab Barat Gelar Perkara Awal

Tanjab Barat

Kapolres Tanjab Barat Berikan Trauma Healing Anak Almarhumah Arbaiyah.

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Rapid Antigen 36 Santri Yang Pulang Ke Pesantren di Pulau Jawa

Tanjab Barat

Angka Perceraian di PA Tanjab Barat Meningkat,Ini Faktor Penyebabnya

Tanjab Barat

Pimred Searah.co Tempuh Jalur Hukum Melawan Tuduhan Pemerasan di Facebook

Kriminal

Nekat, Catut Nama Wakapolres Tanjabbar, Penipu Minta Uang Ke Pengusaha

Tanjab Barat

Tim Gugus Tugas Covid-19 Tanjab Barat Rapat Ketersediaan Antisipasi Ruang Isolasi

You cannot copy content of this page