Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Wabup Katamso Buka ToT Model Bisnis Berbasis Mangrove, Dorong Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Wabup Katamso Jadi Narasumber Podcast Youth Center, Ajak Pemuda Tanjab Barat Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat Hadiri Penyampaian LHP LKPD 2025 di BPK Perwakilan Provinsi Jambi Delapan Tahun Berturut-turut Raih WTP, Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel
IKLAN

Home / Tanjab Barat

Senin, 24 Agustus 2020 - 16:48 WIB

Sejarah Rumah Tua Sebagai Salah Satu Dapur Umum Logistik Para Pejuang Kemerdekaan di Tanjab Barat

TANJAB BARAT –BULENONnews.com.  Saksi sejarah terdapat rumah tua yang berada di Dusun Bahagia,Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, pada masa merebut kemerdekaan menjadi basis dapur umum bagi ratusan para pejuang.

Terlihat dilokasi,rumah tua yang di jadikan dapur umum logistik untuk para pejuang kemerdekaan ini sudah tidak terurus lagi, dikarenakan dimakan usia dinding bangunan itupun sudah banyak yang bolong dan kropos.

Hal ini diungkapkan Laminah Nenek yang saat ini berusia seratus tahun lebih,ia mengatakan, bahwa rumahnya ini pada jaman perang merebut kemerdekaan melawan penjajah dijadikan tempat untuk dapur umum bagi para pejuang dan dirinya semasa itu ikut serta memasak.

“Dulu para pejuang hampir 300 orang datang kerumah ini untuk makan dan pergi lagi untuk berperang,”ucapnya.

Baca Juga  Bupati Serahkan Hadiah Lomba Da'i Cilik dan Festival Arakan Sahur Online di Lapangan Membumi Polres Tanjab Barat

Ia juga menyebutkan, memasak untuk para pejuang dengan menggunakan beras kilangan hingga berpuluh puluh gantang.

“Memasakan untuk para pejuang sekitar dua tiga ratus orang, dengan menggunakan beras kilangan hingga berpuluh gantang,” ujarnya dengan menggunakan bahasa daerah khas Banjar.

Sedangkan kata dia, untuk lauk pauk para pejuang bermacam macam sayuran, sesekali kalau ada masyarakat biasa yang datang membawakan ayam untuk dimasak untuk disantap para pejuang.

“Kadang ada masyarakat dari jauh datang membawakan ayam untuk di bagikan kedapur umum ini untuk dimasak dan dibagikan untuk lauk para pejuang,”ujar Nenek Laminah.

Baca Juga  Kondisi Cuaca Saat Ini Sangat Baik Bagi Petani Untuk Menanam

Disisi lain,ketua RT Dusun Bahagia Suhaimi juga mengatakan hal yang sama, bahwa di parit gantung ini dulu nya tempat dapur umum para pejuang kemerdekaan.

“Dihari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke75 ini, mengingat dan mengenang kembali sejarah jaman Perjuangan datuk dan nenek kami dahulu,”sebutnya.

Ia berharap selaku masyarakat dusun bahagia untuk pembangunan cagar budaya yang pernah dijanjikan pemerintah. Agar bisa di bangun secepatnya.

“Jadi untuk kedepannya kalau ada warga dari luar Kabupaten Tanjung Jabung Barat,agar mengetahui bahwa didusun bahagia ini ada sejarah perjuangan,katanya lagi, kalau tidak dibangun maka sejarah yang ada di dusun bahagia ini akan hilang,”pungkasnya.

Penulis/Editor: Amir/Ote

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Lepas Atlit PABBSI Ikut Uji Tanding Bupati Pesan Jaga Nama Baik Daerah

Tanjab Barat

Ratusan Peserta CPNS Tanjab Barat Ikuti Pelatihan Dasar Prajabatan Secara Daring

Tanjab Barat

Warga OKU Sempat Sesak Nafas dan Minta Air Mineral Sebelum Meninggal Dunia di Masjid Raya

Tanjab Barat

Puluhan ASN Tanjab Barat Ajukan Surat Pindah, Ini Alasannya.

Tanjab Barat

Jadi Temuan BPK Sejak 2005, 148 Kasus di Tanjab Barat Tak Selesai Digarap Inspektorat

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Tiadakan Rangkaian Kegiatan Memeriahkan HUT-RI Ke – 75

Tanjab Barat

Sekda Tanjabbarat Sampaikan Nota dan PPAS Perubahan Rancangan KUPA APBD 2020

Tanjab Barat

Sempat Viral di Medsos, Mahasiswi Asal Kuala Tungkal Berhasil Diketemukan

You cannot copy content of this page