ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi

Home / Tanjab Barat

Kamis, 7 Januari 2021 - 18:50 WIB

Jadi Temuan BPK Sejak 2005, 148 Kasus di Tanjab Barat Tak Selesai Digarap Inspektorat

TANJAB BARAT – Tercatat ada ratusan kasus yang jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, belum tuntas ditindaklanjuti selama belasan tahun.

Buktinya, terdapat 148 Kasus hasil audit BPK di berbagai kegiatan di lingkup pemerintahan Kabupaten Tanjabbar, sejak Tahun 2005 hingga 2020 yang belum selesai digarap oleh pihak Inspektorat Tanjabbar.

Dari ratusan kasus temuan tersebut, saat ini baru 71,83 persen yang ditindak lanjutin dan diselesaikan Inspektorat. Sisanya, masih akan ditindak lanjuti.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Inspektorat Tanjabbar, Encep Jarkasih. Ia menyebutkan bahwa rata rata, kasus yang menjadii temuan BPK ini melibatkan bendahara PNS, Bendahara non PNS dibeberapa instansi dan pihak ketiga.

Baca Juga  Bupati Anwar Sadat Terima Audiensi Persatuan Anggota BPDSI Tanjab Barat

” Hanya di perusahaan daerah saja yang nihil dari temuan BPK, ” Ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa, dari ratusan kasus jadi temuan BPK tersebut, ada beberapa hal yang menjadi kendala dalam menindak lanjutinya, hingga belasan tahun belum terselesaikan.

” Pertama, adanya mutasi pegawai atau perpindahan pegawai ke daerah lain. Sementara pegawai yang pindah tersebut belum sempat dimintai keterangan, ini menyebabkan terputusnya mata rantai kasus temuan tersebut. ” Kata mantan Kepala BKPSDM Tanjabbar ini.

Disisi lain ia juga menyebutkan bahwa, kasus temuan BPK ini termasuk juga keterlibatan pihak ketiga (perusahan) yang saat itu terlibat dalam kerjasama, saat ini sudah pindah kepemilikan.

Baca Juga  Terjaring Razia Yustisi, Puluhan Warga Kena Sanksi Fisik dan Denda

” Tetap akan kami telusuri lagi. Karena masih menyimpan Data lengkapnya. Kronologisnya akan kami telusuri lagi, hingga munculnya temuan yang sampai saat ini belum terselesaikan.” Tegasnya.

Sayang nya Encep saat disinggung soal kegiatan apa saja yang menjadi temuan Tahun 2005 tersebut? Ia tidak menyebutkan secara rinci bentuk kegiatannya. Namun dirinya hanya menjelaskan hanya kegiatan fisik dan pengadaan saja yang menjadi temuan saat itu. (Amr).

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Wabup Tanjab Barat Kunker Ke ADPMET Jakarta

Tanjab Barat

Oknum ASN Pejabat Unit Layanan Pelelangan Di Periksa Penyidik Tipikor Polres Tanjabbrat

Tanjab Barat

Diduga Pilkades Desa Tanjung Pasir Penuh Kecurangan, Suharyono: Musyawarah di Tiap Tingkatan Mengecewakan

Tanjab Barat

Polsek Pengabuan Galakan Kampanye 3 M

Tanjab Barat

Safrial Pimpin Sidang Panitia Pertimbangan Landreform Progaram Retribusi Tanah

Tanjab Barat

Wajib Pindah Sekolah,Waduh Parah Ni Kepsek

Tanjab Barat

Bupati Buka Pelatihan Dasar CPNS Secara Virtual

Daerah

DPC Partai Demokrat Kab. Tanjab Barat kembali memberikan bantuan kepada lansia kurang mampu

You cannot copy content of this page