Sinergi Eksekutif-Legislatif Awali Pembahasan APBD 2027, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna KUA-PPAS Breaking News…Diduga Perampokan Terjadi di BTN Selempang Merah, Pelaku Berhasil Bawa Kabur Perhiasan Emas PetroChina Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat: Kolaborasi untuk Ringankan Beban Warga Berkas Mantan Pejabat Pemasyarakatan Jambi Tersangka Kasus Ekstasi Masuk Kejati, Jaksa Mulai Teliti Kelengkapan Perkara Anwar Sadat Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Keuangan, Sinergi dengan DPRD Jadi Kunci Pertahankan WTP

Home / Tanjab Barat

Kamis, 7 Januari 2021 - 18:50 WIB

Jadi Temuan BPK Sejak 2005, 148 Kasus di Tanjab Barat Tak Selesai Digarap Inspektorat

TANJAB BARAT – Tercatat ada ratusan kasus yang jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, belum tuntas ditindaklanjuti selama belasan tahun.

Buktinya, terdapat 148 Kasus hasil audit BPK di berbagai kegiatan di lingkup pemerintahan Kabupaten Tanjabbar, sejak Tahun 2005 hingga 2020 yang belum selesai digarap oleh pihak Inspektorat Tanjabbar.

Dari ratusan kasus temuan tersebut, saat ini baru 71,83 persen yang ditindak lanjutin dan diselesaikan Inspektorat. Sisanya, masih akan ditindak lanjuti.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Inspektorat Tanjabbar, Encep Jarkasih. Ia menyebutkan bahwa rata rata, kasus yang menjadii temuan BPK ini melibatkan bendahara PNS, Bendahara non PNS dibeberapa instansi dan pihak ketiga.

Baca Juga  Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Desa Dualap

” Hanya di perusahaan daerah saja yang nihil dari temuan BPK, ” Ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa, dari ratusan kasus jadi temuan BPK tersebut, ada beberapa hal yang menjadi kendala dalam menindak lanjutinya, hingga belasan tahun belum terselesaikan.

” Pertama, adanya mutasi pegawai atau perpindahan pegawai ke daerah lain. Sementara pegawai yang pindah tersebut belum sempat dimintai keterangan, ini menyebabkan terputusnya mata rantai kasus temuan tersebut. ” Kata mantan Kepala BKPSDM Tanjabbar ini.

Disisi lain ia juga menyebutkan bahwa, kasus temuan BPK ini termasuk juga keterlibatan pihak ketiga (perusahan) yang saat itu terlibat dalam kerjasama, saat ini sudah pindah kepemilikan.

Baca Juga  Tanpa Ayah dan Ibu, Hanya Dinding Papan yang Menemani: Potret Pilu Rodi-Nikita yang Kini Jadi Perhatian Pemkab Tanjab Barat

” Tetap akan kami telusuri lagi. Karena masih menyimpan Data lengkapnya. Kronologisnya akan kami telusuri lagi, hingga munculnya temuan yang sampai saat ini belum terselesaikan.” Tegasnya.

Sayang nya Encep saat disinggung soal kegiatan apa saja yang menjadi temuan Tahun 2005 tersebut? Ia tidak menyebutkan secara rinci bentuk kegiatannya. Namun dirinya hanya menjelaskan hanya kegiatan fisik dan pengadaan saja yang menjadi temuan saat itu. (Amr).

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Pengerjaan Jalan Setapak Beton Di Dinas Perkim Diduga Asal Jadi

Tanjab Barat

Dinsos Tanjab Barat Terima Data 3.920 KK Akan Terima Bantuan Sosial

Tanjab Barat

Hingga Saat Ini Kasus Pamsimas Teluk Kulbi Belum Juga Selesai

Tanjab Barat

Jemaah Umrah di Tanjab Barat Wajib Lampirkan BPJS Kesehatan

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Bersama PetroChina Resmikan Pembangunan 3 Aula Pondok Pesantren

Tanjab Barat

DPRD Tanjabbar Gelar Rapat Paripurna KUPA dan PPAS Tahun Anggaran 2020

Tanjab Barat

Kapolres Tanjab Barat Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci

Tanjab Barat

Proses Lelang APBD-P Tahun 2021 Terulang Lagi,Proses Lelang Di Duga Pakai Aturan Panitia Diluar Aturan Semestinya

You cannot copy content of this page