Babak Baru “Lelang Jabatan” Tanjab Barat: 21 Nama Berebut 5 Kursi Kadis, Camat Dominasi Dinas Ketapang Dukung Asta Cita di Tanjab Barat, Jamal Darmawan Sie: Kesejahteraan Rakyat Harus Jadi Output Utama Sambut Kunjungan Danrem 042/Gapu, Bupati Anwar Sadat Tekankan Sinergi Nyata TNI-Pemda Akselerasi Asta Cita, Bupati Anwar Sadat Perkuat Sinergi Lintas Sektoral Demi Swasembada Pangan Pimpin Sumpah 198 PNS Baru, Wabup Katamso Tekan Target IPM Tinggi dan Birokrasi Digital

Home / Ekonomi

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:04 WIB

Tanpa Ayah dan Ibu, Hanya Dinding Papan yang Menemani: Potret Pilu Rodi-Nikita yang Kini Jadi Perhatian Pemkab Tanjab Barat

TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Potret kemiskinan ekstrem yang memprihatinkan kembali mencuat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat).

Sepasang kakak beradik yatim piatu, Rodi dan adiknya Nikita Azwa, dilaporkan harus bertahan hidup di sebuah rumah papan yang kondisinya sudah tidak layak huni dan mengancam keselamatan jiwa.

Rumah yang terletak di Desa Taman Raja, Kecamatan Tungkal Ulu tersebut, kini menjadi sorotan setelah kondisinya yang rapuh viral dan sampai ke telinga pemerintah daerah melalui laporan Pandawa Media Group.

Bertahan di Tengah Keterbatasan

Sejak ditinggal wafat oleh kedua orang tuanya, Rodi dan Nikita praktis berjuang sendirian tanpa sandaran ekonomi yang pasti.

Dinding papan rumah mereka yang kian lapuk dan struktur bangunan yang miring memicu kekhawatiran warga sekitar, terutama saat cuaca buruk melanda.

Merespons laporan tersebut, Wakil Bupati Tanjab Barat, Dr. Katamso, S.A., S.E., M.E., menyatakan keprihatinan yang mendalam. Ia menegaskan bahwa negara harus hadir untuk memastikan anak-anak yatim piatu seperti Rodi dan Nikita mendapatkan perlindungan dan hunian yang layak.

“Kami sangat prihatin dengan nasib yang dialami Rodi dan Nikita. Pemerintah daerah tidak akan membiarkan mereka tinggal di tempat yang tidak aman dan tidak layak huni,” tegas Katamso saat dikonfirmasi media, Minggu (1/3/26) siang.

Wabup Katamso memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat tidak akan tinggal diam. Ia telah menginstruksikan jajarannya untuk segera melakukan koordinasi lintas sektor guna mencari solusi permanen bagi hunian kakak beradik tersebut.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik, termasuk melakukan rehabilitasi rumah mereka agar mereka bisa tinggal dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Katamso juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada rekan-rekan media yang telah menjadi “perpanjangan mata dan telinga” pemerintah dalam menemukan kasus-kasus kemanusiaan di pelosok desa.

Langkah cepat Pemkab Tanjab Barat ini diharapkan dapat segera terealisasi agar Rodi dan Nikita tidak lagi dihantui rasa was-was saat berteduh, serta mendapatkan hak mereka untuk hidup di lingkungan yang lebih manusiawi.

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Paguyuban Sinar Mas Jambi Mendukung Perkembangan UMKM di Jambi

Ekonomi

Permintaan Ikan Bawal Putih Meningkat Jelang Perayaan Imlek

Ekonomi

Polres Bersama Dinas Koperindag Tanjab Barat Cek Harga Kebutuhan Pokok 

Ekonomi

Gandeng Bulog Kuala Tungkal,Dinas Koperindag Tanjab Barat Melaksanakan Operasi Pasar

Ekonomi

Pasokan Kurang, Harga Bahan Pokok Dipasar Tidak Stabil

Ekonomi

Sempat Mengalami Kenaikan, Harga Ayam Kembali Normal: Kadisperindag Akibat Pasokan Kurang 

Ekonomi

Dorong Ekonomi Kerakyatan, KPKLBM Launching ‘Pasar Malam UMKM Naik Kelas 2026’ di Tanjung Jabung Barat

Ekonomi

Harga Komoditi TBS dan Pinang Anjlok Petani Mengeluh

You cannot copy content of this page