ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi

Home / Berita

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:15 WIB

Siang Malam Ekskavator PETI Milik Loho di Pulau Rayo Seberang Usik Ketengan Warga

 

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Dusun Bangko adalah sebuah Kelurahan yang berada di dalam pusat kota Bangko, seharusnya menjadi suri tauladan dan sebagai contoh bagi kelurahan dan desa dalam Kabupaten Merangin, terhadap dampak Lingkungan serta Ekosistem yang ada.

Namun kondisi Kelurahan Dusun Bangko saat ini sudah jauh dari harapan semestinya, atau keadaan menjadi terbalik, bagaimana tidak, di setiap aliran sungai dan beberapa titik lokasi daratan, aktivitas Tambang ilegal sudah semakin gila mencabik-cabik perut bumi demi butiran Emas yang menggiurkan.

Ironisnya lokasi tempat Tambang ilegal ini, tidak berapa jauh dari jangkauan Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Merangin, baik itu Polri sampai ke Penegak Perda Kabupaten Merangin termasuk dari pihak TNI tak berkutik, solah-olah sudah menelan Pil Tidur, sehingga terkesan tutup mata atas prilaku Penambang Ilegal tersebut.

Baca Juga  Diduga Orang Suruhan Istana Datangi Sekretariat HMI Cabang Bangko, Pasca Demo Kantor BupatiĀ 

Hebatnya lagi tambang ilegal tersebut yang dulunya hanya beraktivitas terselubung disemak-semak jauh dari pandangan umum, seperti jalur Dua depan Simpang kodim dan seputaran Sungai Murak Talang Kawo dengan mesin Donfeng dan Robin.

Namun hari, ini secara terang-terangan bahkan sudah memasuki wilayah yang masih kental dengan adat Istiadat yakni di Lingkungan Bangko Tinggi kelurahan Dusun Bangko, tak tanggung tanggung Alat berat jenis Ekskavator yang melakukan aktivitas tersebut terpantau sudah berjamaah, bahkan bekerja siang malam tak peduli dengan ketengan warga setempat yang ada di seberang nya.

Lalu apa langkah tindakan yang dilakukan terhadap aktivitas tambang ilegal itu? Barang kali jawaban yang tak masuk akal,” Masyarakat Butuh Makan “. Apakah mencari makan dengan mengoyak-ngoyak Warisan Leluhur, dan mengkesampingkan ketenangan warga??

Baca Juga  Mobil BH 1 F Nunggak Pajak, Ini Penjelasan Kabag UmumĀ 

” Pening kami Bang dengan aktivitas tambang ilegal di Pulau Rayo ini Bang ketenangan kami terganggu, siang malam Dio kerjo Bang, kalau malam suara mesin mengusik mata tak bisa tidur kami,” keluh Warga Pulau Rayo, Rabu (22/7/2026).

Kepada pihak berwenang Warga minta aktivitas tambang tersebut segera di hentikan, jika perlu pemilik tanah dan cukong yang diduga terlibat segera di tangkap.

” Kami tidak nyaman ulah PETI di Pulau Rayo seberang itu, info tentang kepemilikan diduga orang Tabir bernama Loho CS,” ungkapnya.

Demikian juga Lurah Dusun Bangko diminta untuk tidak diam di kursi empuk saja, sebagai pimpinan tertinggi Kelurahan harus melakukan tindakan tegas terhadap aktivitas PETI tersebut. (Tim).

Share :

Baca Juga

Berita

PetroChina Mulai Program Pengeboran 2026

Berita

3 Ekskavator diduga Untuk PETI Jangkat Timur Ditemukan di Perbatasan Sungai Licin Batang Asai

Berita

Gebyar Takbiran Idul Adha 1445 H, H. Mukti Ajak Masyarakat Do’akan Jamaah Haji Yang Meninggal

Berita

Marcon Bikin Terkejut Para Pengunjung Arakan Sahur,Polisi Diminta Tertibkan

Berita

Pimpinan DPRD Resmikan Keramba Jaring Apung dan Tebar Ikan di BUMDes Pulau Rengas

Berita

Safari Ramadhan 1445 H Pertama, Pj Bupati Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid Al Mu’minin Pamenang

Berita

Tiga Bulan Gaspol, H. Mukti Berhasil Pimpin Bagus Kabupaten Merangin

Berita

Hadiri Pisah Sambut Kapores Tanjab Barat,Anggota DPRD Jamal Darmawan Sea Ucapkan Selamat Datang Kapolres Baru

You cannot copy content of this page