BERSINERGI JAGA KEDAULATAN: Imigrasi Kuala Tungkal Perkuat Pengawasan Orang Asing Melalui Timpora dan Pembina Desa TERUNGKAP! Gara-Gara Bahasa Indonesia Tak Fasih, WNA Rohingya Gagal Raih Paspor RI di Kuala Tungkal Emas Berkilauan di Danau Sipin! PODSI Tanjab Barat Raih 22 Medali dan Sabet Juara Umum Tiga di Kejurprov Dayung Jambi 2025 Sorti Tanjab Barat Sabet Gelar Juara Umum Kejurprov 2025 di Jambi! Ketua DPRD Tanjab Barat Turun ke Lokasi, Cari Solusi Terbaik Sengketa Tanah RSUD Suryah Khairuddin

Home / Meraingin

Minggu, 22 Agustus 2021 - 23:57 WIB

Terapi Pasien Covid-19 Metode Plasma Konvalesen Belum Bisa di Merangin

 

Bangko-Bulenonnews.com. Terapi Plasma Konvalesen adalah metode kekinian yang digunakan dan dipercaya ampuh dalam mengobati pasien Covid-19, khususnya dengan gejala berat. Diketahui metode ini berpeluang untuk kesembuhan terhadap pasien.

Metode terapi plasma konvalesen ini merupakan cara pasif yang dapat dilakukan dalam menangani pasien yang sedang dalam perawatan. Namun tidak mudah, banyak tahapan maupun ketersediaan alat medis yang lengkap untuk menguji sampel tersebut serta ada kategori-kategori tertentu terhadap pasien yang sembuh dari covid-19 untuk mendonorkan plasma darahnya.

Baca Juga  Tim Konsulidasi DPW NasDem Jambi Ke Merangin, Akankah Pengurus DPD Diganti?

Menurut Direktur RSD Kol. Abundjani Bangko, Berman Saragih di Kabupaten Merangin saat ini Merangin belum memiliki alat ataupun stok pendonor plasma konvalesen. kata Dia RSD masih fokus dalam uji PCR.

” Qta belum mengarah kesitu karena banyak yg harus dipersiapkan. yg utama sama kita test PCR dulu,” ungkapnua via Whatsapp.

Ditanyakan media ini, adakah kemungkinan mengarah kesana untuk kesembuhan pasien Covid-19?

Baca Juga  Herman Efendi: Perayaan HUT RI ke 76, Sederhana Saja, Namun Tidak Mengurangi Tahapan

” Di provinsi jambi belum ada itu, pastinya mataher, siloam. Utk rsud kabupaten kota memang blm ada, termasuk dkt,” jawab Direktur ini.

Berman mengatakan, terkait donor plasma konvalesen tersebut tidak semudah seperti mendonorkan darah biasa, sebab susah untuk dilakukan dalam hal alat dan tenaga ahli bidang itu.

” Gak segampang ngomong, alat labor yg memisahkan plasma darah harus ada. dokternya harus dilatih,” ucapnya mengakhiri.

Penulis/Editor: Ote. 

Share :

Baca Juga

Meraingin

Bupati Merangin Buka Sosialisasi Pencegahan Bahaya Radikalisme-Terorisme

Meraingin

Enam Titik Lokasi Gerai Vaksin Dibuka Tim Mobile Vaksinator Kodim Sarko

Meraingin

Subadri Anggota DPRD Merangin Sumbangkan 3 Truk Batu Gunung Ke Jalan Rusak Tabir Timur

Meraingin

Wabup Kembali Tinjau Persiapan Arena MTQ Ke 49 Tingkat Kabupaten Merangin di Margo Tabir

Meraingin

Malla Indra Sebut Merangin Layak Lolos UGG

Meraingin

Defi Martika Hari Ini Dilantik Sebagai Inspektur Kabupaten Merangin

Meraingin

DPRD

Anggota Dewan Merangin M. Yani dan Hasan Jalil Reses di Desa Mentawak

You cannot copy content of this page