Kapolres Bungo Pimpin Upacara Pemberian Reward Penghargaan 4 Pilar Di Halaman Mapolres Izhar Majid Siap Perebutkan Kursi Wakil Bupati Merangin Vaksinasi Masal DPRD Tanjab Barat, H. Abdullah: Masyarakat Sangat Antusias Hasbi Anshory Turut Berduka Atas Wafatnya Anggota DPR RI Percha Leanpuri Politisi NasDem Terpapar Covid 19, Pelayanan IGD RSUD KH Daud Arif dan Puskesmas Pijoan Baru Tutup Sementara

Home / Meraingin

Minggu, 22 Agustus 2021 - 23:57 WIB

Terapi Pasien Covid-19 Metode Plasma Konvalesen Belum Bisa di Merangin

 

Bangko-Bulenonnews.com. Terapi Plasma Konvalesen adalah metode kekinian yang digunakan dan dipercaya ampuh dalam mengobati pasien Covid-19, khususnya dengan gejala berat. Diketahui metode ini berpeluang untuk kesembuhan terhadap pasien.

Metode terapi plasma konvalesen ini merupakan cara pasif yang dapat dilakukan dalam menangani pasien yang sedang dalam perawatan. Namun tidak mudah, banyak tahapan maupun ketersediaan alat medis yang lengkap untuk menguji sampel tersebut serta ada kategori-kategori tertentu terhadap pasien yang sembuh dari covid-19 untuk mendonorkan plasma darahnya.

Baca Juga  Siswa SMK Negeri 1 Merangin Segera Berangkat PKL, Komite Gelar Rapat Persiapan

Menurut Direktur RSD Kol. Abundjani Bangko, Berman Saragih di Kabupaten Merangin saat ini Merangin belum memiliki alat ataupun stok pendonor plasma konvalesen. kata Dia RSD masih fokus dalam uji PCR.

Baca Juga  Terima Keluhan Masyarakat Batang Masumai, Dewan Merangin Naik Pitam !!

” Qta belum mengarah kesitu karena banyak yg harus dipersiapkan. yg utama sama kita test PCR dulu,” ungkapnua via Whatsapp.

Ditanyakan media ini, adakah kemungkinan mengarah kesana untuk kesembuhan pasien Covid-19?

” Di provinsi jambi belum ada itu, pastinya mataher, siloam. Utk rsud kabupaten kota memang blm ada, termasuk dkt,” jawab Direktur ini.

Baca Juga  Jagung Merangin Dijual Keluar Provinsi, UMKM Beli Jagug Dari Sarolangun dan Bungo

Berman mengatakan, terkait donor plasma konvalesen tersebut tidak semudah seperti mendonorkan darah biasa, sebab susah untuk dilakukan dalam hal alat dan tenaga ahli bidang itu.

” Gak segampang ngomong, alat labor yg memisahkan plasma darah harus ada. dokternya harus dilatih,” ucapnya mengakhiri.

Penulis/Editor: Ote. 

Share :

Baca Juga

Meraingin

M. Yuzan Pimpin Komisi ll DPRD Merangin Terbaru

Meraingin

Pemkab Merangin Segera Terbitkan SE Pembatasan Pengunjung di Tempat Wisata

Meraingin

Muhammad Yani Hadiri Pelantikan 50 BPD Kecamatan Bantang Masumai

Meraingin

Zainuri Himbau Kader Hanura Merangin, Wajib Dukung Fachrori Umar-Syafril Nursal

Meraingin

Al Haris: Merangin Segera Miliki Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi

Meraingin

Pemilik RM Palanta Sutan Bantah Tidak Bayar Pajak Ke Pemkab Merangin

Meraingin

Kadis Dikbud Merangin Resmi Buka Musyawarah Kerja Kepala Sekolah dan MGMP Mandiri SMP Tahun 2021

Meraingin

Subadri Perjuangkan Turap Pengaman Tebing Sungai Pasca Banjir Ke DPUPR