Bupati Anwar Sadat Hadiri Malam Seni Budaya Kerinci, Perkuat Harmoni Keberagaman dalam Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan 2026 Bupati Anwar Sadat Resmi Buka Turnamen Voli Antar-Klub Tanjab Barat 2026, Perkuat Pembinaan Atlet Menuju Kejurprov 2027 Bupati Anwar Sadat Resmi Buka OPD Cup 2026, Perkuat Sinergi dan Kekompakan Antar-OPD Melalui Sepak Bola Bupati Anwar Sadat Tunjuk Mainiarni Indriana Jadi Plt Sekwan DPRD Tanjab Barat Gelar Pertemuan Tertutup 1 Jam, Fasha dan Anwar Sadat Beri Sinyal “Masa Depan” Pilgub Jambi

Home / Pemerintahan / Tanjab Barat

Senin, 18 Januari 2021 - 12:58 WIB

Pemkab Tanjab Barat Warning Pedagang Parit 1

TANJAB BARAT-BULENONnews.com.

Pembangunan pasar rakyat parit 1 Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Antara pedagang dengan pemkab Tanjabbar masih berpolemik.

Niat pemkab Tanjabbar untuk menertibkan para pedagang dari pasar lama ke pasar rakyat yang baru, belum berjalan mulus sesuai dengan rencana.

Sejumlah pedagang menolak berjualan di pasar rakyat yang baru dibangun Pemkab ini, dengan alasan lapak terlalu kecil dan tidak layak ditempati serta menyulitkan para pedagang untuk berjualan.

Menanggapi hal ini Kadis Diskoperindag Tanjabbar Syafriwan menyebutkan bahwa, keinganan pedagang untuk menempati pasar rakyat yang baru dengan alasan tidak layak dan lapak terlalu kecil, menurutnya itu sudah sesuai ukuran standar dibangun oleh pemkab.

” Kalau yang dibangun pemerintah untuk standar pasar tradisional 1,3 kali 2 meter setengah.” Kata Syafriwan.

Ia mengakui jika pasar rakyat yang baru ini saat ini masih kosong belum ditempati oleh pedagang.

Baca Juga  Tiga Mega Proyek 2021 Milik Pemkab di Nol Kan Dewan

” Kalau pedagang mau lapang, mau lebih besar, ya rumah sendiri,” Tegasnya.

Kata dia, pemkab Tanjabbar membangun pasar rakyat tersebut jumlah lapak mencukupi diperuntukkan untuk pedagang dipasar yang lama dan siap ditempati, kecuali ada pedagang baru.

” Kita bangun hampir seratus lapak. Selama ini kan pedagang yang dari luar, yang Ingin berjualan tidak kita kasih kesempatan mereka untuk masuk, kecuali pedagang pasar lama yang kita daftarkan.” Ungkapnya.

Ia dengan tegas menyatakan, apabila pedagang masih tetap mau berjualan di pasar yang lama dan engan pindah ke pasar rakyat yang baru, kata dia jangan salah pemkab apabila diisi sama pedagang dari luar.

” Kita akan ganti, kalau memang tidak mau kita akan ganti sama pedagang baru yang punya minat dan punya tekad untuk benar-benar berdagang di pasar rakyat parit 1,” Sebutnya.

Baca Juga  Wakil Bupati Tanjab Barat Ikuti Webinar Pemantapan Koordinasi Perencanaan Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2024

” Yang jelas nantinya kita persilahkan masuk bagi pedagang dari luar baik itu pedagang dari Jambi, begitu pedagang dari luar masuk jangan sampai ada komplain atau pun menyalahkan saya.” Tegasnya.

Ia menegaskan bahwa, pemkab sejauh ini telah berusaha dengan mengimbau pedagang untuk pindah, pemkab kata Syafriwan telah memberikan kesempatan selama 1 tahun lebih.

” Kita telah memberikan kesempatan, mereka (pedagang) untuk menempati pasar rakyat yang baru,” Imbuhnya.

Namun kata dia, sejumlah pedagang tetap bertahan, alasan nya dipasar yang lama meresa lebih enak pembeli lebih mudah untuk berbelanja diatas kendaraan.

“Itu sebenarnya bukan alasan, karena mereka kan sudah kita ajak runding. Malah sudah berapa kali ketemuan saya dengan mereka Di ruang pola kantor bupati,”tukasnya.

Penulis/Editor: Amir/Ote.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Ketua TP PKK Tanjab Barat Ajak Seluruh Kader Sukseskan Vaksinasi Lansia

Tanjab Barat

Rapbd BerubahBupati Safrial Pilih Work Out Dari Sidang Paripurna Tanjabbarat

Tanjab Barat

Kapolres Tanjabbarat Akan Terima Penghargaan Dari Komnas PA Dan TRC PPA

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Resmi Buka Liga Asosiasi Futsal Kabupaten Tanjab Barat 2024

Tanjab Barat

Pembangunan Depot Air Di Desa Merlung Kecamtan Merlung Disegel PJ Kades,Warga Minta Pihak Kejaksaan Dengan Polisi Untuk Mengusut

Pemerintahan

Visi Misi Berkah, Pemerintah Tanjab Barat Target 4000 Unit Bedah Rumah Warga Berpenghasilan Rendah

Pemerintahan

Bupati dan Wabup Tanjab Barat Launching Beras Lokal ‘Pandawa Lima’ dan ‘Padiku’ 

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Resmikan Halte Sungai di Desa Lumahan

You cannot copy content of this page