Pemeriksaan Kades Teluk Ketapang dan 5 Saksi Berlanjut, Akankah Ada Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Wartawan? Kembali Dipercaya Pimpin Komite SMAN 1 Tanjab Barat, Mardan Hasibuan Komitmen Prioritaskan Kebutuhan Siswa dan Transparansi Anggaran Rumah Abu Bhakti Leluhur Kuala Tungkal Resmi Beroperasi, Jadi Sarana Penghormatan kepada Leluhur Ungguli Kota Jambi dan Kerinci, DPRD Tanjab Barat Raih Predikat Terbaik I Pengelolaan JDIH Se-Provinsi Jambi SMC Chapter Tanjab Barat Apresiasi Slow Riding 2026, Dorong Budaya Safety Riding dan Komunitas Berlegalitas

Home / Pemerintahan

Senin, 17 Mei 2021 - 20:37 WIB

Wabup Tanjab Barat Cek Masuk Kerja Pegawai Usai Libur Panjang Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Bulenon News.com Tanjab Barat – Hari pertama kerja pasca libur Idul Fitri absen Pegawai di Pemkab Tanjab Barat dicek. Hasilnya ditemukan masih banyak Absesn bolong alias tidak masuk kerja.

Pengecekan dilakukan oleh Wakil Bupati, Hairan didampingi Sekda H. Agus Sanusi dan Kepala BKPSDM H. R. Gatot Suwarso, Senin (17/05/21).

Sejumlah kantor didatangi oleh Wabup untuk melihat kehadiran pegawai di hari pertama kerja ini.

“Hari ini kita lakukan sidak ke beberapa dinas seperti damkar, DLH, Pol PP. Ini kita lakukan untuk peningkatan pelayanan publik kita. Karena kita sudah libur cukup lama dan masuk jangan sampai molor,” katanya.

Wabup menyebut pemantauan absen ini dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya ASN membolos. Pemantauan juga dimaksudkan untuk pelayanan publik berjalan normal.

Baca Juga  Wujud Nyata Kepedulian,Polres Tanjab Barat Berbagi Kebahagiaan Sembako Untuk Sesama

“Karena bagi ASN yang membolos dapat mempengaruhi pelayanan publik dan pasti akan mendapatkan sanksi,” katanya.

Berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan di pagi ini, disampaikan oleh Wabup masih terdapat sejumlah pegawai yang tidak masuk kerja.

“Ada sejumlah alasan ketidakhadiran dari pegawai ini seperti halnya beralasan sakit,” beber Wabup.

Bahkan dari hasil pengecekan ada seorang pegawai di Satpol PP yang disebutkan memang menjadi kebiasaan untuk tidak masuk ketika libur panjang. Sementara untuk di hari biasa, seorang pegawai tersebut juga terbiasa datang terlambat.

Terhadap pegawai yang tidak masuk pada hari ini dan pegawai yang memang terbiasa terlambat, Wabup meminta kepada BKBPSDM untuk memproses pegawai tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca Juga  Gandeng PetroChina, Bupati Tanjab Barat Dorong Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

“Untuk kedisiplinan tadi ada sebagian kecil yang tidak masuk dan itu kita serahkan ke BKPSDM. Tidak masuk itu karena ada yang cuti melahirkan. Tadi ada juga laporan pegawai yang memang kebiasaan tidak masuk, kebiasaan terlambat,” ungkapnya.

Disisi lain, Wabup meminta kepada seluruh Kepala OPD untuk melaporkan jika ada pegawai yang memiliki kebiasaan buruk dalam kedisiplinan.

“Kita minta kepala OPD untuk lapor kalo ada pegawai yang kinerjanya buruk, apalagi soal kedisiplinan. Saat ini pola kita adalah melayani masyarakat, ini yang harus kita tingkatkan dalam kedisiplinan dan kinerja kita,” pungkasnya.

Penulis/ Editor:Amir/Ote

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Menjadi Khatib di Masjid Agung Pemda Ulul Azmi Palalawan Riau

Pemerintahan

Peringatan Hari Santri 2025 di Tanjung Jabung Barat: Bupati Ajak 1.650 Santri “Berilmu, Berakhlak, dan Berdaya”

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani di Bram Itam

Pemerintahan

APBD P Tanjabbar Rp2,27 Triliun, Anwar Sadat Bakal Prioritaskan Pembangunan, Pendidikan dan KesehatanĀ 

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Terima Kunjungan Silahturahmi BaznasĀ 

Pemerintahan

Bupati Tanjab barat Hadiri Acara Penyerahan SK Pensiun dan Pelepasan Purna Bhakti PNS

Pemerintahan

Wabup Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Suak Samin

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Buka Bazar Ekonomi Kreatif Ramadhan 2024

You cannot copy content of this page