Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Wabup Katamso Buka ToT Model Bisnis Berbasis Mangrove, Dorong Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Wabup Katamso Jadi Narasumber Podcast Youth Center, Ajak Pemuda Tanjab Barat Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat Hadiri Penyampaian LHP LKPD 2025 di BPK Perwakilan Provinsi Jambi Delapan Tahun Berturut-turut Raih WTP, Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Home / Meraingin

Rabu, 23 Maret 2022 - 11:21 WIB

DPRD Merangin Dampingi Petani Porang

Bulenonnews.com -Bangko. Meningkatnya antusias Petani Porang, bakal membuat panen raya tapi berpotensi harga anjlok. Dampingi petani porang, anggota DPRD Merangin tak khawatir ancaman itu.

Asy Syahrul, Ketua Asosiasi Petani Porang Merangin (APPM) berikan jawaban mengejutkan. Ia mengaku, petani porang memang sempat down, tapi kini lain cerita.

“Sudah ada yang menghasilkan. 2022 akhir ini, sudah ada yang panen perdana,” katanya Sabtu (5/3/2022).

Serius mendampingi petani, tampaknya membuat politisi Perindo ini menguasai liku-liku budidaya tanaman porang. Ia cukup gigih, dan optimis sekali akan potensi porang.

“Soal pangsa pasar. Semua komoditi yang lagi naik daun, ada yang bermain. Misalkan sawit harga melejit, tapi minyak goreng indonesia langka,” katanya memberikan gambaran.

“Petani porang siap tahan banting,” sambungnya.

Ia menduga, ada upaya monopoli dibalik framing anjloknya harga porang ke depan. Framing ini, agar petani tak ramai-ramai menanam porang, sehingga tak terjadi ledakan porang.

Baca Juga  Satu Unit Ekskavator Proyek Jembatan Sungai Merangin Tenggelam

Sebaliknya, ketersediaan porang yang ada, akan membuat harganya stabil.

Bang Ul, panggilan Asy Syahrul menegaskan, potensi porang sudah terlihat dari berdirinya pabrik-pabrik dan penangkaran. Ia menyebutkan di Medan, Sumatera Utara dan Pekanbaru, Riau untuk pabrik.

Kemudian ada pabrik Chips porang di Nagari Saok Laweh, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

“Produk porang ini banyak sekali. Bisa jadi beras, tepung, kosmetik, lem, jeli, dan sebagainya,” terangnya.

“Dengan hal-hal itu, apalagi yang kita takutkan,” sambungnya.

Antusias ini, sambungnya, semakin tinggi dengan keberhasilan anggota DPRD di Palembang, Sumatera Selatan. Dalam waktu dekat, porang di lahan sekitar 10 hektar itu akan panen.

Baca Juga  Bupati Merangin Pantau Pembangunan Kantor Arsipus

Menariknya, ada Petani Porang di APPM yang berani jual mobil demi beli bibit porang. Uang hasil jual mobil itu, untuk membeli bibit porang.

“Ternyata mereka sudah belajar jauh-jauh hari. Atau belajar ke daerah yang sudah berhasil,” cerita Asy Syahrul.

APPM tampaknya serius mengembangkan budidaya porang di Merangin. Buktinya, Asy Syahrul menyampaikan jika mereka akan studi banding ke Madiun.

Tak main-main, mereka akan belajar langsung dengan Paidi, sosok penemu Porang yang terkenal hingga Jepang dan China.

“Yang pasti, kapasitas saya membantu petani untuk berkembang. Karena apa, petani ini membutuhkan pendampingan seperti ini,” tandasnya.

Sebelumnya, tingginya minat budidaya porang ini sempat mengkhawatirkan pemerintah melalui OPD terkait. Hal ini tak lain, kekhawatiran panen raya yang berpotensi harga anjlok.

(Ote).

Share :

Baca Juga

Meraingin

F-LPM Kecam Rencana Karantina Sejumlah Anggota DPRD Merangin

Meraingin

Pj Bupati Pimpin Upacaa Peringatan PGRI ke-78 dan Hari Guru 2023

Meraingin

Kafilah Merangin Tampil Memukau Saat Pembukaan MTQ ke-51 Provinsi Jambi di Sei. Penuh

Meraingin

Suasana Ujian, MAN Negeri 01 Merangin ‘Geger’Antar Siswa ‘Berkelahi’ dan Sesama Guru ‘Bakuhantam’

Meraingin

Upacara HUT RI Ke-75 di Merangin Lebih Awal Dari Detik-Detik Pelaksanaan Proklamasi di Istana

Meraingin

Bupati Syukur Jamin Gaji ASN Aman dan Minta Nasabah Bank Jambi Tak Panik

Meraingin

Lantik 8 Pejabat Eselon II, Bupati M. Syukur: Saudara Dilantik Bukan Karena Hebat, Tinggalkan Ego Sektoral

Meraingin

November 2021 Target 32 Ribu Sertifikat PTSL Dari BPN Merangin Rampung 100%

You cannot copy content of this page