Wabup Katamso Buka AI Creative Bootcamp 2026, Dorong Pemuda Tanjab Barat Kuasai Teknologi Digital ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan

Home / Berita

Kamis, 11 Juli 2024 - 20:56 WIB

Pemberdayaan UMKM Kopi, Mahasiswa ITB Ahmad Dahlan Berdaya Bersama Ibu-Ibu Desa Rantau Kermas

 

MERANGIN-BULENONNEWS.COM. Mahasiswa dari Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB AD) membuktikan kekuatan inovasi dan pengetahuan mereka melalui program kuliah kerja nyata yang memberikan dorongan signifikan bagi kelompok usaha mikro kecil menengah (UMKM) ibu-ibu di Desa Rantau Kermas, yang menggeluti usaha produksi kopi lokal.

Kegiatan di laksanakan di Desa Rantau Keramas Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin, Pada tanggal 4 Februari 2024 lalu. Hal ini sebagaimana disampaikan ke media ini, Kamis (11/7/’24).

Program ini, yang menggandeng mahasiswa dari bidang studi Manajemen Desa, bertujuan untuk memberikan pendampingan terintegrasi. Mulai dari peningkatan teknik pertanian, pemrosesan biji kopi, hingga pengembangan strategi pemasaran yang kreatif.

Ibu mira, salah satu anggota kelompok UMKM kopi di desa tersebut, menyambut baik inisiatif mahasiswa ITB AD, “Mahasiswa tidak hanya memberikan bantuan teknis, tetapi juga membawa semangat baru dan ide-ide segar. Ini membantu kami melihat peluang yang sebelumnya tidak terpikirkan.”

Para mahasiswa juga menjalankan pelatihan yang merangkul aspek-aspek manajerial dan penguatan kapasitas, membantu ibu-ibu desa ini untuk lebih mandiri dalam mengelola usaha mereka.

Baca Juga  Pj Bupati Paparkan Kesiapan Merangin Gelar Pilkada 2024

Rektor ITB AD, Dr. Yayat Sujatna, S.E., M.Si, mengungkapkan kebanggaannya terhadap peran mahasiswa, “Institut ini selalu berkomitmen untuk memberikan dampak positif di masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat lokal membentuk fondasi yang kuat untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.”

Sebagai bagian dari program tersebut, mahasiswa juga menerapkan teknologi modern untuk meningkatkan efisiensi dalam proses produksi dan menciptakan model bisnis yang berkelanjutan.

“Dengan pemanfaatan teknologi dan pendekatan holistik, kami berharap dapat memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi perkembangan UMKM di Rantau Kermas,” ujar melda, mahasiswa Manajemen Desa yang terlibat aktif dalam proyek ini.

Keberhasilan program ini menciptakan preseden positif, menunjukkan bagaimana pendekatan pendidikan tinggi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dapat menciptakan perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari kelompok UMKM dan masyarakat lokal. Program ini tidak hanya memberikan mahasiswa pengalaman praktis yang tak ternilai, tetapi juga membuktikan bahwa inovasi dan kreativitas dapat menjadi katalisator perubahan yang positif.

Dengan bimbingan dari para dosen dan praktisi industri, mahasiswa melakukan pendampingan langsung, mulai dari peningkatan kualitas biji kopi hingga strategi pemasaran. Salah satu pencapaian terbesar program ini adalah peningkatan efisiensi produksi dan pengetahuan manajerial di kalangan kelompok UMKM.

Baca Juga  Rapat Paripurna Dalam Rangka HUT Merangin Ke 76 Dihadiri Menko Pangan dan Sejumlah Tokoh Besar Provinsi Jambi

Ibu Nizarma, sebagai ketua produksi menyatakan, “Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan dukungan dari mahasiswa-mahasiswa yang terlibat dalam program ini. Mereka membantu kami memahami teknik pemrosesan kopi yang lebih baik dan memberikan saran berharga untuk meningkatkan penjualan.”

Pendampingan tidak hanya terbatas pada aspek teknis, melainkan juga mencakup pengembangan keterampilan kepemimpinan dan pengelolaan keuangan. Program ini mendorong peran aktif perempuan dalam mengelola UMKM mereka.

Bapak Uki, Dosen Pembimbing Kuliah Kerja Nyata, menyatakan, “Kami berharap program ini dapat memberikan kontribusi positif untuk pemberdayaan ekonomi lokal, khususnya dalam sektor produksi kopi. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman lapangan yang berharga tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.”

Program kuliah kerja nyata ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi universitas lainnya untuk menggabungkan pendidikan tinggi dengan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi aktif dengan UMKM lokal. Melalui upaya bersama, kita dapat merangsang pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan keberlanjutan usaha kecil di Indonesia. (Red).

Share :

Baca Juga

Berita

Satreskrim Polres Tanjab Barat Razia Lapak Penjual PetasanĀ 

Berita

Status Zona Merah Tanjabbarat,Kapolres AKBP Guntur Saputro Keluarkan Instruksi Larangan Bepergian Bagi Personil Polri Tanjabbarat

Berita

H Mukti: Jalan Pasar Pamenang-Empang Benao Akan Mulus

Berita

Kembali, Pj Bupati dan Forkopimda Merangin Cek Gudang Logistik KPU

Berita

Dorong Peningkatan PAD, Bupati Merangin Akan Gerakan Semua OPD Yang Punya Potensi

Berita

Rangkaian HUT Merangin Ke-75, Pemkab Gelar Berdzikir dan Do’a Bersama

Berita

Pilbup Merangin 2024, Kemanakah Golkar Akan Berlabuh??, Ini Penjelasan Fendi

Berita

Menindaklanjuti Kelangkaan Gas LPG Bersubsidi, Pemkab Merangin Panggil 6 Perusahaan Penyalur

You cannot copy content of this page