Sikap Antikritik? Oknum Pegawai RSUD KH Daud Arif Halangi Pers Saat Tim Kemenkes Investigasi Kematian dr. Myta Paripurna DPRD Tanjab Barat Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025: Soroti Tata Kelola Data hingga Moratorium Tambang Perkuat Akar Rumput, PDI Perjuangan Tanjab Barat Gelar Musancab Serentak untuk Menyongsong Pemilu 2029 Kawal Infrastruktur Jambi, Edi Purwanto Targetkan Jalan Nasional Mulus Hingga Ujung Jabung pada 2028 Dinilai Kehilangan Taji sebagai Kontrol Sosial, Eksistensi HMI Tanjab Barat Kini Dipertanyakan Publik

Home / Berita

Rabu, 4 September 2024 - 21:18 WIB

Sebanyak 11 Balita Stunting dan Dua Ibu Hamil KEK

 

# TPPS Merangin Gelar Audit Stunting Semester Pertama 2024

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Sebanyak 11 balita beresiko Stunting dan dua orang ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK) dari 12 kecamatan dalam Kabupaten Merangin. Kasus ini menjadi materi pembahasan pokok pada Diseminasi Audit Stunting Semester I tahun 2024, Rabu (04/9).

Pada Diseminasi Audit Stunting yang digelar di Aula Depati Payung Bappeda Merangin tersebut menghadirkan narasumber, dr Alhadi Arlim, Sp.OG,M.Kes dan dr Fini Arifiana S.P.A, M.Kes.

Dikatakan Pj Bupati Merangin H Mukti melalui Irsadi staf ahli bupati, audit kasus Stunting bertujuan untuk mengetahui secara lebih mendalam, penyebab-penyebab utama yang menjadi pemicu terjadinya Stunting di Kabupaten Merangin.

‘’Saya berharap hasil dari audit ini dapat menjadi acuan bagi kita dalam merumuskan kebijakan dan strategi yang lebih efektif, dalam penanganan Stunting,’’ujar Irsadi dibenarkan Kadis PPKB Merangin H Abdaie yang juga moderator acara.

Baca Juga  Mewakili Gubernur Jambi, H Mukti Buka Festival Pangkalan Jambu

Hasil diseminasi audit Stunting ini lanjut Irsadi, juga akan menjadi rekomendasi dari tim pakar tentang penanganan kasus stunting dan perbaikan tatalaksana upaya pencegahan Stunting, yang harus dilakukan untuk menurunkan angka Stunting.

‘’Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim audit, narasumber dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan audit ini, terutama Dinas PPKB Merangin,’’ucap Irsadi.

Melalui audit Stunting tersebut, Irsadi berharap dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang faktor-faktor penyebab stunting, daerah-daerah yang memerlukan perhatian lebih, serta dampak dari langkah-langkah yang diambil.

Pada kesempatan itu Irsadi memberi apresiasi kepada para CSR Merangin yang telah berpartisasi program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) dengan memberikan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada sasaran audit Stunting.

Baca Juga  Pjs. Bupati Tanjab Barat Dukung Pelayanan Publik Inklusif dan Inovatif

CSR Merangin yang telah berpartisipasi dalam program BAAS tersebut, diantaranya Bank 9 Jambi sebanyak 20 paket PMT, Baznas Merangin sebanyak tiga paket PMT dan Badan Pusat Statistik Merangin sebanyak tiga paket PMT.

‘’Semoga segala usaha bersama dalam upaya percepatan penurunan Stunting di Merangin ini dapat tercapai target penurunan Stunting sebesar 9 % di 2024, sehingga lahir generasi muda yang unggul dan berkualitas serta berdaya saing,’’harap Irsadi lagi.

Sebelumnya acara tersebut diawali dengan laporan Tim Audit Stunting yang dilakukan Sekretaris PPKB Merangin Ny Eny Farida dan dilanjutkan dengan pembukaan Diseminasi Audit Stunting Semester I tahun 2024 oleh Pj bupati diwakili Irsadi staf ahli bupati. (Red)

Share :

Baca Juga

Berita

Ucok Mora kembali diberi Amanah Pimpin Percasi untuk periode 2025-2029

Berita

Proyek TPS RT 11 Dusun Bangko Tanpa Izin Pemilik Tanah, Ini Tanggapan Kadis LH Merangin

Berita

Satu Unit Rumah di Sekancing Hangus Terbakar, Polsek Muara Siau Bergerak Cepat Amankan TKP

Berita

H Mukti : Menang Lagi Menang Lagi..!! Merangin FC Tumbangkan Tuan Rumah di Semi Final Gubernur Cup Jambi

Berita

Banjir Orang..!! Masyarakat Tabir 80 Persen Untuk Menawan

Berita

Luas Lahan Galian C Diduga Ilegal Milik Barok Capai 110 Hektare, Diduga Tak Bayar Pajak ke Tanjabbar 

Berita

Tercebur Kedalam Septic Tank Dua Anak Meregang Nyawa

Berita

Pj Bupati Pantau Persiapan HUT Merangin Ke-75 Pake Motor Boober Sportster

You cannot copy content of this page