Sikap Antikritik? Oknum Pegawai RSUD KH Daud Arif Halangi Pers Saat Tim Kemenkes Investigasi Kematian dr. Myta

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT– Suasana tegang mewarnai kedatangan Tim Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal. Alih-alih transparan, oknum pegawai rumah sakit justru menunjukkan sikap arogan dengan melarang awak media mengambil gambar dan video saat tim pusat melakukan investigasi terkait kasus kematian dokter internship, dr. Myta.

Insiden memalukan ini terjadi saat Tim Kemenkes RI yang didampingi pihak manajemen RSUD menyisir sejumlah titik krusial, mulai dari Ruang IGD hingga Ruang VIP. Kehadiran tim ahli dari Jakarta ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan mendalam dan audit medis atas tragedi yang menimpa dr. Myta.

Namun, saat pergerakan tim berpindah dari gedung IGD menuju gedung VIP yang terletak di ujung kompleks rumah sakit, suasana menjadi riuh. Salah satu pegawai RSUD KH Daud Arif tiba-tiba melakukan tindakan represif dengan mencoba menghentikan aktivitas peliputan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan ambil gambar!” Sebut oknum pegawai tersebut sembari mengayunkan tangan ke arah kamera, seolah mencoba mengusir wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya.

Tindakan oknum pegawai tersebut memicu tanda tanya besar. Di tengah duka mendalam atas kepergian dr. Myta dan tuntutan publik akan transparansi, sikap menghalang-halangi pers justru mengesankan adanya hal yang ditutup-tutupi oleh pihak rumah sakit.

Tim Kemenkes RI sendiri tampak bergerak cepat menuju gedung VIP yang bersebelahan dengan kantin rumah sakit untuk melanjutkan pemeriksaan tertutup. Sementara itu, awak media yang mencoba mengabadikan momen penting investigasi ini harus tertahan oleh barikade “pengusiran” dari pihak internal rumah sakit.

Pelanggaran UU Pers

Aksi pelarangan pengambilan gambar ini disayangkan banyak pihak. Sesuai UU Pers Nomor 40 Tahun 1999, setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan kerja jurnalistik dapat dipidana.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RSUD KH Daud Arif belum memberikan keterangan resmi terkait alasan pelarangan peliputan tersebut maupun hasil sementara dari investigasi yang dilakukan oleh Tim Kemenkes RI.

Kasus kematian dr. Myta kini menjadi sorotan nasional, dan publik menanti hasil audit objektif dari Kemenkes RI tanpa adanya intervensi atau upaya menutup-nutupi fakta di lapangan.

Berita Terkait

ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker
Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal
Kualitas Udara Tanjab Barat Memburuk,ISPU Capai 152 Kategori Tidak Sehat
RSUD Kol. Abundjani Bangko Resmi Buka Layanan Poli Jantung dan Pembuluh Darah, Ini Jadwalnya
Buntut Menu MBG Tak Layak: BGN Jambi Layangkan SP1, Pemkab Bakal Panggil Pengelola!
Skandal MBG di Tanjab Barat: Ketua SPPG Akui Terima Teguran BGN Jambi
Menu Makan Gratis Makin “Tipis”, Ahli Gizi SPPG Tanjab Barat Sebut demi Subsidi Silang
Siswa SMPN 4 Kuala Tungkal Tolak Program MBG, Kepsek: “Lihatlah Kondisinya, Tidak Ada yang Bergizi!”
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:10 WIB

Susuri Gelapnya Malam, Ahmad Hanif Gelar Reses di Desa Pantai Gading Bram Itam

Senin, 2 November 2026 - 19:37 WIB

Panitia Khusus I DPRD Tanjab Barat Rampungkan Pembahasan Ranperda, Siap Dibawa ke Pengambilan Keputusan

Senin, 2 November 2026 - 12:56 WIB

DPRD Bersama Pemkab Tanjabbar Sahkan Tiga Raperda dalam Rapat Paripurna Keempat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Ketua DPRD Hamdani Hadiri Rakerda dan Bimtek BPD se-Tanjab Barat, Dorong Penguatan Peran di Desa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Ketua DPRD Hamdani Hadiri Final Raja Machmud Cup II, Serahkan Hadiah Juara II

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:29 WIB

Ketua DPRD Hamdani Tutup Festival Hari Santri ke-81 di Ponpes Soleh Al-Mubarok

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan

Selasa, 15 September 2026 - 13:19 WIB

APBD 2027 Tanjabbar Mulai Dibahas, DPRD Tekankan Anggaran Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Berita Terbaru