ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi

Home / Kesehatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:17 WIB

Skandal MBG di Tanjab Barat: Ketua SPPG Akui Terima Teguran BGN Jambi

TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) kembali dihantam masalah serius.

Temuan makanan tidak layak konsumsi berupa telur asin busuk dan roti yang hampir lumer di SMAN 1 Tanjab Barat serta SDN 05 Kuala Tungkal memicu keresahan mendalam bagi orang tua siswa.

Menanggapi carut-marutnya kualitas pangan tersebut, Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Tungkal Empat Kota, Ahmad Sukri, akhirnya buka suara. Ia mengakui telah menerima teguran keras dari Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Jambi.

Dalam pertemuan yang digelar pada Rabu (25/2/2026) siang, Ahmad Sukri mendatangi pihak sekolah untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Kehadirannya turut didampingi oleh Ketua Yayasan dan tenaga ahli gizi guna memberikan penjelasan terkait insiden tersebut.

“Teguran ini kami terima sebagai bahan evaluasi. Adapun sanksi lainnya, nantinya akan diputuskan oleh pihak provinsi,” ujar Ahmad Sukri memberikan keterangan resmi terkait status hukum dan administratif pihaknya.

Kekhawatiran para orang tua bukan tanpa alasan. Temuan telur asin dalam kondisi busuk dan roti dengan kadar kelembapan tinggi yang hampir lumer menunjukkan adanya kelemahan dalam kontrol kualitas (quality control) serta rantai distribusi pangan dari pihak penyedia.

Kondisi makanan yang tidak memenuhi standar kesehatan ini dinilai sangat berbahaya jika sampai dikonsumsi oleh anak-anak sekolah, terutama di tingkat sekolah dasar.

Menanti Sanksi dari Provinsi

Meski telah menyampaikan permohonan maaf, masa depan kerja sama SPPG Kelurahan Tungkal Empat Kota kini berada di ujung tanduk.

Nasib operasional mereka bergantung pada keputusan Badan Gizi Nasional tingkat provinsi yang saat ini tengah mengkaji beratnya pelanggaran tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Jambi belum memberikan keterangan lebih lanjut atau pernyataan resmi terkait langkah investigasi lapangan yang akan dilakukan di Tanjung Jabung Barat.

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Cara Memilih Produk Skincare di Online dan Tidak Bikin Boncos

Kesehatan

ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker

Kesehatan

Terkait Dugaan Minuman Sarang Walet Kadaluarsa Dari PT.BS Pihak Balai POM Jambi Segera Bertindak

Kesehatan

RSUD Kuala Tungkal Diduga Lalai Berikan Dokumen Rujukan, Pasien Terhambat Lakukan Operasi di Jambi

Kesehatan

RSUD Kol. Abundjani Bangko Resmi Buka Layanan Poli Jantung dan Pembuluh Darah, Ini Jadwalnya

Kesehatan

HKN ke-61 di Tanjabbar: Pemkab Dorong Transformasi Layanan Kesehatan Berkualitas, Kadinkes Ajak Perkuat Komitmen!

Kesehatan

Datang Tanpa Permintaan Pengadaan Alat USG di Puskesmas Tidak Bisa Digunakan, Pejabat Dinkes Saling Lempar Tanggung Jawab

Kesehatan

RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Melakukan Pengembangan Pelayanan

You cannot copy content of this page