Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Wabup Katamso Buka ToT Model Bisnis Berbasis Mangrove, Dorong Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Wabup Katamso Jadi Narasumber Podcast Youth Center, Ajak Pemuda Tanjab Barat Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat Hadiri Penyampaian LHP LKPD 2025 di BPK Perwakilan Provinsi Jambi Delapan Tahun Berturut-turut Raih WTP, Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Home / Kesehatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:17 WIB

Skandal MBG di Tanjab Barat: Ketua SPPG Akui Terima Teguran BGN Jambi

TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) kembali dihantam masalah serius.

Temuan makanan tidak layak konsumsi berupa telur asin busuk dan roti yang hampir lumer di SMAN 1 Tanjab Barat serta SDN 05 Kuala Tungkal memicu keresahan mendalam bagi orang tua siswa.

Menanggapi carut-marutnya kualitas pangan tersebut, Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Tungkal Empat Kota, Ahmad Sukri, akhirnya buka suara. Ia mengakui telah menerima teguran keras dari Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Jambi.

Dalam pertemuan yang digelar pada Rabu (25/2/2026) siang, Ahmad Sukri mendatangi pihak sekolah untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Kehadirannya turut didampingi oleh Ketua Yayasan dan tenaga ahli gizi guna memberikan penjelasan terkait insiden tersebut.

“Teguran ini kami terima sebagai bahan evaluasi. Adapun sanksi lainnya, nantinya akan diputuskan oleh pihak provinsi,” ujar Ahmad Sukri memberikan keterangan resmi terkait status hukum dan administratif pihaknya.

Kekhawatiran para orang tua bukan tanpa alasan. Temuan telur asin dalam kondisi busuk dan roti dengan kadar kelembapan tinggi yang hampir lumer menunjukkan adanya kelemahan dalam kontrol kualitas (quality control) serta rantai distribusi pangan dari pihak penyedia.

Kondisi makanan yang tidak memenuhi standar kesehatan ini dinilai sangat berbahaya jika sampai dikonsumsi oleh anak-anak sekolah, terutama di tingkat sekolah dasar.

Menanti Sanksi dari Provinsi

Meski telah menyampaikan permohonan maaf, masa depan kerja sama SPPG Kelurahan Tungkal Empat Kota kini berada di ujung tanduk.

Nasib operasional mereka bergantung pada keputusan Badan Gizi Nasional tingkat provinsi yang saat ini tengah mengkaji beratnya pelanggaran tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Jambi belum memberikan keterangan lebih lanjut atau pernyataan resmi terkait langkah investigasi lapangan yang akan dilakukan di Tanjung Jabung Barat.

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Dinkes Tanjab Barat Himbau Masyarakat Waspadai Cacar Monyet

Kesehatan

RSUD Kol. Abundjani Bangko Resmi Buka Layanan Poli Jantung dan Pembuluh Darah, Ini Jadwalnya

Kesehatan

Terkait Dugaan Minuman Sarang Walet Kadaluarsa Dari PT.BS Pihak Balai POM Jambi Segera Bertindak

Kesehatan

Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat, Sambangi RS KH. Daud Arif, Berikan Doa dan Semangat bagi Pasien yang Dirawat

Kesehatan

Dugaan Kelalaian di RSUD Kuala Tungkal, Bupati Tanjab Barat Akan Lakukan Sidak

Kesehatan

Netizen Ungkap Banyak Dugaan Kasus Kelalaian di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal

Kesehatan

Siswa SMPN 4 Kuala Tungkal Tolak Program MBG, Kepsek: “Lihatlah Kondisinya, Tidak Ada yang Bergizi!”

Kesehatan

Buntut Menu MBG Tak Layak: BGN Jambi Layangkan SP1, Pemkab Bakal Panggil Pengelola!

You cannot copy content of this page