TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) kembali dihantam masalah serius.
Temuan makanan tidak layak konsumsi berupa telur asin busuk dan roti yang hampir lumer di SMAN 1 Tanjab Barat serta SDN 05 Kuala Tungkal memicu keresahan mendalam bagi orang tua siswa.
Menanggapi carut-marutnya kualitas pangan tersebut, Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Tungkal Empat Kota, Ahmad Sukri, akhirnya buka suara. Ia mengakui telah menerima teguran keras dari Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Jambi.
Dalam pertemuan yang digelar pada Rabu (25/2/2026) siang, Ahmad Sukri mendatangi pihak sekolah untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Kehadirannya turut didampingi oleh Ketua Yayasan dan tenaga ahli gizi guna memberikan penjelasan terkait insiden tersebut.
“Teguran ini kami terima sebagai bahan evaluasi. Adapun sanksi lainnya, nantinya akan diputuskan oleh pihak provinsi,” ujar Ahmad Sukri memberikan keterangan resmi terkait status hukum dan administratif pihaknya.
Kekhawatiran para orang tua bukan tanpa alasan. Temuan telur asin dalam kondisi busuk dan roti dengan kadar kelembapan tinggi yang hampir lumer menunjukkan adanya kelemahan dalam kontrol kualitas (quality control) serta rantai distribusi pangan dari pihak penyedia.
Kondisi makanan yang tidak memenuhi standar kesehatan ini dinilai sangat berbahaya jika sampai dikonsumsi oleh anak-anak sekolah, terutama di tingkat sekolah dasar.
Menanti Sanksi dari Provinsi
Meski telah menyampaikan permohonan maaf, masa depan kerja sama SPPG Kelurahan Tungkal Empat Kota kini berada di ujung tanduk.
Nasib operasional mereka bergantung pada keputusan Badan Gizi Nasional tingkat provinsi yang saat ini tengah mengkaji beratnya pelanggaran tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Jambi belum memberikan keterangan lebih lanjut atau pernyataan resmi terkait langkah investigasi lapangan yang akan dilakukan di Tanjung Jabung Barat.
Penulis Editor Tim









