Udara Tanjab Barat Memburuk, HIPMI Bagikan 2.000 Masker untuk Pelajar dan Masyarakat 3 Pekan Lamban? Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Tanjabbar Masih Bebas Menghirup Udara Segar Fraksi Gerindra Sorot Kinerja PDAM Tirta Pengabuan: Jangan Terus Berpola Tambal Sulam Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Warnai Lempar Palu Sidang dan Banting Meja, Rapat Sempat Diskors

Home / Kesehatan

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:16 WIB

Siswa SMPN 4 Kuala Tungkal Tolak Program MBG, Kepsek: “Lihatlah Kondisinya, Tidak Ada yang Bergizi!”

TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali menuai polemik hebat.

Kali ini, para siswa di SMP Negeri 4 Kuala Tungkal secara tegas menolak paket makanan yang disalurkan pada Selasa (24/2/2026).

Penolakan ini dipicu oleh kondisi makanan yang dianggap tidak layak konsumsi serta porsi yang jauh dari standar kecukupan untuk kebutuhan tiga hari.

Suara Siswa: Porsi Sedikit, Kualitas Buruk

Aksi penolakan ini mencuat saat media melakukan pantauan langsung di SMPN 4 Kuala Tungkal. Para siswa menyuarakan kekecewaan mereka karena merasa kualitas makanan yang diterima tidak sesuai dengan harapan program nasional tersebut.

“Kami tolak karena makanan tidak layak dikonsumsi dan porsi tidak sesuai,” ujar para siswa secara serentak saat ditemui media di sekolah.

Kepala Sekolah: Jangan Asal-Asalan!

Kepala SMPN 4 Kuala Tungkal, Rudi, membenarkan adanya penolakan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak sekolah pada dasarnya mendukung program pemerintah jika dijalankan sesuai fungsinya. Namun, realita di lapangan menunjukkan kualitas paket MBG yang diterima sekolah sangat memprihatinkan.

“Lihatlah kondisi MBG yang sampai ke sekolah kami, menurut saya tidak ada yang bergizi. Hanya tempe, pisang, dan telur puyuh yang bermanfaat bagi siswa. Kami memberi peringatan agar kedepannya MBG itu diperbaiki dan betul-betul bergizi, sesuai dengan penyampaian Presiden Prabowo Subianto. Jadi, tidak usah asal-asalan,” tegas Rudi dengan nada kecewa.

Orang Tua Desak Badan Gizi Nasional Turun Tangan

Keresahan ini merembet kepada para orang tua dan wali murid. Mereka meminta Badan Gizi Nasional (BGN) segera turun ke lapangan untuk melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh di Tanjung Jabung Barat.

Kekhawatiran ini muncul guna mencegah dampak kesehatan buruk bagi anak-anak, berkaca pada insiden keracunan yang sempat terjadi di wilayah tetangga, Kabupaten Muaro Jambi.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari penyelenggara program terkait keluhan porsi minim dan kualitas gizi yang dipertanyakan oleh pihak sekolah maupun siswa SMPN 4 Kuala Tungkal.

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Cara Memilih Produk Skincare di Online dan Tidak Bikin Boncos

Kesehatan

Dinkes Tanjab Barat Himbau Masyarakat Waspadai Cacar Monyet

Kesehatan

Mapala STAI An – Nadwah Kuala Tungkal Bagikan Tong Sampah Kemasyarakat

Kesehatan

Netizen Ungkap Banyak Dugaan Kasus Kelalaian di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal

Kesehatan

Nyaris Ambruk,Waka DPRD Tanjab Barat Akan Usulkan Perbaikan Puskesdes Sungsang

Kesehatan

Datang Tanpa Permintaan Pengadaan Alat USG di Puskesmas Tidak Bisa Digunakan, Pejabat Dinkes Saling Lempar Tanggung Jawab

Kesehatan

Menu Makan Gratis Makin “Tipis”, Ahli Gizi SPPG Tanjab Barat Sebut demi Subsidi Silang

Kesehatan

RSUD Kuala Tungkal Diduga Lalai Berikan Dokumen Rujukan, Pasien Terhambat Lakukan Operasi di Jambi

You cannot copy content of this page