Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Wabup Katamso Buka ToT Model Bisnis Berbasis Mangrove, Dorong Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Wabup Katamso Jadi Narasumber Podcast Youth Center, Ajak Pemuda Tanjab Barat Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat Hadiri Penyampaian LHP LKPD 2025 di BPK Perwakilan Provinsi Jambi Delapan Tahun Berturut-turut Raih WTP, Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Home / Kesehatan

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:16 WIB

Siswa SMPN 4 Kuala Tungkal Tolak Program MBG, Kepsek: “Lihatlah Kondisinya, Tidak Ada yang Bergizi!”

TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali menuai polemik hebat.

Kali ini, para siswa di SMP Negeri 4 Kuala Tungkal secara tegas menolak paket makanan yang disalurkan pada Selasa (24/2/2026).

Penolakan ini dipicu oleh kondisi makanan yang dianggap tidak layak konsumsi serta porsi yang jauh dari standar kecukupan untuk kebutuhan tiga hari.

Suara Siswa: Porsi Sedikit, Kualitas Buruk

Aksi penolakan ini mencuat saat media melakukan pantauan langsung di SMPN 4 Kuala Tungkal. Para siswa menyuarakan kekecewaan mereka karena merasa kualitas makanan yang diterima tidak sesuai dengan harapan program nasional tersebut.

“Kami tolak karena makanan tidak layak dikonsumsi dan porsi tidak sesuai,” ujar para siswa secara serentak saat ditemui media di sekolah.

Kepala Sekolah: Jangan Asal-Asalan!

Kepala SMPN 4 Kuala Tungkal, Rudi, membenarkan adanya penolakan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak sekolah pada dasarnya mendukung program pemerintah jika dijalankan sesuai fungsinya. Namun, realita di lapangan menunjukkan kualitas paket MBG yang diterima sekolah sangat memprihatinkan.

“Lihatlah kondisi MBG yang sampai ke sekolah kami, menurut saya tidak ada yang bergizi. Hanya tempe, pisang, dan telur puyuh yang bermanfaat bagi siswa. Kami memberi peringatan agar kedepannya MBG itu diperbaiki dan betul-betul bergizi, sesuai dengan penyampaian Presiden Prabowo Subianto. Jadi, tidak usah asal-asalan,” tegas Rudi dengan nada kecewa.

Orang Tua Desak Badan Gizi Nasional Turun Tangan

Keresahan ini merembet kepada para orang tua dan wali murid. Mereka meminta Badan Gizi Nasional (BGN) segera turun ke lapangan untuk melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh di Tanjung Jabung Barat.

Kekhawatiran ini muncul guna mencegah dampak kesehatan buruk bagi anak-anak, berkaca pada insiden keracunan yang sempat terjadi di wilayah tetangga, Kabupaten Muaro Jambi.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari penyelenggara program terkait keluhan porsi minim dan kualitas gizi yang dipertanyakan oleh pihak sekolah maupun siswa SMPN 4 Kuala Tungkal.

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Dugaan Kelalaian di RSUD Kuala Tungkal, Bupati Tanjab Barat Akan Lakukan Sidak

Kesehatan

Dinkes Tanjab Barat Himbau Masyarakat Waspadai Cacar Monyet

Kesehatan

Terkait Dugaan Minuman Sarang Walet Kadaluarsa Dari PT.BS Pihak Balai POM Jambi Segera Bertindak

Kesehatan

Mapala STAI An – Nadwah Kuala Tungkal Bagikan Tong Sampah Kemasyarakat

Kesehatan

Skandal MBG di Tanjab Barat: Ketua SPPG Akui Terima Teguran BGN Jambi

Kesehatan

Sikap Antikritik? Oknum Pegawai RSUD KH Daud Arif Halangi Pers Saat Tim Kemenkes Investigasi Kematian dr. Myta

Kesehatan

Nyaris Ambruk,Waka DPRD Tanjab Barat Akan Usulkan Perbaikan Puskesdes Sungsang

Kesehatan

Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat, Sambangi RS KH. Daud Arif, Berikan Doa dan Semangat bagi Pasien yang Dirawat

You cannot copy content of this page