ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi

Home / Kesehatan

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:25 WIB

Buntut Menu MBG Tak Layak: BGN Jambi Layangkan SP1, Pemkab Bakal Panggil Pengelola!

TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Polemik dugaan penyajian menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak layak konsumsi di Kelurahan Tungkal Empat Kota, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, memasuki babak baru.

Kasus ini kini memicu tindakan tegas dari dua tingkat pemerintahan sekaligus: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Jambi.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memastikan akan memanggil pengelola serta koordinator program untuk memberikan klarifikasi mendalam.

Langkah ini diambil guna memastikan integritas program nasional tersebut tidak tercoreng oleh kelalaian distribusi.

Sekda Tanjab Barat: “Kita Tidak Akan Tinggal Diam”

Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjung Jabung Barat, Hermansyah, S.STP., MH menegaskan komitmen pemerintah dalam melindungi kesehatan para siswa. Ia memastikan pihaknya segera melakukan pemanggilan resmi kepada pihak-pihak bertanggung jawab.

“Tentunya akan kita panggil,” tegas Sekda saat dikonfirmasi mengenai langkah konkret yang akan diambil Pemkab Tanjab Barat pada Jumat (27/02).

BGN Provinsi Jambi Layangkan SP1 dan Lapor Pusat

Sementara itu, tindakan lebih keras diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Jambi. Koordinator Regional BGN Jambi, Adityo Wirapranatha, menyatakan bahwa pihaknya tidak main-main dalam menyikapi temuan telur busuk dan roti tak layak konsumsi tersebut.

BGN Jambi secara resmi telah melayangkan Surat Peringatan Pertama (SP1) kepada dapur produksi MBG yang terlibat. Tak hanya itu, kasus ini juga akan ditarik ke tingkat nasional.

“Terkait persoalan ini, akan kami laporkan ke Direktorat Pemantauan dan Pengawasan Wilayah 1 untuk proses tindak lanjut,” ujar Adityo melalui pesan tertulis.

Evaluasi Menyeluruh Jadi Harapan Publik

Penindakan ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi seluruh vendor dan pengelola dapur MBG di wilayah lain. Program yang digadang-gadang Presiden untuk memperbaiki gizi anak bangsa ditekankan tidak boleh menjadi ancaman kesehatan akibat mengejar efisiensi atau keuntungan semata.

Masyarakat kini menanti hasil evaluasi menyeluruh tersebut. Publik berharap sanksi SP1 ini diikuti dengan perbaikan standar pengawasan kualitas yang lebih ketat, agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan program MBG benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesehatan generasi muda di Tanjung Jabung Barat.


Catatan Redaksi: Hingga berita ini dimuat, publik masih menunggu hasil pemeriksaan teknis terkait penyebab pasti kerusakan pangan yang didistribusikan ke sekolah-sekolah di Kuala Tungkal.

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat, Sambangi RS KH. Daud Arif, Berikan Doa dan Semangat bagi Pasien yang Dirawat

Kesehatan

Terkait Dugaan Minuman Sarang Walet Kadaluarsa Dari PT.BS Pihak Balai POM Jambi Segera Bertindak

Kesehatan

Dinkes Tanjab Barat Himbau Masyarakat Waspadai Cacar Monyet

Kesehatan

Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal

Kesehatan

HKN ke-61 di Tanjabbar: Pemkab Dorong Transformasi Layanan Kesehatan Berkualitas, Kadinkes Ajak Perkuat Komitmen!

Kesehatan

Menu Makan Gratis Makin “Tipis”, Ahli Gizi SPPG Tanjab Barat Sebut demi Subsidi Silang

Kesehatan

Datang Tanpa Permintaan Pengadaan Alat USG di Puskesmas Tidak Bisa Digunakan, Pejabat Dinkes Saling Lempar Tanggung Jawab

Kesehatan

Kualitas Udara Tanjab Barat Memburuk,ISPU Capai 152 Kategori Tidak Sehat

You cannot copy content of this page