Babak Baru “Lelang Jabatan” Tanjab Barat: 21 Nama Berebut 5 Kursi Kadis, Camat Dominasi Dinas Ketapang Dukung Asta Cita di Tanjab Barat, Jamal Darmawan Sie: Kesejahteraan Rakyat Harus Jadi Output Utama Sambut Kunjungan Danrem 042/Gapu, Bupati Anwar Sadat Tekankan Sinergi Nyata TNI-Pemda Akselerasi Asta Cita, Bupati Anwar Sadat Perkuat Sinergi Lintas Sektoral Demi Swasembada Pangan Pimpin Sumpah 198 PNS Baru, Wabup Katamso Tekan Target IPM Tinggi dan Birokrasi Digital

Home / Kesehatan

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:25 WIB

Buntut Menu MBG Tak Layak: BGN Jambi Layangkan SP1, Pemkab Bakal Panggil Pengelola!

TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Polemik dugaan penyajian menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak layak konsumsi di Kelurahan Tungkal Empat Kota, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, memasuki babak baru.

Kasus ini kini memicu tindakan tegas dari dua tingkat pemerintahan sekaligus: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Jambi.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memastikan akan memanggil pengelola serta koordinator program untuk memberikan klarifikasi mendalam.

Langkah ini diambil guna memastikan integritas program nasional tersebut tidak tercoreng oleh kelalaian distribusi.

Sekda Tanjab Barat: “Kita Tidak Akan Tinggal Diam”

Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjung Jabung Barat, Hermansyah, S.STP., MH menegaskan komitmen pemerintah dalam melindungi kesehatan para siswa. Ia memastikan pihaknya segera melakukan pemanggilan resmi kepada pihak-pihak bertanggung jawab.

“Tentunya akan kita panggil,” tegas Sekda saat dikonfirmasi mengenai langkah konkret yang akan diambil Pemkab Tanjab Barat pada Jumat (27/02).

BGN Provinsi Jambi Layangkan SP1 dan Lapor Pusat

Sementara itu, tindakan lebih keras diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Jambi. Koordinator Regional BGN Jambi, Adityo Wirapranatha, menyatakan bahwa pihaknya tidak main-main dalam menyikapi temuan telur busuk dan roti tak layak konsumsi tersebut.

BGN Jambi secara resmi telah melayangkan Surat Peringatan Pertama (SP1) kepada dapur produksi MBG yang terlibat. Tak hanya itu, kasus ini juga akan ditarik ke tingkat nasional.

“Terkait persoalan ini, akan kami laporkan ke Direktorat Pemantauan dan Pengawasan Wilayah 1 untuk proses tindak lanjut,” ujar Adityo melalui pesan tertulis.

Evaluasi Menyeluruh Jadi Harapan Publik

Penindakan ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi seluruh vendor dan pengelola dapur MBG di wilayah lain. Program yang digadang-gadang Presiden untuk memperbaiki gizi anak bangsa ditekankan tidak boleh menjadi ancaman kesehatan akibat mengejar efisiensi atau keuntungan semata.

Masyarakat kini menanti hasil evaluasi menyeluruh tersebut. Publik berharap sanksi SP1 ini diikuti dengan perbaikan standar pengawasan kualitas yang lebih ketat, agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan program MBG benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesehatan generasi muda di Tanjung Jabung Barat.


Catatan Redaksi: Hingga berita ini dimuat, publik masih menunggu hasil pemeriksaan teknis terkait penyebab pasti kerusakan pangan yang didistribusikan ke sekolah-sekolah di Kuala Tungkal.

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Meriahkan HUT Tanjab Barat Ke 57, Dinkes Akan Gelar Sunatan Massal Gratis

Kesehatan

Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat, Sambangi RS KH. Daud Arif, Berikan Doa dan Semangat bagi Pasien yang Dirawat

Kesehatan

RSUD Kol. Abundjani Bangko Resmi Buka Layanan Poli Jantung dan Pembuluh Darah, Ini Jadwalnya

Kesehatan

Netizen Ungkap Banyak Dugaan Kasus Kelalaian di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal

Kesehatan

Menu Makan Gratis Makin “Tipis”, Ahli Gizi SPPG Tanjab Barat Sebut demi Subsidi Silang

Kesehatan

Mapala STAI An – Nadwah Kuala Tungkal Bagikan Tong Sampah Kemasyarakat

Kesehatan

Siswa SMPN 4 Kuala Tungkal Tolak Program MBG, Kepsek: “Lihatlah Kondisinya, Tidak Ada yang Bergizi!”

Kesehatan

Dinkes Tanjab Barat Himbau Masyarakat Waspadai Cacar Monyet

You cannot copy content of this page