ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi

Home / Berita

Rabu, 9 Juli 2025 - 15:04 WIB

Dalam Peningkatan PAD, DPRD Minta Pemkab Merangin Banyak Belajar Dari Kegagalan

 

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Rapat paripurna DPRD Kabupaten Merangin yang di gelar Selasa (8/7/2025) dengan agenda Penyampaian Pandangan Fraksi fraksi Dewan dalam hal pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.

Fraksi Nasdem berpandangan, Pemerintah daerah Kabupaten Merangin harus banyak belajar dari kegagalan, dan memperbaiki mekanisme pengelolaan DAK fisik, agar tercapainya target realisasi yang diharapkan. Karena DAK sangat berdampak pada pembangunan daerah itu sendiri.

” Atas peristiwa ini mohon penjelasan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Merangin,” pinta Ketua Komisi II DPRD ini.

Kemandirian Keuangan Daerah, salah satu bentuk kemampuan suatu daerah untuk membiayai Penyelenggaraan pemerintahan, Pembangunan dan pelayanan pada masyarakat secara mandiri.

Baca Juga  Satu Unit Rumah di Sekancing Hangus Terbakar, Polsek Muara Siau Bergerak Cepat Amankan TKP

“Tentu melalui Pendapat Asli Daerah (PAD) dan sumber pendapatan lain yang Sah tanpa perlu bergantung dari bantu Pusat,” jelas Yani.
,
Pendapatan daerah tahun Anggaran 2024 Kabupaten Merangin sebesar Rp 1,46 Trilun ( satu koma empat puluh enam triliun rupiah) yang bersumber dari pendapatan asli dareah sebesar 6,3%, tentu pendapatan ini sangat lah rendah.

“Sehingga ini membuat Kabupaten Merangin terus bergantung pada Pemerintah pusat. yang semestinya untuk daerah yang di anggap maju secara keuangan 30 persen dari APBD bersumber dari PAD .
Sementara kabupaten Merangin masih sangat jauh pada tahun 2024 saja hanya menyumbang 6,3% PAD untuk APBD pada tahun itu tentu ini masih sangat jauh dari kata kemendirian keuangan daerah harus lebih ditingkatkan,” katanya ketus.

Baca Juga  Persiapan MTQ ke-52 Dimatangkan, Sekda Zulhifni Minta Site Plan Arena Segera Disusun

Menyikapi hal itu, tentu Merangin masih jauh dari daerah yang mandiri secara keuangan, perlu strategis yang diambil pemerintah daerah dalam menggali segala potensi strategis untuk meningkatkan PAD, nah ini mohon penjelasanya.

” Semoga semua ini dapat di jawab oleh Pemerintah Kabupaten Merangin pada paripurna selanjutnya,” pungkasnya. (*).

Share :

Baca Juga

Berita

Wakili Pj Bupati, Asisten III Merangin Hadiri Reuni Pondok Musthafawiyah Purba Baru Se-Provinsi Jambi

Berita

Pj Bupati Merangin Apresiasi Smart Edu Cara Cepat Hafal Qur’an Oleh PKK

Berita

Zulhifni Dilantik Sebagai Pj Sekda Merangin Sekaligus Jadi Asisten III Saat Pelantikan 15 Eselon II

Berita

Wabup Merangin H A Khafid Ambil Apel Perdana

Berita

Yuk Ramaikan Final Gubernur Cup Jambi 2026, Merangin FC vs Kota Jambi Dilapangan Swarna Bhumi

Berita

Slihaturami Ke Ponpes Asshodiqiyah Semarang, AHY Semoga Pemilu 2024 Tidak Ada Perpecahan

Berita

Sebanyak 47 Orang Lansia Desa Pulau Tujuh Diwisuda Pj Bupati Merangin

Berita

IPH Kabupaten Merangin Cukup Stabil, Pj Bupati Zoom Inflasi Bersama Mendagri

You cannot copy content of this page