Sikap Antikritik? Oknum Pegawai RSUD KH Daud Arif Halangi Pers Saat Tim Kemenkes Investigasi Kematian dr. Myta Paripurna DPRD Tanjab Barat Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025: Soroti Tata Kelola Data hingga Moratorium Tambang Perkuat Akar Rumput, PDI Perjuangan Tanjab Barat Gelar Musancab Serentak untuk Menyongsong Pemilu 2029 Kawal Infrastruktur Jambi, Edi Purwanto Targetkan Jalan Nasional Mulus Hingga Ujung Jabung pada 2028 Dinilai Kehilangan Taji sebagai Kontrol Sosial, Eksistensi HMI Tanjab Barat Kini Dipertanyakan Publik

Home / Berita

Rabu, 9 Juli 2025 - 15:04 WIB

Dalam Peningkatan PAD, DPRD Minta Pemkab Merangin Banyak Belajar Dari Kegagalan

 

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Rapat paripurna DPRD Kabupaten Merangin yang di gelar Selasa (8/7/2025) dengan agenda Penyampaian Pandangan Fraksi fraksi Dewan dalam hal pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.

Fraksi Nasdem berpandangan, Pemerintah daerah Kabupaten Merangin harus banyak belajar dari kegagalan, dan memperbaiki mekanisme pengelolaan DAK fisik, agar tercapainya target realisasi yang diharapkan. Karena DAK sangat berdampak pada pembangunan daerah itu sendiri.

” Atas peristiwa ini mohon penjelasan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Merangin,” pinta Ketua Komisi II DPRD ini.

Kemandirian Keuangan Daerah, salah satu bentuk kemampuan suatu daerah untuk membiayai Penyelenggaraan pemerintahan, Pembangunan dan pelayanan pada masyarakat secara mandiri.

Baca Juga  Al Kausari Dilantik Pj Bupati Sebagai Pimpinan PAW Baznas Kabupaten Merangin

“Tentu melalui Pendapat Asli Daerah (PAD) dan sumber pendapatan lain yang Sah tanpa perlu bergantung dari bantu Pusat,” jelas Yani.
,
Pendapatan daerah tahun Anggaran 2024 Kabupaten Merangin sebesar Rp 1,46 Trilun ( satu koma empat puluh enam triliun rupiah) yang bersumber dari pendapatan asli dareah sebesar 6,3%, tentu pendapatan ini sangat lah rendah.

“Sehingga ini membuat Kabupaten Merangin terus bergantung pada Pemerintah pusat. yang semestinya untuk daerah yang di anggap maju secara keuangan 30 persen dari APBD bersumber dari PAD .
Sementara kabupaten Merangin masih sangat jauh pada tahun 2024 saja hanya menyumbang 6,3% PAD untuk APBD pada tahun itu tentu ini masih sangat jauh dari kata kemendirian keuangan daerah harus lebih ditingkatkan,” katanya ketus.

Baca Juga  Dewan Bakal Panggil Sekda Merangin Terkait Aduan PKL

Menyikapi hal itu, tentu Merangin masih jauh dari daerah yang mandiri secara keuangan, perlu strategis yang diambil pemerintah daerah dalam menggali segala potensi strategis untuk meningkatkan PAD, nah ini mohon penjelasanya.

” Semoga semua ini dapat di jawab oleh Pemerintah Kabupaten Merangin pada paripurna selanjutnya,” pungkasnya. (*).

Share :

Baca Juga

Berita

Jaga Kedaulatan, Serentak Ketua Demokrat Se Indonesia Sambangi Pengadilan

Berita

Pj Bupati Merangin Hadiri Acara Tasyakuran Hari Bakti Adhyaksa Ke 64

Berita

Bakar Lemak dengan Senam Geopark, Pj Bupati Tabur Benih Ikan di Swarna Bhumi

Berita

Ikmal Mardiansyah,Riangkan Pengukuhan Ketua Koni Dengan Atraksi Podsi Tanjabbarat

Berita

Wabup Batang Hari H Bahtiar Hadiri Rakornis Pelaksanaan TNI TMMD Ke-127 Secara Virtual

Berita

Temu Kangen Nalim dan Pendukungnya di Desa Kapuk Tabir Ulu

Berita

Bunda Paud Merangin Hadiri Peragaan Manasik Haji KB dan TK Pamenang Selatan

Berita

Warga Protes Pembangunan Jalan Rigit Beton di Duga Tidak Sesuai DPA

You cannot copy content of this page