Bupati Anwar Sadat Hadiri Malam Seni Budaya Kerinci, Perkuat Harmoni Keberagaman dalam Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan 2026 Bupati Anwar Sadat Resmi Buka Turnamen Voli Antar-Klub Tanjab Barat 2026, Perkuat Pembinaan Atlet Menuju Kejurprov 2027 Bupati Anwar Sadat Resmi Buka OPD Cup 2026, Perkuat Sinergi dan Kekompakan Antar-OPD Melalui Sepak Bola Bupati Anwar Sadat Tunjuk Mainiarni Indriana Jadi Plt Sekwan DPRD Tanjab Barat Gelar Pertemuan Tertutup 1 Jam, Fasha dan Anwar Sadat Beri Sinyal “Masa Depan” Pilgub Jambi

Home / Meraingin

Selasa, 12 Agustus 2025 - 00:22 WIB

Tak Ada Jaminan Untuk Menjaga Alam, Setelah Bupati Terima Gelar Sultan Pemangku Alam

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Bupati Syukur dianugerahi Sebagai ‘Datuk Mudo Sultan Pemangku Alam’ Kecamatan Pangkalan Jambu, saat Ulang Tahun Kecamatan Pangkalan Jambu Ke 18, pada hari Kamis tanggal 7 Agustus 2025 lalu, tentu publik sangat menggantungkan harapan atas penganugerahan tersebut.

Selain kelestarian alam bisa terjaga dengan baik, lingkungan dan ekosistem bisa teratasi dari kepunahan oleh berbagai aktivitas-aktivitas ilegal.

Namun amat disayangkan, harapan publik tak seindah yang dibayangkan dan hanya sekedar Isapan jempol belaka, ketika Gelar Datuk Sultan Pemangku Alam itu disandangkan ke pundak Bupati tersebut.

Bagaimana tidak harapan itu pupus, gelar hanya sebuah nama besar yang tanpa menjamin kelestarian alam akan terjaga dengan baik.

Baca Juga  H. Mashuri : Gedung Kajari Nyaman Untuk Lansia

M Syukur Sang Sultan Pemangku Alam, saat di wawancarai awak media, tidak memberikan jawaban pasti seperti apa kiat menjaga alam dengan baik, namun Dia hanya berlindung dengan program yang telah dicanangkan oleh Gubernur Jambi, untuk membuat Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

” Ya kalau Bupati harus menjaga alam lah,” Ucapnya usai Rapat Paripurna DPRD, Senin (11/8).

Bagai mana cara mengatasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Wilayah Pangkalan Jambu dan Sungai Manau?

Baca Juga  Kemenag Merangin Resmi Umumkan Besaran Zakat Fitrah 1443 H/2022

” Kalu menjaga Alam dari aktivitas PETI, kita sudah ada pembahasan dengan Pak Gubernur soal Tambang Rakyat, ini lagi kita kaji,” jawanya.

Meskipun dalihnya pembahasan IPR dengan Gubernur, setidaknya untuk daerah Pangkalan Jambu dan Sungai Manau Ia harus memiliki terobosan yang nyata untuk mengatasi aktivitas PETI tersebut, karena Wilayah itu merupakan tanah asal kelahiran Bupati sendiri.

” Masak Bupati tidak ada Action terhadap tanah kelahirannya sendiri, Himbauan kek, Ajak, APH turun atau buat satgas kek,” ujar Ori.

Reporter : Ote.

Share :

Baca Juga

Meraingin

Berita Kehilangan Satu Lembar Sertipikat Tanah

Meraingin

Hari Santri Nasional Tahun 2023 Kab. Merangin Berpusat di Ponpes Al Munawaroh Bangko

Meraingin

Inovasi Baru, FKWM Gelar Lomba Wartawan Cilik di Merangin

Meraingin

Meraingin

Tim 03 Srikandi Squad 1 Polres Merangin Berbagi Dengan Anak Yatim Panti Asuhan Kasih Ummi

Meraingin

Perpisahan Komisi lll Serahkan Kado Terindah Berupa Sertifikat KIR Dari Dirjen Ke Dishub Merangin

Meraingin

Duarrr.. Tabung Gas Meledak Sijago Merah Hanguskan Rumah Warga Bangko

Meraingin

Pertama Kali, Wabup dan Sekda Naik Jeep Willyz Keliling Kota Bangko Bersama Tim Merangin FC

You cannot copy content of this page