3 Pekan Lamban? Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Tanjabbar Masih Bebas Menghirup Udara Segar Fraksi Gerindra Sorot Kinerja PDAM Tirta Pengabuan: Jangan Terus Berpola Tambal Sulam Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Warnai Lempar Palu Sidang dan Banting Meja, Rapat Sempat Diskors Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Tanjabbar: Kuasa Hukum Desak Dinas PMD dan Inspektorat Periksa Kades Teluk Ketapang

Home / Berita

Selasa, 9 September 2025 - 18:41 WIB

Kali Kedua, DPRD Merangin kembali menunda pembahasan KUA-PPAS APBD Merangin 2026

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Wakil Ketua l DPRD Herman Efendi memastikan penundaan pembahasan APBD 2026 ini setelah melaksanakan rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Merangin, Selasa Siang (9/9/2025)

“Untuk pembahasan APBD 2026 kita pending dulu,” ujarnya.

Baginya, pembahasan APBD Perubahan 2025 bukan tanpa alasan untuk dibahas lebih cepat karena hal ini sangat urgent, mengingat  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat melaksanakan kegiatan prioritas yang belum dilaksanakan.

Terkait penundaan pembahasan APBD 2026, Politisi Pohon beringin rindang ini  mengaku harus konsolidasi lagi dengan pemerintah daerah.

” Ada beberapa hal yang mungkin perlu dikonsolidasi, sehingga jangan ada miskomunikasi kembali, karena pemerintah dan DPRD itu harus sinkron. Sehingga hasilnya pun sesuai dengan harapan masyarakat, bukan sesuai harapan kepala daerah, bukan harapan DPRD,” ungkapnya.

Baca Juga  Kapolres Tanjabbar Pimpin Sertijab Kasatlantas dan Kapolsek Tebing Tinggi

Untuk itu, perlu ditanyakan kembali dengan pemerintah daerah, apakah yang direncanakan tersebut sudah sesuai dengan harapan masyarakat. “Nanti kita cek, karena masyarakat yang harus kita utamakan, karena isu nasional ini sangat sensitif,” kata Fendi lagi.

Diakui Fendi, bahwa ada surat masuk ke DPRD Merangin dari pemerintah daerah, meminta untuk penjadwalan ulang pembahasan APBD 2026. “Ya, sudah disampaikan. Namun mengingat APBD Perubahan sangat urgent, karena OPD termasuk sekwan juga sudah zero maka kita fokus ke situ (APBD perubahan, red) dulu,” jelasnya.

Baca Juga  Jangcik Mohza : Catatan Sejarah, Kapolres Merangin Dipimipin Putra Daerah

Ditanya, apakah cukup waktu untuk pembahasan APBD 2026?, Fendi mengatakan masih ada waktu hingga November 2025 nanti. “Batas akhir kesepakatan APBD 2026 kan di November. Memang kita seharusnya di minggu kedua Agustus 2025 sudah selesai sebenarnya untuk pembahasan KUA-PPAS. Dan Merangin saat ini boleh dikatakan semi gagal,” ungkapnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Rekomendasi Sepatu Boots Tahan Air Kece

Berita

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI )TANJAB BARAT BERBAGI PULUHAN PAKET SEMBAKO

Berita

Lagi-lagi Tim Macan Polres Merangin Amankan Pelaku Narkoba di Pamenang

Berita

TERKUAK! Proyek Pintu Air Rp 4 Miliar di Kuala Tungkal Diduga “Cacat” Kualitas, Coran Beton Mengelupas.

Berita

Infalsi Merangin Cukup Stabil Dalam Angka 0, 80 Persen

Berita

Susana Lebaran Polres Merangin Beri Bingkisan Kepada Petugas dan Pasien Covid-19 RSD Kol. Abundjani Bangko

Berita

Jangcik Mohza Beri Pembekalan Kukerta Kepada164 Orang Mahasiswa UM

Berita

Hasil Ops Pekat, 754 Botol Miras dan 250 Liter Tuak Dimusnahkan

You cannot copy content of this page