Atasi Dampak Kabut Asap Karhutla, DPC Demokrat Tanjab Barat Bagikan 2.000 Masker KN95 Gratis APBD 2027 Tanjabbar Mulai Dibahas, DPRD Tekankan Anggaran Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat Dukung PAD Jambi, Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani Hadiri Sinergitas Program Keringanan Pokok dan Denda PKB 2026 di Rumah Dinas Gubernur Kualitas Udara Tanjab Barat Memburuk,ISPU Capai 152 Kategori Tidak Sehat Ketua DPRD Hamdani Hadiri Pisah Sambut Kapolres Tanjab Barat, Sinergi Antar-Lembaga Jadi Kunci Jaga Kondusivitas Daerah

Home / DPRD

Selasa, 1 September 2026 - 10:24 WIB

Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu

TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Tensi tinggi menyelimuti pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2026 di DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Senin (31/8/2026) sore. Rapat kerja antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) mendadak ricuh hingga diwarnai aksi pelemparan palu sidang dan aksi banting fasilitas rapat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perselisihan memuncak saat peserta forum mendalami alokasi dana hibah bernilai sekitar Rp1 miliar yang diusulkan masuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Disparbudpora. Alokasi tersebut rencananya diperuntukkan bagi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tanjabbar serta sejumlah kegiatan cabang olahraga.

Perbedaan pandangan mengenai urgensi penganggaran di tengah kondisi efisiensi fiskal daerah ditengarai menjadi pemicu utama tajamnya silang pendapat antar-peserta rapat.

Di tengah pembahasan yang alot, sorotan juga tertuju pada efektivitas alokasi anggaran daerah. Pemerhati politik dan pemerintahan daerah, Syarifuddin AR, menilai dalam kondisi anggaran yang terbatas, setiap formulasi APBD Perubahan idealnya diprioritaskan untuk program pelayanan publik mendasar yang bersifat mendesak.

“Di saat situasi anggaran efisiensi, alokasi anggaran yang dihibahkan semestinya diukur secara cermat agar kegiatan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat tetap terakomodasi,” ujar Syarifuddin.

Selain perdebatan dalam forum Banggar, publik turut mencermati munculnya sejumlah paket pekerjaan fisik dalam skema APBDP 2026, seperti penataan drainase dan pengaspalan ulang (overlay) jalan. Integrasi program-program tersebut dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) diharapkan berjalan akuntabel dan sesuai mekanisme penyusunan anggaran yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, jurnalis masih berupaya meminta konfirmasi resmi dari Pimpinan DPRD Tanjabbar, pimpinan Banggar, serta Kepala Disparbudpora guna mendapatkan penjelasan secara berimbang (cover both sides) terkait dinamika pembahasan anggaran tersebut.

Penulis Editor tim

Share :

Baca Juga

DPRD

Masa Reses III, Waka I DPRD Tanjab Barat Serap Aspirasi Warga Kelurahan Teluk Nilau

DPRD

Reses II Hamdani Tampung Aspirasi Masyarakat Desa Rawa Medang

DPRD

DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Kedua Penyampaian Pandangan Fraksi

DPRD

Ketua DPRD Tanjabbar Hadiri Peringatan HUT Bhayangkara ke-78 

DPRD

Ralat Berita; DPRD Bentuk Panitia Pemilhan Wakil Bupati Merangin

DPRD

Ratusan Buruh Demo di Gedung DPRD Tanjab Barat 

DPRD

Masa Depan Garuda Muda: Ketua DPRD Hamdani Buka Turnamen Pemuda Pancasila U-10 & U-12, Tekankan Pembentukan Karakter

DPRD

Mempererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, DPRD Tanjabbar Gelar Buka Puasa Bersama

You cannot copy content of this page