Paripurna DPRD Tanjab Barat Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025: Soroti Tata Kelola Data hingga Moratorium Tambang Perkuat Akar Rumput, PDI Perjuangan Tanjab Barat Gelar Musancab Serentak untuk Menyongsong Pemilu 2029 Kawal Infrastruktur Jambi, Edi Purwanto Targetkan Jalan Nasional Mulus Hingga Ujung Jabung pada 2028 Dinilai Kehilangan Taji sebagai Kontrol Sosial, Eksistensi HMI Tanjab Barat Kini Dipertanyakan Publik Babak Baru “Lelang Jabatan” Tanjab Barat: 21 Nama Berebut 5 Kursi Kadis, Camat Dominasi Dinas Ketapang

Home / Berita

Selasa, 14 Oktober 2025 - 17:46 WIB

PetroChina Raih Sertifikasi ISO, Tegaskan Komitmen pada Kualitas dan Keunggulan Operasional

 

JAKARTA-BULENONNEWS.COM. PetroChina International Jabung Ltd (PCJL) telah memperoleh sertifikasi ISO 9001 serta memperbarui sertifikasi ISO 14001 dan ISO 45001. Pencapaian ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan terhadap penerapan prinsip-prinsip keselamatan kerja, disiplin operasional serta tanggung jawab lingkungan yang berkelanjutan.

Ketiga standar ISO ini, secara berurutan, merupakan standar acuan internasional yang mengatur sistem manajemen mutu (Quality Management System/QMS), sistem manajemen lingkungan (Environmental Management System/EMS), serta sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (Occupational Health and Safety/OHS). Ketiga sertifikasi diterbitkan oleh lembaga sertifikasi global NQA setelah PCJL melalui proses audit dua tahap yang komprehensif.

Tahap pertama berupa pemeriksaan kelengkapan dokumen dilaksanakan pada 21 Agustus 2025, sementara tahap kedua yang mencakup observasi lapangan dan verifikasi penerapan standar di seluruh lini operasi berlangsung pada 22–25 September 2025.

Dalam industri hulu minyak dan gas bumi, sertifikasi ISO berperan penting sebagai tolok ukur untuk menjamin keandalan, keselamatan, dan keberlanjutan operasional.

Standar ini memastikan bahwa seluruh proses dijalankan dengan sistematis, terdokumentasi, dan sesuai dengan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

Baca Juga  Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Berwibawa  Pj Bupati Hadiri Exit Meething Bersama Tim Auditor BPK RI

Pencapaian ini semakin bermakna karena PCJL mengintegrasikan ketiga standar ISO tersebut ke dalam satu kerangka terpadu bernama PRIME (PetroChina Requirement for Operational HSSE Execution). Program ini diluncurkan pada Agustus 2024 dan melibatkan kolaborasi lintas departemen, termasuk tim perwakilan ISO dari berbagai unit kerja serta gap analysis yang komprehensif.

PRIME mencerminkan pendekatan proaktif PCJL untuk menanamkan prinsip-prinsip tanggung jawab lingkungan serta kesehatan dan keselamatan kerja ke dalam seluruh aktivitas bisnis. Pendekatan ini memperkokoh posisi PCJL sebagai perusahaan energi yang bertanggung jawab di Indonesia.

Ke depan, PCJL akan terus memperkuat setiap aspek operasional guna memastikan keberlanjutan bisnis dan kontribusi positif bagi industri migas nasional. Dengan pencapaian ini, PCJL menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah Indonesia dalam mendukung operasi hulu migas yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Pengamat Energi Rinto Pudyantoro menegaskan sertifikasi ISO tersebut menunjukkan bahwa perusahaan memiliki sistem manajemen yang terstruktur, konsisten dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan. Apalagi, Sertifikasi ISO menjadi standar industri dan syarat umum dalam tender atau kerja sama proyek.

Rinto menjelaskan bahwa keberhasilan memperoleh dan memperbarui sertifikasi-sertifikasi ISO ini menjadi bukti nyata perusahaan menempatkan kualitas kerja dan keselamatan sebagai prioritas utama.

Baca Juga  Buapti Safrial Absen Dalam Rapat Paripurna Tanjabbarat,Mukhtar Berharap Bukan Karena Ketok Palu

Penerapan ISO 9001 memastikan bahwa seluruh proses perusahaan berjalan dengan sistematis dan terukur sehingga mampu meningkatkan mutu hasil kerja. ISO 14001 memperkuat komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengelola dampak operasional dengan lebih efisien. Sementara itu, ISO 45001 memastikan bahwa setiap kegiatan operasional dijalankan dengan standar keselamatan dan kesehatan kerja tertinggi untuk melindungi seluruh tenaga kerja dan pihak yang terlibat.

Menurutnya, bisnis migas merupakan salah satu industri global yang memiliki risiko yang tinggi dan berstandar internasional. Untuk itu, sertifikasi ISO menjadi sebuah pengakuan kepada perusahaan yang dapat menerapkan standar operasional prosedur dengan baik dan benar.

“Saat ini, metodologi dan prosedur untuk memastikan itu semua adalah ISO. Maka, sertifikasi ISO sangat penting untuk memastikan mutu, menjamin keselamatan, dan kepatuhan lingkungan di industri yang berisiko tinggi seperti migas. Lebih dari itu, ISO membantu perusahaan bekerja lebih efisien, aman, dan dipercaya oleh regulator, mitra, dan publik,” kata Rinto.

Share :

Baca Juga

Berita

Kembali, Muhammad Yani Dipercaya Sebagai Ketua Fraksi NasDem di DPRD Merangin Oleh DPP

Berita

Status Zona Merah Tanjabbarat,Kapolres AKBP Guntur Saputro Keluarkan Instruksi Larangan Bepergian Bagi Personil Polri Tanjabbarat

Berita

Kecanduan Sabu, Seorang Pemuda Gelapkan Sepeda Motor Milik Tetangganya

Berita

Aksi Solidaritas dengan Menutup Mulut Oleh Jurnalis, Imbas Penghalangan Liputan di Mapolda Jambi

Berita

Dua Warga Dikabarkan Tewas Gantung Diri di Sungai Ulak

Berita

Peringatan Harganas ke-31 di Merangin Diawali Jalan Santai

Berita

Pj Bupati Merangin Pimpin Pembacaan Teks Pancasila di Upacara Kesaktiannya Pancasila 2024

Berita

Pengurus BKPMRI Kabupaten Merangin Ikuti Munas ke XIV BKPMRI di Kota Medan

You cannot copy content of this page