TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Momentum Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Rabu (27/5/2026) lusa, dinodai oleh hilangnya pasokan Minyakita di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Merespons rapor merah pangan tersebut, Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langsung mengambil tindakan darurat di lapangan.
Sembari membuka Pasar Murah bersama Kios Pangan Siswa pada Senin (25/5/2026), Bupati Anwar Sadat blak-blakan menyoroti adanya indikasi kelangkaan minyak goreng subsidi program pemerintah tersebut. Ia pun melayangkan peringatan keras kepada rantai distribusi di wilayahnya.
“Kami mencium adanya kelangkaan Minyakita di lapangan saat harga-harga sembako lain mulai merangkak naik. Saya minta para distributor dan reseller untuk menjaga komitmen, jangan main-main dengan stabilitas harga!” tegas Anwar Sadat secara lugas.
Bupati menambahkan, pihaknya tidak akan tinggal diam melihat situasi yang merugikan masyarakat kecil ini. Langkah hukum dan evaluasi pasar akan segera dilakukan secara lintas sektoral.
“Dalam waktu dekat, kita akan berkoordinasi dengan Dinas Perindagkop untuk menelusuri sumbatan ini. Distribusi harus tepat sasaran, jangan sampai ada penimbunan atau pengalihan kuota yang membuat masyarakat kesulitan,” pungkasnya.
Langkah tegas Bupati ini diharapkan mampu mengerem laju spekulan yang kerap memanfaatkan hari raya keagamaan untuk meraup keuntungan sepihak di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan.









