Wabup Katamso Buka AI Creative Bootcamp 2026, Dorong Pemuda Tanjab Barat Kuasai Teknologi Digital ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan

Home / Berita

Minggu, 19 April 2026 - 09:17 WIB

Bupati M. Syukur Gagas Lahan Pertanian Jadi Sarana Edukasi: Anak Sekolah Harus Tahu Cara Bertani

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Bupati Merangin, M. Syukur, memiliki visi besar dalam memanfaatkan aset daerah. Tak hanya sekadar mengejar hasil panen, beliau menginginkan lahan-lahan pertanian milik pemerintah menjadi pusat edukasi bagi generasi muda.

Hal tersebut ditegaskan Bupati saat melakukan panen jagung di Balai Benih Utama (BBU) Sungai Manau, Sabtu (18/04).

Di sela-sela kegiatan panen bersama jajaran OPD, Bupati mengungkapkan kerinduannya melihat anak-anak sekolah kembali mengenal dunia pertanian secara langsung.

Ia mengenang masa lalu di mana sekolah-sekolah memiliki kegiatan bercocok tanam yang aktif. Menurutnya, pemandangan tersebut kini mulai memudar dan perlu dihidupkan kembali melalui kolaborasi antarinstansi.

“Lahan-lahan pemerintah ini jangan hanya jadi tempat produksi, tapi juga jadi sarana edukasi. Saya ingin anak-anak kita diajak ke sini untuk melihat langsung bagaimana cara menanam jagung, cabai, dan tanaman lainnya. Ini tugas Kepala Dinas Pertanian untuk bekerja sama dengan Dinas Pendidikan,” ujar Bupati M. Syukur.

Baca Juga  Ketua TP PKK Merangin Launching Posyandu ILP Mekar Kasih

Ia berharap dengan adanya percontohan yang rapi dan menarik di setiap kecamatan, siswa sekolah tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga memiliki pengalaman lapangan yang menyenangkan.

Selain edukasi, Bupati juga melihat potensi lahan pertanian sebagai destinasi wisata lokal yang produktif.

Dengan penataan yang estetis, lahan BBU seperti yang ada di Sungai Manau diharapkan dapat menarik minat masyarakat umum untuk berkunjung.

“Jika dikelola dengan rapi, lahan ini bisa jadi tempat wisata. Ada buah-buahan, ada sayur-mayur. Masyarakat senang melihatnya, dan di saat yang sama mereka belajar tentang pola tanam yang berhasil,” tambahnya.

Baca Juga  DPRD Merangin Soroti Banyaknya Kekosongan Jabatan Di OPD

Agar visi edukasi ini tercapai, Bupati menekankan bahwa Dinas Pertanian dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) harus terlebih dahulu membuktikan keberhasilan mereka di lapangan. Lahan seluas 40 hektar yang dikelola langsung oleh pemerintah saat ini diproyeksikan sebagai laboratorium alam.

“Kita tidak bisa bicara edukasi kalau kita tidak punya contoh yang sukses. BPP jangan hanya bicara teori, tapi suhunya harus praktek. Ketika praktek ini berhasil, baru kita tunjukkan kepada masyarakat dan anak-anak sekolah, ‘Inilah hasil kerja kami’,” tegas Bupati.

Dengan menjadikan lahan pertanian sebagai sarana edukasi, Bupati berharap dapat memupuk minat generasi milenial dan generasi Z untuk terjun ke sektor pertanian, sekaligus memastikan keberlanjutan ketahanan pangan Merangin di masa depan melalui sumber daya manusia yang terdidik sejak dini. (*).

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati dan Wabup Tanjab Barat Penen Raya Jahe Merah dan Peresmian UMKM

Berita

Jangcik Mohza Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H di Desa Salambuku

Berita

H-3 Pj Bupati Lepas Distribusi Logistik Pilkada 2024 Untuk 10 Kecamatan yang Terjauh

Berita

Hari Libur, Pj Bupati Bersihkan Kota Bangko, Pedagang Diminta Jangan Buang Sampah di Selokan

Berita

Stadion Bhakti Karya Kuala Tungkal Seperti Kubangan Anggaran Perawatan Tidak Mampu Memperbaiki

Berita

Di Pemerintah Kisruh PT AIP dan Masyarakat Tak Ada Perkembangan, DPRD Siap Selesaikan di Lintas Komisi

Berita

Usai Tangani Genangan Air Depan Ruko Idaman, Dinas PUPR Kerjakan Jalan Poros Tabir Timur

Berita

Jajal Arung Jeram di Merangin, Plt Kajati Jambi Puas dan Terkesan

You cannot copy content of this page