Fraksi Gerindra Sorot Kinerja PDAM Tirta Pengabuan: Jangan Terus Berpola Tambal Sulam Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Warnai Lempar Palu Sidang dan Banting Meja, Rapat Sempat Diskors Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Tanjabbar: Kuasa Hukum Desak Dinas PMD dan Inspektorat Periksa Kades Teluk Ketapang Pemeriksaan Kades Teluk Ketapang dan 5 Saksi Berlanjut, Akankah Ada Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Wartawan?

Home / Berita

Selasa, 21 Oktober 2025 - 18:55 WIB

Bupati Merangin Dinilai Gagal Jaga Komitmen, ADD Dipotong Desa Menjerit

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Gelombang kekecewaan mulai membara di tingkat desa. Sejumlah kepala desa di Kabupaten Merangin kini menuding kebijakan pemotongan Alokasi Dana Desa (ADD) triwulan tiga tahun ini sebagai bentuk kegagalan kepemimpinan Bupati M. Syukur dalam menjaga komitmen terhadap pembangunan di akar rumput.

Seorang kepala desa yang mewanti-wanti agar namanya tidak dipublikasikan mengungkapkan, pemotongan dana desa kali ini sangat memberatkan dan terasa tidak adil.

“Pemotongan terjadi di triwulan tiga, besarannya beda-beda antar desa, mulai dari belasan juta sampai dua puluhan juta rupiah. Jujur saja, kami kaget dan kecewa,” ujarnya.

Baca Juga  Dua PJU Kasat Lantas dan Narkoba Tanjab Barat Dijabat Polwan

Menurutnya, sejak awal para kades sudah menyusun rencana kerja berdasarkan pagu anggaran yang disepakati. Namun, pemangkasan mendadak dari kabupaten membuat banyak program harus tertunda.

“Kami sudah jalankan program sesuai aturan, tapi dana tiba-tiba dipotong. Desa yang sudah susah makin ditekan,” keluhnya.

Kebijakan ini dinilai mencerminkan lemahnya koordinasi dan transparansi di lingkungan Pemkab Merangin. Beberapa kades bahkan mulai mempertanyakan komitmen Bupati Syukur yang selama ini kerap berbicara soal “desa mandiri dan sejahtera”.

Baca Juga  Yuk Ramaikan Final Gubernur Cup Jambi 2026, Merangin FC vs Kota Jambi Dilapangan Swarna Bhumi

“Kalau Bupati serius mau bangun desa, mestinya jangan sentuh ADD. Ini bukan angka kecil, ini urat nadi pelayanan di desa!” tegas sumber tersebut dengan nada tinggi.

Pemotongan yang terjadi justru memunculkan kecurigaan baru, apakah kondisi keuangan daerah benar-benar sedang kritis, atau ada ketidakefisienan di tubuh pemerintah kabupaten?

Hingga kini, Bupati Syukur belum memberikan penjelasan resmi soal alasan pemotongan ADD ini. Sementara desa-desa mulai menjerit, pembangunan di akar rumput terancam mandek, dan kepercayaan publik pun perlahan luntur. (Tim).

Share :

Baca Juga

Berita

Dua Menteri Akan Segera ke Merangin, Apa Agendanya? 

Berita

Pj Bupati Merangin Hadiri Pengukuhan Forsesdasi Provinsi Jambi Periode 2024-2027

Berita

PT AIP Tampung  TBS Bekerjasama Dengan Koperasi Merah Putih Desa Tambang Baru

Berita

Pahala Junior Pasaribu DPRD Merangin Serahkan Bantuan Korban Angin Puting Beliung dan Kebakaran

Berita

Kecamatan Margo Tabir Juara Umum MTQ Ke 50 Tingkat Kabupaten Merangin Tahun 2024

Berita

Briptu Ilham Sosialisasikan Bahaya Karhutla ke Warga Desa Teluk Ketapang

Berita

Laris Manis.. ! Warga Serbu Operasi Pasar Yang Digelar Pj Bupati Merangin di Pasar Bangko

Berita

Kunjungi Kesiapan SPPG 004 Sungai Ulak, Hasren DPRD Merangin : Sudah Layak Launching dan Operasi

You cannot copy content of this page