Sinergi Eksekutif-Legislatif Awali Pembahasan APBD 2027, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna KUA-PPAS Breaking News…Diduga Perampokan Terjadi di BTN Selempang Merah, Pelaku Berhasil Bawa Kabur Perhiasan Emas PetroChina Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat: Kolaborasi untuk Ringankan Beban Warga Berkas Mantan Pejabat Pemasyarakatan Jambi Tersangka Kasus Ekstasi Masuk Kejati, Jaksa Mulai Teliti Kelengkapan Perkara Anwar Sadat Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Keuangan, Sinergi dengan DPRD Jadi Kunci Pertahankan WTP

Home / Berita

Minggu, 9 November 2025 - 08:15 WIB

DEWAN MEMANAS! Oknum Kadis ‘Tangan Besi’ Bikin Proyek Rp 4 Miliar Terkesan Asal Jadi, Jabatannya Kebal Kritik?

TANJABBARAT,BULENONNEWS.COM – Fungsi pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Komisi III terbentur tembok tebal: sikap ‘sombong’ seorang Kepala Dinas (Kadis). Oknum pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini dituding mempersulit komunikasi, mengabaikan panggilan telepon anggota dewan, dan bertindak bak penguasa tunggal, menghambat upaya kontrol terhadap proyek-proyek bernilai miliaran.

Kemarahan dewan ini memuncak saat menyoroti proyek pembangunan pintu air senilai lebih dari Rp 4 Miliar di Parit Gantung (9), Desa Tungkal I, yang didanai APBD murni 2025. Proyek vital ini diduga kuat dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai standar.

Proyek Rakyat ‘Loyo’, Kadis ‘Sombong’ Bungkam

Kecurigaan muncul bukan tanpa alasan. Wartawan di lapangan menemukan adanya kejanggalan serius:

  • Perbaikan Berulang: Turap yang sudah selesai malah ditinggikan, diikuti pengecoran ulang lantai pintu air yang sebelumnya sudah dinyatakan rampung.
  • Tukang Berbeda: Perbedaan kontraktor dan pekerja yang mengerjakan perbaikan menguatkan dugaan bahwa pekerjaan awal dilakukan secara ceroboh.
  • Aparat ‘Bisu’: Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) memilih bungkam seribu bahasa saat dikonfirmasi media, menambah daftar tanda tanya besar soal transparansi.
Baca Juga  SMPN 2 Kuala Tungkal Gelar Acara Pelepasan 177 Siswa Siswi Kelas IX

“Oknum pimpinan OPD ini terkesan sombong dan sulit sekali dihubungi. Padahal kami mitra kerjanya di Komisi III, tetapi dia tidak pernah mau mengangkat telepon,” ungkap salah satu Anggota Komisi III DPRD Tanjabbar, Rabu (5/11).

Merasa Hebat, Kewenangan Bupati Dipertaruhkan?

Kelemahan pengawasan ini diakui oleh sang anggota dewan. “Itu betul. Tapi, bagaimana kami mau berbuat banyak? Kendala kami adalah oknum kepala dinas ini agak susah diajak komunikasi… Ditelepon susah, tidak mau diangkat,” keluhnya.

Tidak hanya pintu air, pembangunan kantor lurah Tebing Tinggi yang juga diduga “asal-asalan” menjadi contoh lain. Anggota dewan itu menuding bahwa sikap ‘kebal’ sang Kadis muncul setelah mendapatkan ‘tanggung jawab penuh’ dari Bupati.

“Dulu, bupati pernah menyampaikan tanggung jawab penuh kepada kepala dinas ini, jadi seolah-olah oknum kepala dinas ini merasa hebat. Kami jadi bingung, sehingga untuk mengawasi pun sulit karena dia bertindak sekehendaknya. Ini yang menjadi masalah bagi kami,” tegasnya, menyiratkan adanya kekhawatiran terhadap penyalahgunaan wewenang.

“Saya hanya menjalankan fungsi pengawasan agar proyek yang dikerjakan sesuai aturan dan bermanfaat dengan sempurna. Namun, oknum kepala dinas ini kalau sudah disinggung soal itu, paling hanya sekali mengangkat telepon, setelah itu tidak mau lagi. Seolah-olah oknum kepala dinas ini merasa hebat,” tutupnya dengan nada geram.

Baca Juga  Dinas Perakim Tanjab Barat Lakukan Bedah Rumah di Sejumlah Titik

Sementara itu, Ketua Komisi III yang seharusnya menjadi koordinator pengawasan di wilayah Ilir mengaku sedang sakit. Di sisi lain, oknum Kadis yang dikonfirmasi secara terpisah menanggapi kerasnya kritik dewan dengan jawaban singkat dan dingin:

“Tak apalah,” ujar sang Kadis.

Jawaban singkat ini justru memicu pertanyaan: Apakah ini bentuk pengakuan atas kesombongan atau justru sinyal bahwa kritik dewan dianggap angin lalu? Publik dan dewan kini menanti langkah tegas Bupati untuk mengakhiri drama ‘Kadis Sombong’ yang membahayakan kualitas pembangunan daerah.

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolres Tanjabbarat Pimpin Langsung Operasi Yistisi Guna Pencegahan Virus Corona

Berita

Progres Pekerjaan Proyek Ruas Jalan Sumber Agung-Perbatasan Tebo Terus Meningkat, Ini Hasilnya

Berita

Aksi Solidaritas dengan Menutup Mulut Oleh Jurnalis, Imbas Penghalangan Liputan di Mapolda Jambi

Berita

Kunjungan Ketum Nasdem Surya Paloh ke Demokrat. AHY : Kami Ingin Kapal Koalisi Ini Berlayar dan Menang

Berita

Pj Bupati Santuni Balita Stunting di Tabir

Berita

Spektakuler, Malam Takbiran Idul Fitri 1446 H di Merangin Diawali Pemukulan Beduk

Berita

Jembatan Limbur Sudah Boleh Dilewati, Helmi Di Sebut Sebagai Dewan Jembatan Oleh Warga

Berita

Merangin FC Raih 3 Point Penuh Penyisihan Perdana Gubernur Cup 2026, Usai Kalahkan Tebo 5-1

You cannot copy content of this page