TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Setelah satu pekan pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan salah satu korban tenggelam akibat ambruknya jembatan penyeberangan di Desa Sungai Limau, Kecamatan Pengabuan. Korban ditemukan pada Selasa (26/5/2026) dini hari dalam kondisi meninggal dunia.
Korban diidentifikasi sebagai Iyan (35), warga Parit Pudin, Kecamatan Pengabuan. Jasadnya ditemukan oleh warga sekitar pukul 02.00 WIB di Parit Dua Sungai Rumbai, Desa Ketapang, atau sekitar 25 kilometer ke arah hulu sungai dari lokasi terakhir korban terlihat (Last Known Position/LKP). Tim gabungan langsung bergerak lewat jalur sungai untuk mengevakuasi korban ke rumah duka.
Penemuan ini terjadi hanya berselang belasan jam setelah Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung lokasi kejadian dan menggelar doa bersama di kediaman korban pada Senin (25/5) siang.
Kehadiran Bupati yang juga dikenal sebagai tokoh ulama setempat, memicu respons emosional dan positif dari masyarakat, baik di lokasi maupun di media sosial. Banyak warga yang menilai penemuan korban tidak lepas dari kekuatan doa yang tulus.
“Alhamdulillah, doa mustajab seorang ulama yang memimpin daerah,” ungkap salah satu warga yang hadir di lokasi.
Bupati Anwar Sadat bersama Kapolres Tanjabbar, AKBP M. Kuswicaksono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pemerintah daerah dan tim gabungan berkomitmen penuh dalam misi kemanusiaan ini.
Meski masa tanggap darurat prosedural dari Basarnas akan segera berakhir, Bupati memastikan upaya pencarian tidak akan dihentikan begitu saja jika ada petunjuk baru.
Unsur Tim Gabungan: Basarnas, TNI/Polri, BPBD, pihak perusahaan setempat, serta tokoh masyarakat.
Target Berikutnya: Menemukan satu korban lagi yang masih dinyatakan hilang.
“Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah SWT. Setelah upaya maksimal, Allah mengabulkan doa kita semua. Kami meminta doa dari seluruh masyarakat agar satu korban lagi bisa segera ditemukan, Aamiin,” harap Bupati Anwar Sadat.
Penulis Editor Amir Ote







