TANJABBARAT, BULENONNEWS.COM – Angin segar berembus bagi para pengguna jalan di Kota Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Lampu pengatur lalu lintas atau traffic light yang berdiri di beberapa titik persimpangan jalan dalam kota yang sudah lama mati suri, dipastikan akan segera berfungsi dan diaktifkan kembali dalam waktu dekat.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Agus Sumantri, S.Hi. Saat ditemui di ruang kerjanya, Agus menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam menata arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Menurut Agus, perbaikan fasilitas jalan ini bukan sekadar mengaktifkan kembali mesin yang mati. Lebih dari itu, langkah strategis ini diambil demi menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di dalam kota, sekaligus menciptakan budaya berkendara yang lebih tertib dan aman.
“Kita sudah usulkan ke BPTD Dishub Provinsi Jambi untuk perbaikan lampu traffic light itu,” ungkap pria murah senyum tersebut, Selasa (26/5/2026).
Mantan Kabag Hukum ini juga secara blak-blakan mengakui adanya kendala teknis internal yang membuat pihaknya harus berkoordinasi dan meminta bantuan langsung dari pihak provinsi.
“Kita juga tidak faham kalau memperbaiki sendiri lampu rambu-rambu ini, karena teknisinya juga kita tidak ada,” tutur Agus dengan jujur.
Melalui upaya perbaikan ini, Dinas Perhubungan Tanjab Barat berharap wajah lalu lintas di Kota Kuala Tungkal dapat berubah menjadi lebih disiplin. Agus juga mengimbau dan mengetuk kesadaran seluruh lapisan masyarakat agar menjaga fasilitas bersama dan mematuhi rambu yang ada setelah proses perbaikan selesai.
“Setelah lampu tersebut sudah berfungsi kembali, dia (kita) berharap pengguna kendaraan dapat mematuhi peraturan lalu lintas tersebut,” pungkasnya penuh harap.
Dengan aktifnya kembali traffic light ini nantinya, diharapkan titik-titik rawan persimpangan di Kuala Tungkal tidak lagi menjadi lokasi yang membahayakan, melainkan menjadi simbol tertibnya para pengendara di Bumi Bersama ini.
Penulis Editor Amir Ote









