DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pergantian Antar Waktu Jalin Silaturahmi dan Menambah Keakraban, Bupati Mancing Bersama OPD Meriahkan HUT RI Ke-77 dan Hari Jadi Tanjab Barat Ke – 57, Pemkab Gelar Lomba Panjat Pinang Selama Dua Hari Pemegang Paspor RI yang Hendak Bepergian ke Jerman dapat Mengajukan Pengesahan endorsement Tanda Tangan di Kantor Imigrasi DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kabupaten ke 57

Home / Meraingin

Rabu, 18 November 2020 - 09:16 WIB

Gegara Pemberitaan PETI Seorang Pewarta Merangin Diancam

MERANGIN-BULENONnews.com.

Persoalan Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Merangin umpama mencukur kumis dan jenggot yang amat sulit untuk diatasi.

Akibat PETI yang merajalela itu, tak sedikit korban jiwa yang terjadi dilokasi-lokasi tersebut, bahkan Penambang tersebut tidak segan-segan mengancam pewarta Kabupaten Merangin yang masuk kelokasi.

Seperti hal disampaikan Kabiro Siasatinfo.co.id Kabupaten Merangin Bayhakie kepada Media ini, bagai Cacing kepanasan, para oknum pelaku mengancam.

“Uraian ancaman tersimpan sebagai alat bukti seperti, ancaman via WhatsApp, SMS (Short Message Service), Komen Akun Palsu Facebook,”tutur Bayhakie Biro harian Siasatinfo.co.id di Merangin.

Dikatakan Bayhakie, serangan ancaman via sms dilakukan oknum Azra’i, ada dugaan turut sebagai pemain PETI. “saya diancam via sms dengan bahasa tidak mengenakkan dari Azra’i.

Baca Juga  H. Mashuri Merandang Saat Sidak Kelokasi PETI Desa Lubuk Bumbun

“Saya merasa terancam oleh Azra’i dari No.Hp 085267641809. Pesannya dikutip, ” Maaf Bay tolong tunjukkan siapo yang ngomong dengan kawan menantu aku, jangan kau lihat orang yang tidak bersalah, aku tidak pernah masuk wilayah kawan belum, dimano Kito bertemu secara empat mata disitu Kito ngadu nyali masing-masing” tulisnya.

Sementara itu di koment Facebook Azra’i juga mengatakan secara Publik, ” Ngapo kawan ngurus, urus bae jalan daerah kawan, jangan daerah Kanti kawan urus, dak kayak kawan tu mau ngurus daerah orang Ukur dengan SDM kawan tu sudah Sayo tanyo, BERAPAO LAMO KAWAN MAU HIDUP, ATAU KAWAN MAU NYICIP OLEH OLEH DARI SERAMPAS,” ancam Azra’i seolah-olah mau menyantet.

Entah apa yang membuat Azra’i ini kebakaran jenggot. SMS yang dikirim oleh Azra’i dan komentar Facebook nya , dan artikel yang dibuatnya tersebut merupakan tindakan yang tidak menyenangkan yang sangat membuat saya amat kecewa.

Baca Juga  H. Al Haris Sebut Jeruk Girga Bisa Ditanam di Dataran Rendah Merangin

”Sebagai wartawan, saya hanya memberikan yang terbaik bagi daerah Kabupaten Merangin.

Berita dilansir siasatinfo.co.id, juga mengingatkan tentang adanya dugaan pengrusakan jalan rabat beton oleh alat berat tanpa mobilisasi menggunakan tornton.

Dipertanyakan, kapasitas oknum Azra’i selaku Humas salah satu perusahaan terhadap kegiatan PETI yang libatkan oknum Kades BS sampai dimana.

“Kenapa dia (Azra’i – Red) malah merasa kebakaran jenggot. Padahal dalam berita lalu nama dia hanya ditulis mendampingi kades BS.

“Aneh, kecuali dalam pemberitaan Azra’i, saya catut sebagai pelaku peti, bisa jadi dia kebakaran jenggot,”ujar Bayhaki kepada Media ini. (Ote).

Share :

Baca Juga

Meraingin

DPD II Partai Golkar Merangin Gelar Musyawarah Kecamatan Ke X Tahun 2021

DPRD

DPRD Deadline Pemerintah 1 Minggu Surati Partai Agar Usulkan Nama Cawabup Merangin

Meraingin

Januari Hingga Agustus 2020, Angka Kebakaran di Merangin Mencapai 14 Kasus

Meraingin

PT Graha Bangko di Disidak Komisi lll DPRD Merangin

Meraingin

Diskusi Soal Limbah,Wartawan Merangin Hujani DLH Dengan Pertanyaan

Meraingin

Polemik Nama “Sikumbang Water Park” Merangin Temui Titik Terang

Meraingin

Letkol Inf Armando Resmi Jabat Dandim 0420/Sarko

Meraingin

Tanah Bathin Milik Dusun Bangko Diduga Diserobot dan Akan Dibangun Ruko