Bupati Anwar Sadat Hadiri Malam Seni Budaya Kerinci, Perkuat Harmoni Keberagaman dalam Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan 2026 Bupati Anwar Sadat Resmi Buka Turnamen Voli Antar-Klub Tanjab Barat 2026, Perkuat Pembinaan Atlet Menuju Kejurprov 2027 Bupati Anwar Sadat Resmi Buka OPD Cup 2026, Perkuat Sinergi dan Kekompakan Antar-OPD Melalui Sepak Bola Bupati Anwar Sadat Tunjuk Mainiarni Indriana Jadi Plt Sekwan DPRD Tanjab Barat Gelar Pertemuan Tertutup 1 Jam, Fasha dan Anwar Sadat Beri Sinyal “Masa Depan” Pilgub Jambi

Home / Meraingin

Selasa, 6 September 2022 - 23:19 WIB

Pasca Naiknya Harga BBM, Diduga Minyak Oplosan Menggurita di Pinggir Jalan

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Sejak di berlakukannya Aplikasi My Pertamina di setiap (SPBU) Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum yang ada di Kabupaten Merangin, terlihat kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar dibatasi oleh pertamina, baik kendaraan sepeda motor maupun kendaraan roda Empat.

Terpantau oleh media ini di beberapa SPBU Kabupaten Merangin, Mobil Kendaraan umum jenis bahan bakar Pertalite saat mengisi dalam jumlah Literan hanya sebanyak 40 Liter saja, sementara kendaraan roda Dua di batas dengan Literan sebanyak 7 Liter dan itu di berlakukan tidak boleh mengulang pengisian dalam waktu 1X24 Jam.

Lantas bagaimana dengan pedagang eceran yang bisa mendapatkan dan menjual BBM dalam kavasitas besar?. Dengan di batasinya pembelian BBM Jenis Pertalite dan Solar di setiap SPBU, ada dugaan para oknum penjual BBM eceraran mengoplos dengan BBM Mentah atau minyak bayat.

Baca Juga  Polusi Udara Dari Boiler PT KDA, DLH Merangin Segera Bertindak

Betapa tidak, kala sebelum diberlakukannya aplikasi Subsidi tepat oleh Petamina, para penjual eceran sangat mudah mendapatkan BBM dengan membeli ke pelangsir sehingga bisa menjual dalam kavasitas besar.

Dikatakan Ir usai mengisi BBM SPBU dalam kota Bangko, saat ini masyarakat harus hati-hati mengisi BBM di emperan, karena bisa jadi tersisi oleh minyak oplosan.

” Kalau kita tidak hati-hati mengisi BBM di tempat eceran, nanti bisa terbeli minyak oplosan yang bisa merusak kendaraan, biar, lama antri yang penting aman, ” katanya.

Baca Juga  Di Merangin 80 Kg Ganja Kering Dimusnahkan Kapolda Jambi

Pengalaman sudah menyatakan kata Ir, bahwa kendaraan temannya yang pernah mengisi BBM di emperan karena enggan ngantri panjang di SPBU menjadi rusak lantaran membeli BBM oplosan.

” Kemarin motor teman saya rusak dan asapnya ngepul persis Kereta Api gara-gara ngisi minyak sembarangan, jadi Hati-hati lah kita hendaknya, ” tandasnya.

Menurutnya, aparat penegak hukum harus jeli memantau para oknum pedagang eceran yang saat ini sudah mulai menggurita berjualan minyak oplosan.

” Sudah lah membeli harga mahal ditambah minyak oplosan lagi, betapa masyarkat di rugikan, jika perlu tindak pengoplos besar BBM itu bila kedapatan mengoplos,” Tutup nya.

Reporter : Ote.

Share :

Baca Juga

Meraingin

Merangin Sukses Gelar BBGRM XX dan HKG PKK ke-51

Meraingin

Akibat PETI di Desa Lubuk Bumbun Mushola Nyaris Tergerus Sungai dan Akses Jalan Putus

Meraingin

Diduga Kangkangi Perintah Bupati, Logo Kabupaten Merangin di Kendaraan Dinas BPPRD Dicopot

Meraingin

Pembangunan Pagar Dinas DPPKB Merangin Tanpa Ada Penghapusan Aset Terlebih Dahulu

Meraingin

Taufiq Berangkatkan 10 Peserta Seleksi Sepak Bola Nasional U-16 dan U-19 Ke Pekan Baru

Meraingin

Pj Bupati Merangin Dampingi Gubernur Al Haris Serahkan Bantuan ASN Pensiun dan Tenaga Kebersihan

Meraingin

Kasus Pemukulan di Air Liki Baru, Korban Desak APH Segera Proses

Meraingin

Bupati Didampingi Wakil Bupati Merangin Buka Rapat Baznas Kabupaten Merangin

You cannot copy content of this page