Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal Atasi Dampak Kabut Asap Karhutla, DPC Demokrat Tanjab Barat Bagikan 2.000 Masker KN95 Gratis APBD 2027 Tanjabbar Mulai Dibahas, DPRD Tekankan Anggaran Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat Dukung PAD Jambi, Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani Hadiri Sinergitas Program Keringanan Pokok dan Denda PKB 2026 di Rumah Dinas Gubernur

Home / Pemerintahan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 06:41 WIB

Geliat Ekonomi dari Atap Layak Huni: Menilik Program 3 Juta Rumah di Tanjab Barat

TANJABBARAT,BULENONNEWS.COM  – Program pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan pemerintah pusat kini mulai dirasakan dampaknya hingga ke pelosok daerah. Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Jambi, inisiatif ini bukan sekadar urusan renovasi bangunan, melainkan menjadi mesin baru bagi pemerataan ekonomi masyarakat bawah.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perakim) Tanjab Barat tengah tancap gas merealisasikan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Langkah ini diambil sebagai upaya konkret meningkatkan standar hidup masyarakat berpenghasilan rendah melalui hunian yang sehat, aman, dan bermartabat.

Bukan Sekadar Bedah Rumah

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Tanjab Barat, Syafrun, ST., menegaskan bahwa efek domino dari program ini sangat signifikan bagi ekonomi lokal. Ia menjelaskan bahwa setiap unit rumah yang direhabilitasi melibatkan sirkulasi uang di tingkat desa atau kelurahan.

Baca Juga  Terkait Pengembalian Uang PJS Kades, Inspektorat : Sudah Berangsur Dikembalikan

“Program RTLH ini adalah upaya nyata pemerintah mengurangi kesenjangan. Menariknya, pelaksanaan di lapangan menyerap tenaga kerja lokal dan material bangunan dibeli dari toko-toko bangunan setempat. Jadi, roda ekonomi masyarakat bawah langsung berputar,” ujar Syafrun.

Menurutnya, rumah yang layak adalah fondasi produktivitas. Dengan hunian yang sehat, keluarga menjadi lebih tangguh secara fisik dan lebih fokus dalam mencari nafkah, yang pada akhirnya akan mendongkrak kesejahteraan ekonomi daerah secara makro.

Pendataan Selektif Agar Tepat Sasaran

Menyadari pentingnya akurasi bantuan, Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat menerapkan sistem pendataan yang ketat dan selektif. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap rupiah dari program tiga juta rumah ini jatuh ke tangan warga yang benar-benar membutuhkan.

Baca Juga  Wakil Bupati Tanjab Barat Hadiri Rakorda BAZNAS Provinsi Jambi Tahun 2025

“Kami ingin bantuan ini tepat sasaran. Sinergi antara pusat dan daerah adalah kunci agar pembangunan permukiman ini selaras dengan visi kesejahteraan masyarakat Tanjab Barat,” tambah Syafrun.

Senyum di Wajah Penerima Manfaat

Kehadiran program ini disambut haru oleh para penerima manfaat. Banyak warga yang sebelumnya tinggal di hunian memprihatinkan, kini bisa bernapas lega. Mereka mengaku, rumah yang lebih aman memberikan rasa tenang dan motivasi baru untuk meningkatkan taraf hidup keluarga.

Dengan keberlanjutan Program RTLH, Kabupaten Tanjung Jabung Barat optimis dapat menghapus kawasan kumuh sekaligus menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dari sektor permukiman.

 

 

 

Sumber:FB dinas Perakim Tanjab Barat

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Meraingin

H. Mashuri : Gedung Kajari Nyaman Untuk Lansia

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Rakor Pemberantasan Korupsi se – Provinsi Jambi

Pemerintahan

Wabup Tanjab Barat hadiri Halal Bihalal APDESI Provinsi Jambi

Pemerintahan

Wabup Hairan: Penghapusan Tenaga Honorer Dianggap Belum Tepat

Pemerintahan

KPM Tanjab Barat Terima Bantuan Pangan 20 Kg Beras & 4 L Minyak Goreng, Wakil Bupati Jamin Kualitas dan Ketepatan Sasaran

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Melaksanakan Safari Jum’at Kecamatan Seberang Kota

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Laksanakan Safari Jumat di Desa Teluk Sialang

Pemerintahan

Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Tanjab Barat Mengalami Penurunan

You cannot copy content of this page