Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal

Home / Pemerintahan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 06:41 WIB

Geliat Ekonomi dari Atap Layak Huni: Menilik Program 3 Juta Rumah di Tanjab Barat

TANJABBARAT,BULENONNEWS.COM  – Program pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan pemerintah pusat kini mulai dirasakan dampaknya hingga ke pelosok daerah. Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Jambi, inisiatif ini bukan sekadar urusan renovasi bangunan, melainkan menjadi mesin baru bagi pemerataan ekonomi masyarakat bawah.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perakim) Tanjab Barat tengah tancap gas merealisasikan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Langkah ini diambil sebagai upaya konkret meningkatkan standar hidup masyarakat berpenghasilan rendah melalui hunian yang sehat, aman, dan bermartabat.

Bukan Sekadar Bedah Rumah

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Tanjab Barat, Syafrun, ST., menegaskan bahwa efek domino dari program ini sangat signifikan bagi ekonomi lokal. Ia menjelaskan bahwa setiap unit rumah yang direhabilitasi melibatkan sirkulasi uang di tingkat desa atau kelurahan.

Baca Juga  Bupati Anwar Sadat Buka Kegiatan Fasilitasi P4GN Bagi Aparatur Pemerintah Daerah

“Program RTLH ini adalah upaya nyata pemerintah mengurangi kesenjangan. Menariknya, pelaksanaan di lapangan menyerap tenaga kerja lokal dan material bangunan dibeli dari toko-toko bangunan setempat. Jadi, roda ekonomi masyarakat bawah langsung berputar,” ujar Syafrun.

Menurutnya, rumah yang layak adalah fondasi produktivitas. Dengan hunian yang sehat, keluarga menjadi lebih tangguh secara fisik dan lebih fokus dalam mencari nafkah, yang pada akhirnya akan mendongkrak kesejahteraan ekonomi daerah secara makro.

Pendataan Selektif Agar Tepat Sasaran

Menyadari pentingnya akurasi bantuan, Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat menerapkan sistem pendataan yang ketat dan selektif. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap rupiah dari program tiga juta rumah ini jatuh ke tangan warga yang benar-benar membutuhkan.

Baca Juga  Pantau Malam Puncak Arakan Sahur 2026, Bupati Anwar Sadat Puji Semangat dan Kreativitas Masyarakat

“Kami ingin bantuan ini tepat sasaran. Sinergi antara pusat dan daerah adalah kunci agar pembangunan permukiman ini selaras dengan visi kesejahteraan masyarakat Tanjab Barat,” tambah Syafrun.

Senyum di Wajah Penerima Manfaat

Kehadiran program ini disambut haru oleh para penerima manfaat. Banyak warga yang sebelumnya tinggal di hunian memprihatinkan, kini bisa bernapas lega. Mereka mengaku, rumah yang lebih aman memberikan rasa tenang dan motivasi baru untuk meningkatkan taraf hidup keluarga.

Dengan keberlanjutan Program RTLH, Kabupaten Tanjung Jabung Barat optimis dapat menghapus kawasan kumuh sekaligus menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dari sektor permukiman.

 

 

 

Sumber:FB dinas Perakim Tanjab Barat

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Pelantikan Faizal Riza Sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi

Pelalawan Riau

Bupati Pelelawan H Zukri Buka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD 2021-2026

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat dan KPPN Jalin penandatanganan Kerjasama 

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Beserta Isteri Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Meraingin

Plt Bupati Merangin Tegaskan, Belajar Tatap Muka Ajaran Baru Harus Pakai Shift dan Perketat Prokes

Pemerintahan

PROKES KETAT, H. Cek Endra Lantik 4 Kades Se Kecamatan Batang Asai Sekaligus

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Buka TC MTQ Tahap l

Pemerintahan

Bupati Akan Mendorong Dispora Mempercepat Program Wisata Mangrove

You cannot copy content of this page