Resmi Dilantik Jadi Kadishub Tanjab Barat, Agus Sumantri Siap Akselerasi Visi ‘Berkah Madani’ Bupati Anwar Sadat Lantik Puluhan Pejabat Baru, Warning Keras Fenomena Kebocoran Dokumen ke Media Bupati Anwar Sadat Lantik 6 Pejabat Eselon II dan Puluhan Pejabat Manajerial, Perkuat Kinerja Pemkab Tanjab Barat 716 TKM Tanjab Barat Menanti Kepastian, Harapkan Perhatian Pemkab dan DPRD Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak

Home / Pemerintahan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 06:41 WIB

Geliat Ekonomi dari Atap Layak Huni: Menilik Program 3 Juta Rumah di Tanjab Barat

TANJABBARAT,BULENONNEWS.COM  – Program pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan pemerintah pusat kini mulai dirasakan dampaknya hingga ke pelosok daerah. Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Jambi, inisiatif ini bukan sekadar urusan renovasi bangunan, melainkan menjadi mesin baru bagi pemerataan ekonomi masyarakat bawah.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perakim) Tanjab Barat tengah tancap gas merealisasikan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Langkah ini diambil sebagai upaya konkret meningkatkan standar hidup masyarakat berpenghasilan rendah melalui hunian yang sehat, aman, dan bermartabat.

Bukan Sekadar Bedah Rumah

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Tanjab Barat, Syafrun, ST., menegaskan bahwa efek domino dari program ini sangat signifikan bagi ekonomi lokal. Ia menjelaskan bahwa setiap unit rumah yang direhabilitasi melibatkan sirkulasi uang di tingkat desa atau kelurahan.

Baca Juga  Wabup Katamso Hadiri Acara Forum Human Capital Summit 2025

“Program RTLH ini adalah upaya nyata pemerintah mengurangi kesenjangan. Menariknya, pelaksanaan di lapangan menyerap tenaga kerja lokal dan material bangunan dibeli dari toko-toko bangunan setempat. Jadi, roda ekonomi masyarakat bawah langsung berputar,” ujar Syafrun.

Menurutnya, rumah yang layak adalah fondasi produktivitas. Dengan hunian yang sehat, keluarga menjadi lebih tangguh secara fisik dan lebih fokus dalam mencari nafkah, yang pada akhirnya akan mendongkrak kesejahteraan ekonomi daerah secara makro.

Pendataan Selektif Agar Tepat Sasaran

Menyadari pentingnya akurasi bantuan, Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat menerapkan sistem pendataan yang ketat dan selektif. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap rupiah dari program tiga juta rumah ini jatuh ke tangan warga yang benar-benar membutuhkan.

Baca Juga  Perkuat Sinergi Ulama dan Umaro, Bupati Anwar Sadat Sambut Silaturahmi Pengurus JATMAN NU Provinsi Jambi

“Kami ingin bantuan ini tepat sasaran. Sinergi antara pusat dan daerah adalah kunci agar pembangunan permukiman ini selaras dengan visi kesejahteraan masyarakat Tanjab Barat,” tambah Syafrun.

Senyum di Wajah Penerima Manfaat

Kehadiran program ini disambut haru oleh para penerima manfaat. Banyak warga yang sebelumnya tinggal di hunian memprihatinkan, kini bisa bernapas lega. Mereka mengaku, rumah yang lebih aman memberikan rasa tenang dan motivasi baru untuk meningkatkan taraf hidup keluarga.

Dengan keberlanjutan Program RTLH, Kabupaten Tanjung Jabung Barat optimis dapat menghapus kawasan kumuh sekaligus menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dari sektor permukiman.

 

 

 

Sumber:FB dinas Perakim Tanjab Barat

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Hadiri Diklat Revolusi Mental Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia 

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Warning Pedagang Parit 1

Pemerintahan

Gubernur Jambi Mendukung Penuh Program Bupati Tanjab Barat

Pemerintahan

Tingkatkan Pelayanan Publik, Bupati Tanjab Barat Audensi Bersama Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Raih Penghargaan Pengelolaan DAK Fisik Terbaik Tahun 2023

Pelalawan Riau

53 BPD Kecamatan Teluk Meranti dan Kuala Kampar Resmi Dilantik

Meraingin

Terbaru, Bejabat Administrasi Dilantik Bupati Merangin

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Jadi Penceramah di Acara Ustadz 

You cannot copy content of this page