Bupati Anwar Sadat Tunjuk Mainiarni Indriana Jadi Plt Sekwan DPRD Tanjab Barat Gelar Pertemuan Tertutup 1 Jam, Fasha dan Anwar Sadat Beri Sinyal “Masa Depan” Pilgub Jambi KUA-PPAS APBD 2027 Belum Temui Titik Sepakat, DPRD Tanjab Barat Tunda Paripurna dan Minta Pembahasan Dilanjutkan Kebijakan Surat Harga Pasar Tanah Tuai Keberatan, Bapenda Tanjab Barat Tegaskan: Bukan Syarat Mutlak, Tidak Ada Paksaan Wujudkan Pendidikan Merata, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Seragam Gratis di Awal Agustus untuk Peserta Didik Baru

Home / Berita

Jumat, 3 Januari 2025 - 19:17 WIB

Jangcik: HAB ke-79 Kemenag, Refleksi Sikap Rendah Hati

Implementasikan Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama (Kemenag), merefleksikan sikap rendah hati dan nilai-nilai pengabdian luar biasa para pendahulu dalam memaknai kehadiran Kementerian Agama.

Semangat memperingati Hari Amal Bakti tahun 2025 tak dapat dipisahkan dari komitmen seluruh jajaran Kementerian Agama dalam mendukung dan mengimplementasikan Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Hal tersebut sebagaimana dikatakan Pj Bupati Merangin Jangcik Mohza saat membacakan sambuatan Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar, ketika menjadi Inspektur Upacara peringatan HAB ke-79 Kemenag, di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin, Jumat (03/1).

‘’Implementasi Asa Cita itu, memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia, hingga memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur,’’ujar Pj Bupati.

Baca Juga  Jangcik: Meskipun Tergolong Muda, Kabupaten Sarolangun Cukup Maju  Pj Bupati Merangin Hadiri HUT ke-

HAB Kementerian Agama ke-79 kali ini lanjut Jangcik Mohza, mengusung tema ‘Umat Rukun Menuju Indonesia Emas.’ Ini merupakan wujud nyata dari misi Asta Cita Pemerintahan Prabowo – Gibran yang mengamanatkan betapa Indonesia Emas dapat terwujud jika umat hidup rukun dan harmonis.

‘’Sebaliknya, Indonesia emas akan sulit diwujudkan bila umat tidak rukun dan tidak harmonis. Indonesia, negara besar dengan 17.508 pulau, 1.340 suku bangsa, 715 bahasa daerah, dan beragam agama, bisa hidup berdampingan secara rukun dan damai,’’terang Jangcik Mohza.

Kementerian Agama terus berkomitmen pada proses reformasi birokrasi dan penguatan meritokrasi dalam tata kelola organisasi. Ini juga menjadi bagian penting dari upaya pencegahan korupsi di Kementerian Agama.

Baca Juga  Tumpah Ruah, Ribuan Masyarakat Merangin Turun ke Jalan Saksikan Pawai HUT RI 79

‘’Saya ingin mengingatkan kita semua, termasuk diri saya sendiri, bahwa Kementerian Agama bak kain putih bersih. Sedikit noda pun terpercik, akan nampak jelas terlihat. Seluruh unsur pimpinan dan pegawai Kementerian Agama harus menjadi contoh dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi,’’pinta Pj Bupati.

Tampak hadir pada peringatan HAB ke-79 Kemenag itu, Kepala Kantor Kemenag Merangin H Khusaini, unsur Forkopimda Merangin, seluruh pejabat di jajaran Kantor Kemenag Merangin dan tamu undangan penting lainnya.

Pada kesempatan itu Pj bupati memberikan penghargaan Satya Lencana Karya Satya secara simbolis kepada Umuluddin yang telah mengabdi 10 tahun, H Burhani mengabdi 20 tahun dan Bustami mengabdi 30 tahun. (Red).

Share :

Baca Juga

Berita

Santuni Anak Yatim Fakir dan Kaum Dhuafa, H Mukti Ajak Masyarakat Selalu Memberi Perhatian

Berita

Bupati Merangin Launching BUMDES Desa Pelangki dan Resmikan Gedung Serba Guna 

Berita

Diiringi Ratusan Kader Dengan Jalan Kaki Menuju KPU RI, AHY: Kami Siap Ikut Pemilu, Perjuangkan Perubahan & Perbaikan

Berita

Merangin Terluas dan Terbaik Soal Program Replanting Sawit

Berita

Pj Bupati Merangin Buka Festival Panen Hasil Belajar

Berita

Kembali, Muhammad Yani Dipercaya Sebagai Ketua Fraksi NasDem di DPRD Merangin Oleh DPP

Berita

Pimpin Apel di RSUD, Bupati M. Syukur Jamin Hak dan Kesejahteraan Tenaga Medis

Berita

Bidang Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin ‘Mengucapkan’ Dirgahayu Kabupaten Merangin ke 76.

You cannot copy content of this page