Bupati Anwar Sadat Lantik Pejabat Eselon II  dan III  Kodim 0419/Tanjab Gelar Upacara Ziarah Nasional di TMP Yudha Satria Pengabuan DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Ketiga Pembahasan Rancangan Perda Bupati Tanjab Barat Harapkan Ekraf Fest Mampu Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal Hari Pertama Operasi Zebra 2022, Sejumlah Pelajar di Kuala Tungkal Terjaring Razia

Home / Meraingin

Sabtu, 10 September 2022 - 09:09 WIB

Polres Merangin Sosialisasi Dampak Lingkungan Akibat PETI

MERANGIN-BULENONNEWS.COM. Disertai Dinas Terkait Polres Merangin Laksanakan Sosialisasi dampak Lingkungan Akibat Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Polres Merangin.

Diketahui PETI di wilayah hukum Polres Merangin, makin hari kian menjadi sorotan publik dan menjadi konsumsi publik, dari jenis tambang lubang jarum, Donfeng hingga Jenis alat berat yang melakukan aktivitas tambang ilegal itu .

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Merangin AKBP Dewa Ngakan Nyoman Arinata, SIK, beserta Kapolsek Sungai Manau Iptu Mulyono S.H. bersama unsur Forkompinda dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Merangin  serta Dinas Kehutanan melaksanakan pertemuan dengan  Warga Desa Sungai Pinang pada hari Jum’at ( 09/09/2022) di kantor Desa Sungai Pinang guna  bersosialisasi untuk Tidak Melaksanakan kegiatan Peti.

Tujuan Sosialisasi itu dalam upaya mencegah tindakan Aksi Aktivitas Pertambangan Ilegal di tengah masyarakat yang  berpotensi kerusakan lingkungan.

Baca Juga  Januari Hingga Agustus 2020, Angka Kebakaran di Merangin Mencapai 14 Kasus

Pada pertemuan tersebut, Kapolres Merangin yang diwakili oleh Waka Polres  Merangin  Kompol. Amos Yosua Viclonar Lubis. SH, didampingi Iptu. Agung Heru. S.sy.MM dan personil Sat Intelkam/Personil Polres Merangin serta Jajaran Polsek Sungai Manau. menekankan Agar Kepala Desa dan Perangkat Desa Sungai Pinang bersama sama mengajak warganya sadar akan bahaya penambangan emas ilegal yg merusak lingkungan hidup.

” Warga di himbau untuk tidak melakukan penambangan emas dengan merusak lingkungan, jadikan lah situasi seperti sedia kala dengan ekosistim yang asri. Kita rindu keasrian alam dan di awali dari saat ini,” tegas Waka Polres

Selain itu Waka Polres juga menyarankan kepada Kepala Desa Serta Perangkat Desa Sungai Pinang, untuk melakukan pendekatan kepada para Pekerja tambang, agar menghentikan kegiatan tambang ilegal yang merusak lingkungan dengan cara menggunakan Alat berat jenis Excavator.

Baca Juga  Sekda Merangin Tinjau Lokasi Persiapan Pelantikan Penyetaraan Jabatan Fungsional

” Disarankan kepada Kepala Desa dan warga Desa Sungai Pinang untuk melakukan Penimbunan kembali lubang lubang bekas Penambangan ilegal dan memberdayakan nya kembali menjadi lahan Pertanian Sawah serta budidaya ikan,” lanjut nya

Upaya mengajak melaksanakan Reklamasi dan menjadikan ekonomi Produktif guna sumber ekonomi contohnya perikanan juga disampaikan pada pertemuan tersebut

Momentum Kesepakatan ini akan berjalan dengan maksimal dan dengan selaras agar warga mengikutinya, yakni dengan menanamkan rasa  saling menghargai dan saling jaga kelangsungan  kelestarian alam.

Sementara Kapolsek Sungai Manau berharap setiap kesempatan, adanya koordinasi Lintas Sektoral dilaksanakan guna antisipasi Peningkatan Pelaksanaan Peti di Wilayah Hukumnya.

” Mimpi kita melihat Air Sungai yang jernih dan asri di sekitar lingkungan kita,kita hanya membutuhkan Kerjasama dan niat membenahi alam sekitar,” Iptu Mulyono.

Reporter : Ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

Progres Mushola Ikhwanul Muslimin Sudah 70%

Meraingin

Zainuri Himbau Kader Hanura Merangin Wajib Dukung Fachrori Umar-Syarif Nursal

Meraingin

Pemuda Karang Birahi Merangin Meregang Nyawa Diujung Senjata Tajam

Meraingin

Hj. Nurhaida Mashuri Terima Kunjungan Pengurus Himpaudi Kabupaten Merangin

Meraingin

Peduli ! Bupati Merangin Kembali Menyerahkan Bantuan Korban Kebakaran

Meraingin

Diduga 30 Alat Berat PETI di Sungai Pinang Kecamatan Sungai Manau Makin Menggila

DPRD

Korban Kebakaran Pasar Bawah Bangko Adukan Nasib Ke DPRD

Berita

Susana Lebaran Polres Merangin Beri Bingkisan Kepada Petugas dan Pasien Covid-19 RSD Kol. Abundjani Bangko