Breaking News…Diduga Perampokan Terjadi di BTN Selempang Merah, Pelaku Berhasil Bawa Kabur Perhiasan Emas PetroChina Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat: Kolaborasi untuk Ringankan Beban Warga Berkas Mantan Pejabat Pemasyarakatan Jambi Tersangka Kasus Ekstasi Masuk Kejati, Jaksa Mulai Teliti Kelengkapan Perkara Anwar Sadat Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Keuangan, Sinergi dengan DPRD Jadi Kunci Pertahankan WTP Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disepakati, Bupati Anwar Sadat Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

Home / Berita

Selasa, 15 April 2025 - 14:10 WIB

Menjemput Mimpi di Tengah Keterbatasan, Perjalanan Aulia Pengusaha Muda dari Merangin

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Di usia yang relatif muda, tidak semua orang memiliki keberanian untuk membagi waktu antara pekerjaan, pendidikan, dan bisnis. Namun, Aulia, seorang generasi muda yang hebat, di usianya yang baru 23 tahun. Ia telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus melangkah dan berkembang.

Aulia adalah satu dari sekian banyak pejuang UMKM yang tumbuh dari daerah (Merangin-Jambi), Ia menjalankan usaha papan bunga mulai dari papan bunga HPL, Rustic, Flowers Box, Akrilik dan  Printing, semua tersedia dengan berbagai ukuran. Ia pun juga memiliki kemampuan dalam membuat berbagai buket, mulai dari buket bunga, buket uang, buket snack. Tergantung pesanan konsumen. Menjalani usaha ini tentu saja harus memiliki kemampuan dan jiwa seni yang tinggi. Karena bisnis papan bunga dam buket merupakan sebuah bisnis yang identik dengan momen-momen spesial dalam kehidupan.

Usaha ini tidak Ia jalani tanpa tantangan. Sejak awal, Ia paham betul bahwa segala sesuatu tentu ada plus dan minus. Salah satu diantaranya Ia harus sangat pandai dan disiplin dalam membagi waktu.

Saat ini Aulia merupakan bagian dari staf pegawai di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Merangin. Dengan jam kerja yang ketat, Dirinya tetap berkomitmen untuk melayani pelanggannya dengan sepenuh hati.

Menariknya, usaha yang di tekuni ini bukan hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga dapat menutupi biaya transportasi pulang-pergi ke Jambi setiap pekan.

Bahkan berkat usaha yang di jalani tersebut, dirinya tidak lagi meminta uang saku dan keperluan kuliahnya kepada orang tua. Hal itu menjadi kebanggaan tersendiri baginya, karena bisa meringankan beban kedua orang tuanya yang selama ini telah banyak berkorban demi pendidikan anak-anaknya.

Tidak berhenti di situ, Semangatnya dalam menjalankan usahanya itu bukan sekedar isapan jempol belaka, betapa tidak, Aulia yang berparas cantik dan ceria ini, juga telah berhasil menyelesaikan pendidikan sarjananya sambil tetap bekerja dan mengembangkan bisnisnya.

Baca Juga  Hadiri Perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, AHY: Mari Jaga Kerukunan dan Rasa Toleransi

Bagi sebagian orang, menyelesaikan satu hal saja sudah cukup melelahkan, Namun tidak bagi Aulia. Ia menjadikan pendidikan, pekerjaan, dan bisnis sebagai tiga pilar penting dalam hidupnya yang harus terus berjalan beriringan.

Seperti halnya roda kehidupan, usaha yang dijalani Aulia pun mengalami pasang surut. Ada kalanya pesanan datang bertubi-tubi, namun ada juga masa di mana bisnis berjalan lebih lambat. Meski begitu, Aulia tidak pernah menyerah. Ia menyadari bahwa kegigihan dan konsistensi adalah kunci untuk tetap bertahan dan berkembang dalam dunia usaha.

Kini, di tengah kesibukannya sebagai pegawai dan pelaku UMKM, Aulia kembali menantang dirinya dengan melanjutkan studi magister di Universitas Jambi. Keputusan ini tentu bukan hal mudah. Setiap pekan, Ia harus menempuh perjalanan jauh dari Merangin ke Jambi demi menghadiri kuliah, lalu kembali lagi ke Merangin untuk menjalankan pekerjaan dan bisnisnya.

“Saya tidak mungkin meninggalkan pekerjaan dan usaha saya di Merangin. Tapi saya juga tidak ingin berhenti belajar. Jadi saya harus menjalani keduanya,” tutur Aulia.

Perjalanan bolak-balik ini tentu melelahkan, namun semangat untuk terus belajar dan berkembang menjadi bahan bakar tersendiri baginya.

Perjalanan Aulia adalah potret nyata dari semangat juang anak muda di daerah. Di tengah keterbatasan akses dan waktu, Ia membuktikan bahwa asal ada kemauan dan tekad, semua bisa diwujudkan. Ia bukan hanya menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya, tetapi juga bagi siapa saja yang sedang berjuang meraih impian mereka.

Aulia tumbuh dalam keluarga sederhana, di mana nilai-nilai kerja keras dan keikhlasan telah ditanamkan sejak dini. Ibundanya adalah sosok yang tekun dan penuh kasih, sedangkan sang ayah adalah teladan dalam kesabaran dan keteguhan. Dari merekalah Aulia belajar bahwa hidup bukanlah tentang seberapa cepat kita sampai, tetapi tentang seberapa kuat kita bertahan.

Baca Juga  Kisruh Harga TBS, DPRD Merangin Panggil PT AIP, Baca Selengkapnya.

Kala malam turun di Merangin, di sela-sela letih yang belum reda, Aulia sering menulis mimpi-mimpinya di buku catatan kecil. Ia ingin suatu saat nanti, usahanya mampu menyerap tenaga kerja lokal, memberdayakan perempuan di sekitarnya, dan membawa warna baru dalam dunia kreatif di Jambi.

Ia percaya, sekuntum bunga bisa menjadi lambang harapan. Di kampus Pascasarjana Universitas Jambi, Aulia bukan hanya mahasiswa yang datang dan duduk di kelas. Ia adalah pendengar yang baik, pembelajar yang tekun, dan teman yang menyemangati. Ia menyimpan lelahnya di balik senyum dan menyulam ilmu sebagai bekal untuk kembali berkontribusi untuk daerah asalnya.

Di akhir kisahnya, Aulia menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna bagi para pembaca: “Tidak ada jalan yang mudah, tapi bukan berarti tidak bisa. Kalau kita punya niat, terus belajar, dan tetap rendah hati, insyaAllah semua akan sampai pada waktunya. Untuk teman-teman di daerah, jangan takut bermimpi dan mulai dari kecil. Semua yang besar, juga dimulai dari langkah pertama.” ujarnya.

Kini, dengan gelar magister yang sedang Ia perjuangkan, Aulia tidak hanya memperkaya ilmu untuk dirinya sendiri, tapi juga membuka peluang untuk mengembangkan bisnisnya lebih luas lagi. Siapa tahu, suatu hari nanti, papan bunga dan buket hasil karyanya bisa dikenal dan menyasar hingga ke seluruh penjuru Indonesia.

‘” Ya Sebab mimpi tak pernah mengenal batas ruang dan waktu, dan Aulia adalah buktinya,” Pungkasnya. (*)

Sumber : Aulia

Share :

Baca Juga

Berita

Pj Bupati Akan Tinjau Aset Pemerintah Yang Rusak Akibat Peti di Desa Ngaol Ulu

Berita

Ribuan Pendukung Nalim-Nilwan Bakal Banjiri Kota Bangko Saat Deklarasi dan Daftar Ke KPU

Berita

Bocah 5 Tahun Meninggal Digigit Ular Berbisa di Merangin

Berita

Gubernur Al Haris Didampingi Pj Bupati Resmikan Gedung SMKN 15 Merangin

Berita

Dukung Asta Cita Prabowo, Pj Bupati dan Kapolres Merangin Tanam Benih Jagung Serentak

Berita

Sekda Merangin Pimpin Rapat Lanjutan PVL Ombudsman On The Spot

Berita

Ketua Fraksi Demokrat Provinsi Jambi, H. Ahmad Fauzi Ansori menyalurkan bantuan UMKM di Kabupaten Merangin

Berita

Pj Bupati Apresiasi Peresmian Gedung Sentra Diklat Kejati Jambi

You cannot copy content of this page