Gebrakan Kejari Tanjabbar: Pulihkan Rp17,9 Miliar Keuangan Negara dari Skandal Korupsi Lahan Paripurna DPRD Tanjab Barat Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025: Soroti Tata Kelola Data hingga Moratorium Tambang Perkuat Akar Rumput, PDI Perjuangan Tanjab Barat Gelar Musancab Serentak untuk Menyongsong Pemilu 2029 Kawal Infrastruktur Jambi, Edi Purwanto Targetkan Jalan Nasional Mulus Hingga Ujung Jabung pada 2028 Dinilai Kehilangan Taji sebagai Kontrol Sosial, Eksistensi HMI Tanjab Barat Kini Dipertanyakan Publik

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 22:56 WIB

Pemkab Tanjab Barat Siap Gelar Pilkada Dimasa Pandemi

TANJAB BARAT-BULENONnews.com.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyatakan kesiapannya untuk menggelar Pilkada di tengah pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Ir. H. Agus Sanusi, MSi saat mewakili Bupati dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pilkada dan Penanganan Covid-19 melalui Video Conference bersama Pjs Gubernur Jambi, Ir. Restuardy Daud, M.Sc, di Ruang Rapat Bupati, Jumat (09/10).

Dalam laporannya Sekda H. Agus Sanusi menjelaskan persiapan yang telah dilakukan Pemkab Tanjab Barat untuk Pilkada dan penanganan covid-19.

“Dalam pelaksanaan Pilkada pada 09 Desember 2020 nanti, Kabupaten Tanjab Barat memiliki kurang lebih 6030 KPPS. Untuk penanganan Covid ada 3 tempat yang disiapkan pemkab jikalau ada pelonjakan yang kasus yang signifikan. Puskesmas Terjun Jaya Pematang Lumut disiapkan 20 bed, BLK eks Rumah Sakit Jantung 40 bed serta Gedung Balai Adat 10 bed,” papar Sekda.

Baca Juga  Polres Tanjabbarat Segera Lakukan Penyelidikan Atas Dugaan Pembuangan Mayat Bayi Di TPI

“Harapan kami mudah-mudahan ruang isolasi ini tidak digunakan. Karena pada dasarnya ini hanya langkah antisipasi jika ada pelonjakan kasus Covid 19.”

Dalam rapat yang diikuti seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Jambi tersebut Sekda juga menyampaikan saran terkait pelaksanaan rapid test jelang Pilkada. Dalam jadwal pelaksanaan rapid test diharuskan dari tanggal 5 – 26 November 2020.

Menurutnya jika dilaksanakan tanggal 26 November 2020 berati kurang 14 hari dari hari pencoblosan di tanggal 9 Desember yang dirasa sudah tidak efisien. Agus Sanusi berharap untuk pelaksanaan rapid test dapat di undur.

Sekda Agus Sanusi juga melaporkan beberapa informasi terkait penyelenggaraan pemerintahan Tanjab Barat kepada Pj. Gubernur yang baru dilantik tersebut. Mulai dari APBD-P 2020, proses APBD 2021, pelaksanaan Dana Desa hingga pembentukan Satgas Bencana.

Baca Juga  Stok Kosong, Dinkes Ajukan 3000 Vaksin Untuk Tanjab Barat

Sebelumnya Pjs. Gubernur Jambi dalam arahannya mengatakan beberapa hal yg akan di bicarakan dalam rakor ini antara lain tentang penyelenggaran pemerintahan dan pelayanan publik, ketentraman dan ketertiban umum, pelaksanaan APBD 2020 dan penyusunan APBD 2021, pemulihan ekonomi dan optimimalisasi Dana Desa dan Siaga Bencana Hidrometeorologi, Pelaksanaan Tahapan Kampanye dan Pencegahan dan Penanganan Covid 19.

Turut hadir mendampingi Sekda, Kaban Kesbangpol, Sekretaris Satpol PP, Satgas Covid 19, Kepala BPBD, Direktur Rumah Sakit, Dinas Kesehatan, Kabag Pemerintahan serta tamu undangan lainya.

Reporter : Amir.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Penerimaan PPPK Tenaga Guru Honor di Tanjabbarat Di Sinyalir Ada Kong Kalikong

Tanjab Barat

Sekda Tanjab Barat Ikuti Rakor Pilkada Serentak Via Vidcon

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Desa Dualap

Tanjab Barat

Atlit taekwondo Tanjabbarat Raih Prestasi Membanggakan,Sayangnya Biaya Masih Ditanggung Pribadi

Tanjab Barat

Penumpang Dari Batam Mulai Berdatangan Melalui Pelabuhan RoRo Kuala Tungkal Pasca Berakhir Larangan Mudik

Tanjab Barat

Ketua Komisi III Minta Inspektorat Turun Tangan Selidiki Kebenaran Sugaan Tumpang Tindih Proyek Pekerjaan

Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat, Berikan Apresiasi ke Lansia

Tanjab Barat

Wabup Tanjab Barat Ikuti Pidato Kenegaraan RI Dalam Rangka HUT Ke-75

You cannot copy content of this page