Wabup Katamso Buka AI Creative Bootcamp 2026, Dorong Pemuda Tanjab Barat Kuasai Teknologi Digital ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan

Home / Tanjab Barat

Kamis, 14 Oktober 2021 - 00:24 WIB

UKPBJ ULP Tanjabbarat Di Duga Buat Aturan Sendiri Dalam Proses Lelang Barang Dan Jasa

 

TANJABBARAT.BULENONNEWS.COM,APBD dan APBD-P kab. Tanjab barat telah berjalan. Dimana proses pelelangan untuk paket paket pekerjaan di lakukan di web site LPSE Tanjab Barat dengan pokja yang tergabung dalam UKPBJ kab. Tanjab Barat.

Wawan salah satu pemerhati kegiatan lelang di ULP / UKPBJ kabupaten Tanjab barat sangat menyayangkan dan bingung dengan persyaratan-persyaratan yang di buat oleh Pokja.

Wawan mencontohkan, “Pada pelelangan paket APBD tahun 2021, UKPBJ kabupaten Tanjab barat telah menayangkan beberapa paket pelelangan pekerjaan fisik di beberapa instansi, dalam pelelangan tersebut.

menurut wawan yang disampaikan beberapa orang rekanan kepadanya,para rekana yang mengikuti proses lelang tersebut merasa bingung, Karna paket yang di lelang ada yang ditampilkan Bill of Quantity (BQ), ada juga paket yang di tayangkan tidak menampilkan Bill of Quantity (BQ),Sehingga sangat membingungkan para rekanan sebut Wawan yang mendapat laporan atau cerita dari beberapa oknum rekanan tersebut.

Baca Juga  Ketua DPRD Bersama Bupati Tanjab Barat Temui Kemendagri Terkait Tapal Batas

Masih menurut rekanan kepada wawan,”Bagai mana rekanan dapat memasukan penawaran, sementara BQ tidak di tampilkan di Portal LPSE.

Perihal kisruh pada sistym pelelangan oleh panitia yang lebih heran lagi, Pemenang lelang paket tidak di tampilkan BQ itu tetap ada. Disinikan kita bingung, dasar utk memasukan penawaran itu ada Administrasi (dokumen) dan ada BQ. BQ dalam hal ini sangat penting. Karna di BQ ini lah item2 pekerjaan dan volume pekerjaan tercantum. Bagaimana rekanan memasukan penawaran kalau BQ nya tidak ada? Ini lah yang membuat kuat dugaan ada permainan kongkalikong antara pemenang tender dengan panitia.

Baca Juga  Pasar Terbengkalai Di Tanjabbarat Akan Diaktifkan Tahun Tahun 2022

Wawan selaku pemerhati pembangunan di Tanjabbarat ini meminta kepada pihak panitia lelang untuk bekerja dengan profesional dan transparan.jangan bekerja semaunya saja,dan kepada Pak Bupati untuk melakukan kroscek kepada staf pembantu di pemerintahan agar berkerja dengan aturan perundang-undangan “Timpal Wawan.

EDTOR:OTE.

TIM BULENON.

 

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Anak Bunuh Ibu Dan Ayah Di Duga Berawal Kecanduan Dari Lem Aica Aibon

Tanjab Barat

Warga OKU Sempat Sesak Nafas dan Minta Air Mineral Sebelum Meninggal Dunia di Masjid Raya

Tanjab Barat

Diduga KPU Tanjabbarat Tebang Pilih Media Untuk Meliput Pemberitaan Pilkada

Tanjab Barat

Wabup Tanjabbar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan MTQ Ke-50 Tk Provinsi Jambi

Tanjab Barat

Bupati Resmikan Gedung Produksi Kopi Liberika

Tanjab Barat

Pekerjaan Asal Jadi Kembali Jadi Sorotan Warga Di Desa Mekar Jati,Anggaran 24 Milliard

Tanjab Barat

Dalam Sebulan Polres Tanjab Barat Amankan 18 Tersangka Narkoba

Tanjab Barat

Kapolres Tanjabbar Pimpin Pemakaman Jenzah Pasien Suspek

You cannot copy content of this page