Kapolres Bungo Pimpin Upacara Pemberian Reward Penghargaan 4 Pilar Di Halaman Mapolres Izhar Majid Siap Perebutkan Kursi Wakil Bupati Merangin Vaksinasi Masal DPRD Tanjab Barat, H. Abdullah: Masyarakat Sangat Antusias Hasbi Anshory Turut Berduka Atas Wafatnya Anggota DPR RI Percha Leanpuri Politisi NasDem Terpapar Covid 19, Pelayanan IGD RSUD KH Daud Arif dan Puskesmas Pijoan Baru Tutup Sementara

Home / Tanjab Barat

Kamis, 8 April 2021 - 10:48 WIB

Beredar Isu Dugaan Oknum Anggota DPRD Inisial A Atur Proyek APBD/APBDP 2021

 

KUALATUNGKAL-BULENONNEWS.COM,Baru satu bulan berjalan kepemimpinan Bupati Anwar Sadat – Hairan sejak dilantik pada 26 Februari lalu, beredar isu pengaturan pengaplingan proyek oleh oknum Anggota DPRD Tanjabbar yang merasa  berjasa dalam memenangkan Pasangan UAS-Hairan pada Pilkada Tanjabbar Desember 2020 lalu.

Berdasarkan informasi dari sumber terpercaya, salah satu oknum anggota DPRD Berinisial A dan F dari partai koalisi pengusung memiliki peran penting dalam pengaplingan paket-paket proyek APBD dan APBD-P Tanjab Barat 2021.

 

Sempat ada isu yang beredar ketidak harmonisan Bupati dan S Karena itu timbul kecemburuan sosial dari A dan F yang juga merasa berjasa dan mengambil alih peran S untuk mendapatkan peran pengatur Proyek dengan alasan untuk mengembalikan dana yang telah dikeluarkan saat Pilkada.

“Bupati yang saat  ini menjadi ketua Partai itu akan dijadikan mesin pembunuh peran politik S di partai, sedangkan S sendiri merasa telah berjasa kepada Anwar Sadat,” ungkap sumber yang ingin namanya tidak disebutkan.

Baca Juga  Kajari Tanjabbarat Blander Nakotika Jenis Sabu Seberat 2 kilogram

“Jadi akibat dari kecemburuan sosial tersebut atas peran penting S dan F yang sebelumnya juga sempat  hampir adu jotos dengan Kadis PUPR Tanjabbar, padahal kepala dinas juga punya hak untuk itu” ungkapnya.

Dugaan Pengaturan proyek oleh salah satu oknum anggota dewan juga beredar luas dari warung ke warung di Kualatungkal,Isu seksi ini membuat para kontraktor jadi risih,isu ini beredar sejak dilantiknya H Anwar Sadat sebagai Bupati Tanjung Jabung Barat.”kedekatan oknum anggota dewan inisial A dengan Bupati menimbulkan dugaan keyakinan para pelaksana pemburu proyek pemerintah ini.

R, salah satu komisaris utama dalam satu perusahaan menuturkan kepada media ini perihal adanya dugaan pengaturan proyek oleh oknum anggota dewan inisial A tersebut.

Baca Juga  Hari Bayangkara Ke 75 Polres Tanjab Barat Gelar Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan.

Disebutkan R, ia pernah menemui kepala Dinas dan Kabid untuk melakukan loby-loby atas pekerjaan proyek apbd dan apbdp 2021,loby tersebut tidak mendapatkan keterangan yang memuaskan,kadis banyak menceritakan perihal permasalahanya dengan oknum dewan yang sempat menuai cekcok beberapa bulan lalu.”Timpal R yang namanya minta dirahasiakan.

Tidak cuma R saja ,J salah satu yang mengaku sebagai tim dalam pemenangan pasangan UAS juga berkata,”ya bang,kami ni kontraktor yang juga ikut berbuat dalam memenangkan pasangan Bupati ini pada Pilkada yang lalu,”saat saya menemui beberapa orang di beberapa dinas sama sekali kami tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan,pada hal kami ini punya hak untuk mengerjakan proyek pemerintah tersebut, kami inikan kontraktor,”Tutur J yang meminta media ini untuk tidak mempublis namanya.

Baca Juga  Penetapan Paslon Dilakukan Tertutup,Polres Tanjab Barat Turunkan Personil Pengamanan Di KPU

Adi Asfandi tokoh pemerhati pembangunan yang juga mantan kontraktor sangat menyayangkan adanya dugaan keterlibatan oknum anggota dewan yang mencampuri urusan pembagian proyek apbd Tanjabbarat,”sangat memalukan,jika memang benar dugaan pengaturan proyek dicampuri oleh oknum anggota dprd sangat na’if,”kita minta pihak tipikor polres Taniabbarat maupun Polda atau tipikor Kejaksaan agar turun tangan dalam mencari tau kebenaran dugaan tersebut,hal seperti ini tidak bisa dibiarkan,ini sangat mencoreng kepemimpinan Bupati Anwar Sadat,”Sebut Adi.

Oknum-oknum seperti ini harus dicari,jangan dibiarkan berkembang di Kota Bersama ini,kegiatan diluar pungsinya sebagai pengontrol eksekutif,bukan ikut campur dalam pengaturan proyek.”Papar Alumni Universitas Bunghatta.

“Jika ingin jadi pemain dalam pengerjaan proyek pemerintah,silahkan mundur dari dari legeslatif,jadi lah kontraktor yang profesional,”Tutupnya.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

PN Kuala Tungkal Gelar Sidang Perdana Anggota DPRD Tanjab Barat Secara Virtual

Tanjab Barat

Danramil 419-03/Ti Harap Berkah Masyarakat Atas Terlaksananya Pembangunan Kantor Baru

Tanjab Barat

Ombudsman Sebut Tanjab Barat Masuk Predikat Tinggi Dalam Pelayanan Publik

Tanjab Barat

Wabup Cek Kesiapan Tenaga Medis Untuk Vaksin Lansia di Puskesmas

Tanjab Barat

Tak Mau di Hotel, Bupati Merangin Memilih Nginap Dirumah Warga Kuala Tungkal Dampingi Kafilah

Tanjab Barat

Truck Bongkar Muat Di Depan Swalayan Tanpa Nama Resahkan Warga 2 Rt Jalan Nusa Indah Pasar Kualatungkal

Tanjab Barat

Satnarkoba Polres Tanjab Barat Ciduk 3 Orang Penyalahgunaan Narkoba

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Rapid Antigen 36 Santri Yang Pulang Ke Pesantren di Pulau Jawa