Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Wabup Katamso Buka ToT Model Bisnis Berbasis Mangrove, Dorong Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Wabup Katamso Jadi Narasumber Podcast Youth Center, Ajak Pemuda Tanjab Barat Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat Hadiri Penyampaian LHP LKPD 2025 di BPK Perwakilan Provinsi Jambi Delapan Tahun Berturut-turut Raih WTP, Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Home / Tanjab Barat

Kamis, 8 April 2021 - 10:48 WIB

Beredar Isu Dugaan Oknum Anggota DPRD Inisial A Atur Proyek APBD/APBDP 2021

 

KUALATUNGKAL-BULENONNEWS.COM,Baru satu bulan berjalan kepemimpinan Bupati Anwar Sadat – Hairan sejak dilantik pada 26 Februari lalu, beredar isu pengaturan pengaplingan proyek oleh oknum Anggota DPRD Tanjabbar yang merasa  berjasa dalam memenangkan Pasangan UAS-Hairan pada Pilkada Tanjabbar Desember 2020 lalu.

Berdasarkan informasi dari sumber terpercaya, salah satu oknum anggota DPRD Berinisial A dan F dari partai koalisi pengusung memiliki peran penting dalam pengaplingan paket-paket proyek APBD dan APBD-P Tanjab Barat 2021.

 

Sempat ada isu yang beredar ketidak harmonisan Bupati dan S Karena itu timbul kecemburuan sosial dari A dan F yang juga merasa berjasa dan mengambil alih peran S untuk mendapatkan peran pengatur Proyek dengan alasan untuk mengembalikan dana yang telah dikeluarkan saat Pilkada.

“Bupati yang saat  ini menjadi ketua Partai itu akan dijadikan mesin pembunuh peran politik S di partai, sedangkan S sendiri merasa telah berjasa kepada Anwar Sadat,” ungkap sumber yang ingin namanya tidak disebutkan.

“Jadi akibat dari kecemburuan sosial tersebut atas peran penting S dan F yang sebelumnya juga sempat  hampir adu jotos dengan Kadis PUPR Tanjabbar, padahal kepala dinas juga punya hak untuk itu” ungkapnya.

Baca Juga  Puluhan Warga Dalam Kota Kualatungkal Hormat Bendera dan Push Up Terjaring Yustisi

Dugaan Pengaturan proyek oleh salah satu oknum anggota dewan juga beredar luas dari warung ke warung di Kualatungkal,Isu seksi ini membuat para kontraktor jadi risih,isu ini beredar sejak dilantiknya H Anwar Sadat sebagai Bupati Tanjung Jabung Barat.”kedekatan oknum anggota dewan inisial A dengan Bupati menimbulkan dugaan keyakinan para pelaksana pemburu proyek pemerintah ini.

R, salah satu komisaris utama dalam satu perusahaan menuturkan kepada media ini perihal adanya dugaan pengaturan proyek oleh oknum anggota dewan inisial A tersebut.

Disebutkan R, ia pernah menemui kepala Dinas dan Kabid untuk melakukan loby-loby atas pekerjaan proyek apbd dan apbdp 2021,loby tersebut tidak mendapatkan keterangan yang memuaskan,kadis banyak menceritakan perihal permasalahanya dengan oknum dewan yang sempat menuai cekcok beberapa bulan lalu.”Timpal R yang namanya minta dirahasiakan.

Tidak cuma R saja ,J salah satu yang mengaku sebagai tim dalam pemenangan pasangan UAS juga berkata,”ya bang,kami ni kontraktor yang juga ikut berbuat dalam memenangkan pasangan Bupati ini pada Pilkada yang lalu,”saat saya menemui beberapa orang di beberapa dinas sama sekali kami tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan,pada hal kami ini punya hak untuk mengerjakan proyek pemerintah tersebut, kami inikan kontraktor,”Tutur J yang meminta media ini untuk tidak mempublis namanya.

Baca Juga  Bupati Ajak Masyarakat Sukseskan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020

Adi Asfandi tokoh pemerhati pembangunan yang juga mantan kontraktor sangat menyayangkan adanya dugaan keterlibatan oknum anggota dewan yang mencampuri urusan pembagian proyek apbd Tanjabbarat,”sangat memalukan,jika memang benar dugaan pengaturan proyek dicampuri oleh oknum anggota dprd sangat na’if,”kita minta pihak tipikor polres Taniabbarat maupun Polda atau tipikor Kejaksaan agar turun tangan dalam mencari tau kebenaran dugaan tersebut,hal seperti ini tidak bisa dibiarkan,ini sangat mencoreng kepemimpinan Bupati Anwar Sadat,”Sebut Adi.

Oknum-oknum seperti ini harus dicari,jangan dibiarkan berkembang di Kota Bersama ini,kegiatan diluar pungsinya sebagai pengontrol eksekutif,bukan ikut campur dalam pengaturan proyek.”Papar Alumni Universitas Bunghatta.

“Jika ingin jadi pemain dalam pengerjaan proyek pemerintah,silahkan mundur dari dari legeslatif,jadi lah kontraktor yang profesional,”Tutupnya.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bupati Serahkan SK 146 Pengangkatan Pegawai Pemkab Tanjab Barat

Tanjab Barat

BPBD Minta Warga Waspada Banjir Rob Agar Terhindar Dari Musibah

Tanjab Barat

Masa Pandemi,Ibadah di Klenteng Kuan Kong Bio Parit Gompong di Batasi

Tanjab Barat

Peserta Vaksin Dihibur Dengan Musik Sambil Berjoget Ala Polres Tanjabbarat

Tanjab Barat

Sekda Tanjab Barat Lantik 32 Pejabat Eselon 3 dan 4, Ini Nama dan Jabatannya

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Gelar Vaksinasi Anak di SD Muhammadiyah Kuala Tungkal

Tanjab Barat

Hadapi Kemarau, Kapolres Tanjab Barat Gelar Survey dan Zonasi Lahan Semi Gambut

Tanjab Barat

Kehadiran Tim Satgas TMMD Ke -113 Tanjabbarat Terlihat Enjoy Bersama Warga

You cannot copy content of this page