Lampu Traffic Light di Kuala Tungkal Segera Berfungsi Kembali demi Tekan Angka Kecelakaan Perkuat Silaturahmi, Pemkab Tanjab Barat Gelar Open House Iduladha 1447 H Serentak Gema Takbir Membelah Kuala Tungkal, Bupati Anwar Sadat dan Wagub Abdullah Sani Lepas Festival Idul Adha 1447 H: Usung Misi ‘Green Qurban’ dan Pemuda Digital! Kekuatan Doa Sang Ulama dan Pemimpin, Satu Korban Berhasil Ditemukan Bupati Tanjab Barat Gandeng Kios Pangan Siswa Gelar Operasi Pasar Murah Jelang Idul Adha
IKLAN

Home / Meraingin

Sabtu, 25 Februari 2023 - 17:55 WIB

H. Abd Gani Dilantik Sebagai Kadis Dikbud Oleh Sekda Merangin

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Bupati Merangin H Mashuri melalui Sekda Merangin Fajarman, melantik H Abd Gani menjadi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Merangin. Acara pelantikan berlangsung sederhana di Auditorium rumah dinas bupati, Sabtu (25/2).

H Abd Gani yang sebelumnya Asisten I Setda Merangin merangkap Plt Kadis Dikbud Merangin, dilantik menggantikan Kadis Dikbud sebelumnya Nasution, karena telah memasuki masa pensiun.

‘’Kita sudah melakukan job fit dan Pak Gani ini sudah memenuhi persyaratan sesuai prosedurnya dan SK-nya sudah ada. Makanya hari ini kita lantik beliau sebagai Kadis Dikbud Kabupaten Merangin,’’ujar Sekda.

Banyak yang harus dilakukan H Abd Gani lanjut Sekda, untuk membenahi Dikbud Merangin. Untuk itu kadis harus Gerak cepat (Gercep), karena waktunya tidak lama lagi, sebab pada September 2023 program Merangin Mantap 2023 sudah berakhir.

‘’Ibarat membangun gedung, ini sudah tahap finishing karena waktunya tinggal sekitar lima bulan lagi. Jadi perlu perhatian, mana yang kurang harus ditambahkan, terutama kekurangan guru di daerah-daerah yang kekurangan guru PNS,’’jelas Sekda.

Guru itu terang Sekda, dalam sebulan antara 10-20 orang guru memasuki usia pensiun, jadi kalau setahuan sudah berapa banyak guru yang pensiun dan seharusnya cepat diganti, mengingat Kabupaten Merangin sudah lama tidak menerima CPNS.

Baca Juga  LPM Kelurahan Dusun Bangko Desak Lurah Hentikan Aktifitas PETI di Kelurahannya.

Kekurangan guru itu pinta Sekda, nanti diajukan menjadi formasi penerimaan CPNS untuk guru. Begitu juga dengan P3K harus dipercepat dan dipertegas menanyakan persoalan keterlambatan itu ke Pemerintah Pusat, dimana menyangkutnya.

‘’Pasukan di Dikbud Merangin juga harus gerak cepat, mengejar ketertinggalanya, sehingga nilai raport untuk  RPJMD kita bisa naik dan membaik. Mudah-mudahan dengan kerja yang baik itu, hasilnya juga akan baik,’’harap Sekda.

Terpisah, H Abd Gani menegaskan pasca dilantik mulai Senin (27/2) akan langsung berbenah, terutama untuk intern kedalam dulu, kemudian membuka data pemetaan-pemetaan data kebutuhan kepala sekolah, pengawas dan guru.

‘’Kita memiliki guru yang memenuhi syarat memiliki sertifikat guru penggerak, sertifikat guru pendidik itu, masih sangat minim sekali. Saya akan membuka dan membedah pemetaan-pemetaan itu,’’ujar H Abd Gani.

Membedah pemetaan-pemetaan itu lanjut Kadis Diknas, nanti perkecamatan, persatuan pendidikan, baik untuk Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP).

‘’Berapa kebutuhan kepala sekolah, berapa kebutuhan pengawas, berapa kekurangan guru, sesuai dengan bidangnya masing-masing, nanti secara bertahap akan dipenuhi,’’terang pejabat asal Pamenang ini.

Diakui H Abd Gani, pengisian untuk jabatan kepala sekolah itu masih kurang sekali, karena  untuk menjadi kepala sekolah harus mempunyai empat syarat.

Baca Juga  Pembangunan Pagar Dinas DPPKB Merangin Tanpa Ada Penghapusan Aset Terlebih Dahulu

Pertama minimal golongan III b, kedua pendidikan minimal sarjana, ketiga mampunyai sertifikat pendidik dan keempat harus mempunyai sertifikat guru penggerak.

Guru yang mempunyai pesyaratan itu di Merangin tegas H Abd Gani, masih sangat sedikit sekali, sehingga masih sedikit guru yang bisa diangkat menjadi kepala sekolah. Tak heran bila kemudian terjadi kekosongan-kekosongan dan banyak jabatan kepala sekolah di PLT-kan.

Soal masih banyak jabatan kepala sekolah yang kosong itu, H Abd Gani akan berkoordinasi ke Pemerintah Pusat.

Bagaimana solusinya ketika ketersediaan sumber daya manusia yang terbatas itu, apakah persyaratannya bisa diturunkan, sertfikat guru penggeraknya diabaikan, tetapi memiliki sertifikat guru pendidik.

Selain itu, H Abd Gani menyebutkan, dalam pengelolaan sistem pendidikan, Kabupaten Merangin masih akan berbenah, bagaimana mengentaskan raport Kabupaten Merangin yang masih merah. Untuk itu akan mengkaji dan membedah sektor mana yang lemah itu.

‘’Apa dari sektor autput dari pendidikan itu sendiri, kemampuan murid, masalah literasi dan nomerasi atau kemampuan guru itu sendiri dalam pembelajaran atau kompetensi guru , maka akan kita lihat nanti dari sisi mana kelemahan kita, sehingga lapor pendidikan Merangin masih rendah,’’terang H Abd Gani.

 

Reporter : Ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

Meriah Hari Bhayangkara Ke-76, Polda Jambi Olahraga Bersama

Meraingin

Antusias Warga Riang Gembira Belanja di Pasar Murah Pemkab Merangin Menjelang Puasa Ramadhan

Meraingin

Pemkab Merangin Hadirkan Ustads Hinayah Pada Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H

Meraingin

Ratusan Anak PAUD dan TK Ramaikan Kegiatan Gemarikan Kabupaten Merangin

Meraingin

Begini Cerita Anak Kandung Koban Atas Penemuan Jenasah Hanyut di Pulau Rayo

Meraingin

Pj Bupati Merangin Zoom Meeting Bersama Kemendagri Soal Pengendalian Inflasi Daerah

DPRD

DPRD Deadline Pemerintah 1 Minggu Surati Partai Agar Usulkan Nama Cawabup Merangin

Meraingin

Taufiq Berangkatkan 10 Peserta Seleksi Sepak Bola Nasional U-16 dan U-19 Ke Pekan Baru

You cannot copy content of this page