Kebijakan Surat Harga Pasar Tanah Tuai Keberatan, Bapenda Tanjab Barat Tegaskan: Bukan Syarat Mutlak, Tidak Ada Paksaan Wujudkan Pendidikan Merata, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Seragam Gratis di Awal Agustus untuk Peserta Didik Baru Kebijakan BPHTB Dilimpahkan ke Kecamatan, Aparatur Desa dan Kelurahan Tanjab Barat Tolak: “Bukan Kewenangan Kami, Berpotensi Membebani Masyarakat” Sinergi Eksekutif-Legislatif Awali Pembahasan APBD 2027, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna KUA-PPAS Breaking News…Diduga Perampokan Terjadi di BTN Selempang Merah, Pelaku Berhasil Bawa Kabur Perhiasan Emas

Home / Pemerintahan

Selasa, 28 Maret 2023 - 19:12 WIB

Pemkab Tanjab Barat Akan Bangun TPU Anti Banjir Rob Seluas 2 Hektar 

TANJABBARAT, BULENONNEWS.COM – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan membuat tempat pemakaman umum (TPU) seluas 2 hektar (Ha) yang akan bebas dari banjir rob saat air laut pasang.

Plt Kadis Perkim Tanjab Barat, Safrun mengatakan TPU itu nantinya akan mulai dibangun pada pertengahan tahun 2023 dengan anggaran Rp 400 juta. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kebutuhan.

“Bangun di awal 1 Claster dulu, kita lihat kebutuhan setiap tahunnya. Total ada 2 hektare (Ha),” katanya, Selasa (28/03/23).

Baca Juga  Pertama Kali di Indonesia, Kejari Tanjab Barat "Menggugat" Kekuasaan Orang Tua Terhadap Anak

Safrun kemudian memaparkan nantinya akan terdiri dari beberapa claster di pemakaman itu. Jika semua claster terbangun akan bisa digunakan untuk pemakaman sekitar 7000 makam.

“Total nanti jika semua claster terbangun total 7 atau 8 ribu makam yang bisa digunakan,” ujarnya.

Pemakaman itu nantinya dipastikan akan terbebas dari banjir rob yang setiap tahunnya menghantui Kuala Tungkal. Maka, pihaknya akan melakukan penimbunan di pemakaman itu nantinya dengan ketinggian 50 cm.

“Nanti di setiap cluster itu akan ada pembatas agar air tidak masuk terus nanti setiap makam diberi batas luas 2×2 meter saja,” sebutnya.

Baca Juga  Sekda Tanjabbar Rakor Virtual Pengendalian Inflasi Daerah Bersama Mendagri

Safrun menyebutkan proyek ini metupakan proyek umat yang akan terus dibangun setiap clasternya sesuai dengan kebutuhan makam yang ada.

“Misal, nanti kita lihat tahun ini ada 100 orang yang harus dimakamkan dalam 1 kecamatan apakah itu mampu menampung 1 claster maka kita dua atau tiga tahun lagi tambah clasternya di tanah yang seluas 2 hektar di dekat sialang.”pungkasnya.

 

Penulis/Editor: Amir/Otte

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Hadiri HUT Ke-59, Bupati Ucapkan Terimakasih Pada Pendiri Kabupaten Tanjab Barat Terdahulu

Pemerintahan

Tingkatkan Ketaqwaan Bupati Tanjab Barat Ajak Pegawai Sholat Jumat Berjamaah di Masjid Al Anwar 

Pemerintahan

Langkah Plt Kadishub Tanjabbar “Jemput Bola” ke Senayan: Perjuangkan Pelabuhan Roro dan Dermaga Bongkar Muat Baru

Pemerintahan

Mencetak Generasi Emas Konstruksi: PUPR Tanjab Barat ‘Gembleng’ 175 Tenaga Terampil Lokal dengan Sertifikasi Nasional

Infrastruktur

Bupati Tanjabbar Turun Langsung Melihat Kondisi Jalan dan Jembatan Yang Rusak

Meraingin

Luar Biasa Perhatian Bupati Kepada SAD, Kementerian Sosial Berhasil Dibonceng Ke Dam Betuk Merangin

Meraingin

Nilwan: Kearifan Lokal Tentukan Kebehasilan Assesmen Geopark

Meraingin

Usai Pimpin Rapat Plt Bupati Merangin Salurkan Bantuan Sosial Dampak Covid-19

You cannot copy content of this page