Bupati Anwar Sadat Tunjuk Mainiarni Indriana Jadi Plt Sekwan DPRD Tanjab Barat Gelar Pertemuan Tertutup 1 Jam, Fasha dan Anwar Sadat Beri Sinyal “Masa Depan” Pilgub Jambi KUA-PPAS APBD 2027 Belum Temui Titik Sepakat, DPRD Tanjab Barat Tunda Paripurna dan Minta Pembahasan Dilanjutkan Kebijakan Surat Harga Pasar Tanah Tuai Keberatan, Bapenda Tanjab Barat Tegaskan: Bukan Syarat Mutlak, Tidak Ada Paksaan Wujudkan Pendidikan Merata, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Seragam Gratis di Awal Agustus untuk Peserta Didik Baru

Home / Berita

Kamis, 12 Juni 2025 - 19:31 WIB

2025 Capain PAD Merangin Turun, Siti Aminah : Target Tak Tekejar

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Dampak efesiensi pengaruhi capaian PAD Merangin 2025 hingga triwulan II. BPPRD juga bakal tak capai target akibat kebijakan PPJ Non PLN.

Sempat kucing-kucingan, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Merangin akhirnya diungkap Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Merangin.

Ia tidak berani menyampaikan data kepada awak media, pun demikian Sekretaris BPPRD yang sempat disebut tidak berada ditempat, namun terpantau ada mobil dinasnya.

Saat dikonfirmasi di DPRD Merangin, Siti Aminah yang juga menjabat sebagai Plt Sekwan DPRD Merangin mengatakan belum bisa menyampaikan data realisasi PAD untuk 11 OPD penghasil PAD lainnya.

“Kalau untuk realisasi PAD BPPRD bisa saya sampaikan, kini sudah 33 persen dari target kita Rp 66 Miliar,” kata Siti Aminah.

Realisasi 33 persen itu tidak murni dari BPPRD sendiri, namun dengan bantuan opsen pajak kendaraan dan BBNKB dari Samsat Merangin.

Baca Juga  Pj Bupati Buka Acara Pembinaan LPM Desa 2024

Dari pajak yang dibayar pemilik kendaraan ke Samsat jika dipisahkan, khusus opsen saja sekitar 20 persen lebih.

Kata Upik sebutan sehari-hari itu, capaian PAD Merangin 2025 ini bakal turun. Hal ini lantaran kebijakan dari PPJ Non PLN dari Rp 1,6 – 1,8 Milyar akan tercapai dibawahnya.

“Nah sekarang dengan adanya aturan 3 menteri itu rumah subsidi tidak dikenakan, turun drastis. Sekarang tinggal Rp 1 milyar,” katanya.

“Ini ada lagi kebijakan 3 bulan kedepan ini, mana lagi tekejar PAD,” sambungnya.

Sumber pajak lain di BPPRD juga bakal tak tercapai dengan kebijakan makan minum. Dimana saat ini, efesiensi memangkas anggaran itu.

“Makan minum kan ada pajaknya itu, kan sekarang habislah. Makan minum kan ngak ada lagi. Yang ada, sekedar-sekedarnyo bae,” katanya.

Baca Juga  Pj Bupati Merangin Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara Ke 78, Pada Upacara di Mapolres Merangin

Meskipun tak berani menyampaikan angkanya, Siti Aminah mengaku, ada OPD yang realisasi PADnya dibawah 10 persen. Namun Siti tak mau membukanya ke publik.

Ia berdalih, data tersebut belum dapat dipublikasi karena belum rekonsiliasi atau pencocokan data yanga ada di OPD terkait dengan data BPPRD sebagai koordinator PAD.

“Sekarang belum rekon dengan OPD, kalau sudah selesai nanti dikasih datanya,” ujarnya.

Namun ia mengklaim, secara keseluruhan realisasi PAD kabupaten Merangin sudah sekitar 47 persen terhitung dari Januari hingga Mei lalu.

Untuk diketahui, OPD penyumbang PAD Kabupaten Merangin yakni, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Dinas LH, Dinas Perhubungan, Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian.

Selanjutnya, Dinas Perikanan, Dinas Parpora, Dinas Nakbun, Dinas TPH, BPKAD, BPPRD, dan Dinas Perkim. (Tim).

Share :

Baca Juga

Berita

Sungai Manau Juara Umum! Berikut Daftar Lengkap Peringkat MTQH ke-52 Kabupaten Merangin

Berita

Pj Bupati Merangin dan Masyarakat Senam di Bundaran Tugu Pedang

Berita

Menteri PANRB Akan Meresmikan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Merangin, Baca Jadwalnya

Berita

Proyek TPS RT 11 Dusun Bangko Tanpa Izin Pemilik Tanah, Ini Tanggapan Kadis LH Merangin

Berita

80 Pati Purnawirawan TNI/Polri Usulkan Anies-AHY untuk Pasangan Sipil Militer

Berita

H. Maahuri Salurkan Bantuan Tali Asih

Berita

Pj Bupati Merangin Tinjau Jalan Rusak Jam Gento

Berita

Usai Dilantik Forum KKS Merangin Diminta Langsung Melaksanakan Tugas

You cannot copy content of this page