BANGKO-BULENONNEWS.COM. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) merupakan perpanjangan dari Pertamina di berbagai pelosok negeri Republik Indonesia dalam melayani masyarakat, salah satunya SPBU bernomor 24.373.26 Pematang Kandis Kabupaten Merangin Jambi.
Pada pemberitaan sebelumnya, Crew SPBU ini, sempat terlibat cekcok dengan konsumen yang tengarai oleh persoalan layanan oknum seorang operator yang menghandle 2 pompa sekaligus. Sehingga kepadatan kendaraan yang ngantri jadi panjang saat mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM).
Oleh karennya, Pimpinan SPBU 24.373.29 Pematang kandis, Syawal Siregar memohon maaf kepada semua konsumen atas kesalahpaham yang terjadi, dan akan melakukan pembinaan ekstra terhadap karyawan.
” Kami memohon maaf atas layanan yang tidak sempurna, semua kekurangan kami segera akan diperbaiki, baik itu operator, security dan semuanya,” ucapnya dengan lugas.
Syawal mengakui, bahwa satu operator memegang dua pompa saat melayani konsumen, tentu dengan alasan yang tidak dapat dipungkiri.
” Operator yang satu lagi memang dalam keadaan sakit, kita juga tidak boleh mempekerjakan karyawan yang sedang sakit, namun untuk kedepannya kami sudah menambah dua orang operator, kami juga berharap kedepannya operator yang betugas agar selalu menunjukkan SOP salam senyum sapa yang ramah dan memberikan pelayanan yang prima,” ujarnya.
Menejer SPBU ini berjanji untuk selalu memberikan arahan terhadap karyawan, agar hal seperti ini tidak terjadi lagi, jika ini terjadi, Ia akan memberi sanksi sesuai tingkat pelanggaran yang dilakukan.
” Pertama kita memberi teguran secara lisan, kalau mengulangi hal sama kita berikan SP satu dan dua, jika pelanggaran berat langsung kita lakukan Pemutusan Hubungan Kerja,” tegasnya.
Dalam penempatan Standar Prosedur Operasional (SOP) sebut menejer, semua SPBU tetap miliki jumlah operator yang sama sesuai kebutuhan.
” Kita ada empat tungku pompa semua produk kecuali bio solar, jumlah operator 15 orang dibagi menjadi dua shift, nah atas masukan dari berbagai pihak kita sudah menambah dua tenaga operator agar pelayanan yang diinginkan kosumen menjadi lebih maksimal dan puas,” terangnya. (Ote).









