Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal Atasi Dampak Kabut Asap Karhutla, DPC Demokrat Tanjab Barat Bagikan 2.000 Masker KN95 Gratis

Home / Berita

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Cuaca Ekstrem, Pemkab Merangin Gelar Apel Siaga Bencana Hidrometeorolog

 

 

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi Kering dan Basah Tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Merangin, Jumat (2/10) pagi.

Langkah ini diambil guna memastikan kesiapan seluruh personel dan instansi terkait dalam mengantisipasi ancaman bencana akibat pergeseran cuaca ekstrem yang tidak menentu.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Merangin, M. Syukur, didampingi Wakil Bupati Merangin A. Khafidh, Sekretaris Daerah (Sekda) Zulhifni, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala OPD, Kabag, serta seluruh Camat se-Kabupaten Merangin dan unsur Forkopimda.

Bupati Merangin, M. Syukur, menegaskan bahwa apel siaga yang diinisiasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah bersama kepolisian dan seluruh elemen masyarakat untuk sigap menghadapi segala kemungkinan.

Baca Juga  Ucok Mora kembali diberi Amanah Pimpin Percasi untuk periode 2025-2029

“Hari ini kita melaksanakan apel siaga untuk menghadapi potensi bencana, baik kering maupun basah. Ini adalah langkah konkret kesiapsiagaan kita menghadapi keragaman cuaca yang dinamis,” ujar Bupati M. Syukur.

Ia menambahkan, meskipun saat ini memasuki periode musim kemarau, intensitas hujan lokal berdurasi singkat masih sering terjadi di beberapa titik wilayah Merangin. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ganda terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus potensi banjir mendadak.

“Walaupun masuk musim kering, ada hujan yang mulai muncul di titik-titik tertentu. Pemerintah bersama BPBD, TNI, Polri, dan seluruh unsur harus siap siaga menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi, baik kekeringan maupun banjir,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan. Menindaklanjuti arahan Gubernur Jambi dan Bupati Merangin, ia mengimbau para petani dan pembuka lahan agar tidak menggunakan cara pembakaran.

Baca Juga  Ketua TP PKK Tanjab Barat Gelar Acara Peringatan Isra Miraj

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang ingin bertani atau membuka ladang, untuk tidak membakar lahan. Ini sangat penting demi mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat memperburuk kondisi lingkungan,” imbau Wabup A. Khafidh.

Wabup juga mengingatkan bahwa curah hujan lebat yang sesekali terjadi berpotensi memicu bencana lanjutan seperti tanah longsor dan banjir di daerah rawan bencana.

Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalisasi risiko dampak bencana di Kabupaten Merangin.

Apel siaga ditutup dengan pemeriksaan dan gelar simulasi penanganan karhutla oleh BPBD dan disaksikan oleh seluruh peserta apel. (Ote).

Share :

Baca Juga

Berita

Persiapan Swarna Bhumi Kabupaten Merangin Tahun 2024 di Mantapkan

Berita

Akhir Maret 2021 Pelaporan LHKPN dan LHKASN Harus Rampung, Ini Penjelasan,Hatam Tafsir

Berita

Warga Birun Pangkalan Jambu Nyaris Tewas Diterkam Harimau di Ladang

Berita

Dua Kali Diminta JPU Soal Perkembangan Penyidikan Kasus 2 Alat Berat di Jangkat

Berita

Kembali, Pj Bupati dan Forkopimda Merangin Cek Gudang Logistik KPU

Berita

DPRD Merangin Bersama HMI Cabang Bangko Sepakat Tolak Tapera 

Berita

Nobar Bersama Pengurus dan Kader, Jamal : DPC Tanjab Barat Akan Tegak Lurus Dengan Keputusan DPP  

Berita

H. Mashuri: Keluarga Pelopor Perubahan Indonesia Maju

You cannot copy content of this page