Kembali Dipercaya Pimpin Komite SMAN 1 Tanjab Barat, Mardan Hasibuan Komitmen Prioritaskan Kebutuhan Siswa dan Transparansi Anggaran Rumah Abu Bhakti Leluhur Kuala Tungkal Resmi Beroperasi, Jadi Sarana Penghormatan kepada Leluhur Ungguli Kota Jambi dan Kerinci, DPRD Tanjab Barat Raih Predikat Terbaik I Pengelolaan JDIH Se-Provinsi Jambi SMC Chapter Tanjab Barat Apresiasi Slow Riding 2026, Dorong Budaya Safety Riding dan Komunitas Berlegalitas Paripurna DPRD Tanjab Barat:Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kepentingan Rakyat

Home / Tanjab Barat

Rabu, 5 Agustus 2020 - 19:19 WIB

Lurah Ini Diduga Ngotot Bangun Jalan Diatas Tanah Makam

TANJAB BARAT – Lurah lubuk Kambing, Kecamatan Renah Menalu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat di duga melakukan pembangunan jalan rabat beton di atas tanah makam.

Dugaan ini disampaikan oleh beberapa pihak, termasuk ketua RT dan tokoh masyarakat setempat juga menyebutkan bahwa tanah tersebut merupakan tanah makam.

Jalan rabat beton tersebut dibangun di RT 02, Kelurahan Lubuk Kambing. Jalan tersebut menghubungkan Lokasi, dimana di jalan inilah yang diklaim sebagai lokasi tempat makam tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Thamrinsyah selaku ketua RT 01 setempat, ia menyebutkan bahwa dirinya tidak pernah mengusulkan untuk pembangunan jalan rabat beton. Apalagi jalan rabat beton tersebut diklaim oleh pihaknya merupakan Tempat Pemakaman Umum(TPU) yang sudah banyak di gunakan untuk tempat makam.

Baca Juga  Hadiri Rapat Paripurna,Safrial Ogah Tanda tangani Raperda APBD 2021

” Ngotot nian nak bangun sini. Pada saat di musrenbang kita juga tidak mengajukan itu. Saya kalau tidak ada manfaatnya bagi masyarakat kami tidak ambil,” Ujarnya.

” Aku minta jalan ke air dan jembatan gantung, minta bangun tempat anak-anak ngaji kebetulan tidak dapat, aku minta lagi UKM tidak dapat juga, kalau tidak dapat aku tidak minta aku bilang,” Timpalnya.

Ia menyebutkan bahwa alasan lurah membangun jalan tersebut untuk memudahkan akses masyarakat ketika memikul keranda atau mobil ambulan masuk.

” Apa yang mau di tanam, di mana lagi ini udah penuh tempatnya,” Tegasnya.

Soal awal pembangunan kata Thamrinsyah dirinya dilibatkan dalam pengukuran di areal sekitar makam. Namun, saat ditanyakan apakah dirinya mengetahui bahwa pengukuran tersebut untuk pembangunan jalan, kata Thamrinsyah dirinya mengetahui.

Baca Juga  Gotong Royong Bersama TMMD,Warga Desa Rt 02 Desa Sungai Muluk Lancar

” Saat pengukuran ada kita di kasih tau, ya kita diperintah dia, tapi ya pas ngukur itu kita tidak bisa bekutik lagi karena kendak itu lah. Dak bisa kita nak ngomong kek gimana lagi, ngikut aja kita,” Katanya.

Sementara itu, soal berapa banyak makam yang berada di lokasi lahan tersebut, Ia tidak mengetahui berapa banyak. Namun, dirinya memastikan bahwa semua masyarakat sekitar mengetahui bahwa lokasi tersebut merupakan tanah makam.

” Semua masyarakat sini tau, yang kita tanyakan kenapa ini ngotot nian mau bangun di jalan ini. Ini tanah makam, banyak makam di sini,” Sebutnya.

Penulis/Editor: Amir/Ote

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Uji Swab 46 Petugas Medis RSUD KH. Daud Arif Negatif, Pelayanan IGD Dibuka Kembali

Tanjab Barat

Dihari Kemedekaan RI Ke-75, Sebanyak 197 Napi Tanjabbar Dapat Remisi

Tanjab Barat

Kabel Listrik Digondol Maling, Penerangan di WFC Pada Malam Hari Gelap Gulita

Tanjab Barat

Ini Modus Guru Tenaga Honor Terduga Pelaku Pencabulan Siswi SMA Di Betara

Tanjab Barat

Pengamen Meresahkan masyarakat Di Warkop Kualatungkal

Tanjab Barat

Hut Ke 4- SMSI Bersama BKKBN ProvinsiJambi Dan SAH Berkolaborasi Kurangi Stunting

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021

Tanjab Barat

Tuntutan Masyarakat Belum Terpenuhi, Pihak Balai Minta Waktu Untuk Cari Solusi

You cannot copy content of this page