Resmi Dilantik Jadi Kadishub Tanjab Barat, Agus Sumantri Siap Akselerasi Visi ‘Berkah Madani’ Bupati Anwar Sadat Lantik Puluhan Pejabat Baru, Warning Keras Fenomena Kebocoran Dokumen ke Media Bupati Anwar Sadat Lantik 6 Pejabat Eselon II dan Puluhan Pejabat Manajerial, Perkuat Kinerja Pemkab Tanjab Barat 716 TKM Tanjab Barat Menanti Kepastian, Harapkan Perhatian Pemkab dan DPRD Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak

Home / Daerah

Rabu, 19 Agustus 2020 - 11:43 WIB

Camat Kubu Dipolisikan Penghulu Sungai Kubu,Gegara Penganiayaan Karena Terlambat Datang Upacara HUT RI Ke-75, Camat Kubu Dipolisikan

BAGANSIAPIAPI – BULENONnews.com. Camat Kubu, Rokan Hilir, Asrul S.Sos Selasa (18/8/2020) beurusan dengan Polsek Kubu setelah melakukan pemukulan terhadap Bulkrim (52) Penghulu Sungai Kubu, usai upacara HUT RI ke 75, Senin (17/8/2020) pukul 08.00 WIB pagi.

Tindakan yang dilakukan Asrul S.Sos di saksikan masyarakat karena belum beranjak dari lapangan upacara Kenegaraan selesai memperingati HUT Kemerdekaan RI di Kecamatan Kubu.

Bulkrim Datuk Penghulu Sungai Kubu, Selasa (18/8/2020) menceritakan kronologi pemukulan yang dilakukan Asrul sebagai Camat Kubu nota bonenya pimpinan dan panutan bawahanya  dilatar belakangi karena terlambat mengikuti upacara HUT RI.

“Saya terlambat datang, upacara sedang  berjalan, begitu selesai saya masuk lapangan lalu di panggil Pak Camat langsung menampar muka dan meninju perut saya di depan warga,” aku Bulkrim .

Tidak terima dengan perlakuan kasar yang dilakukan Camat, keluarga dan warga Sungai Kubu atas  penganianya di depan umum, akhirnya Bulkrim mendatangi Mapolsek Kubu membuat laporan polisi. “Saat ini saya sedang di BAP di Polsek Kubu, ” ucap Bulkrim saat dikonfirmasi

Bulkrim menyebutkan kronologis penganianyaan yang dialaminya di latar belakangi akibat terlambat hadir di lapangan upacara dan mengaku tidak sengaja terlambat. “Kalau di tegur ya wajar, tapi main pukul di depan umum sangat tak manusiawi, ” ungkapnya.

Baca Juga  Cegah Virus Corona, Polsek Pangkalan Kuras Beserta Jajarannya Lakukan Penyemprotan Desinfektan.

Kejadian arogan Camat main tangan ini diprotes masyarakat Sungai Kubu dan keluarga Bulkrim, lalu menyatakan membuat laporan polisi dan visum et revertum.

“Main pukul, di depan umum, sangat mempermalukan keluarga Penghulu dan sanak keluarga kami, kita meminta camat dimutasi,” ucap Zulfakar Junid kerabat korban.

“Bulkrim sudah membuat laporan polisi, jangan semena-mena lagi, ingat hukum di atas segala-galanya,” tegas Zulfakar Junid meminta Bupati Rohil mencopot Camat Kubu yang tak mengerti HAM ini.

Atas kejadian itu, BULENONnews.
com. mengkonfirmasi Bupati Rohil H.Suyatno untuk sandaran berita namun diwaktu yang sama Bupati sedang acara di Pekanbaru .

Namun melalui Asisten Tata Pemerintahan (Asisten I) Setdakab Rohil Ferry Hendra Paria dihubungi terpisah, mengaku akan menindak lanjuti informasi oknum Camat yang menganiaya Penghulu tersebut. “Saya belum dapat informasi, nanti saya pelajari dulu, akan kita tindak lanjuti, Saya sedang acara dengan Gubernur di Pekanbaru, nanti akan saya cross cek,” jawab Asisten I membidangi Pemerintahan di Setdakab Rokan Hilir ini melalui hubungan seluler.

Baca Juga  Kepala Desa Pulo Mudo Pimpin Upacara HUT RI Ke-75 Dengan Sedehana

Sementara itu Camat Kubu  Asrul S.Sos dihubungi terpisah, Selasa (18/8/2020) pukukl 14.25 WIB tidak membantah penamparan (penganianyaan) yang di lakukanya terhadap Bulkrim Penghulu Sungai Kubu itu benar adanya.

“Kejadianya benar, saya nenampar tapi tidak memukul, ini memberikan pelajaran efek jera kepada siapapun Penghulunya, HUT Kemerdekaan RI itu sakral,” jawab  Asrul dengan menambahkan akan ada klarifikasi media Rabu (19/8/2020) besok.

“Saya dalam perjalanan, nantilah beritanya akan ada klatifikasi dan benar saya dilaporkan ke polisi,” ujat Asrul menyebutkan nama seorang awak media  dengan nada enteng .

Sejak peristiwa penganianyaan dilakoni Camat Kubu ini jadi viral di medsos (fb dan Wa) karena tidak mengerti Hak Azazi Manusia.

“Jika sepekan ini tak tuntas kami akan menggelar aksi demo ke Bagansiapiapi dan tentunya menjaga imed baik Bupati H.Suyatno menjelang Pilkada ini,” tulis warga Sungai Kubu dijejaring sosial.

Penulis/Editor: Azwa/Ote

 

Share :

Baca Juga

Meraingin

Riuh,,! Turnamen Futsal Bupati Cup 2022 Resmi Ditutup H Mashuri

Tanjab Barat

Warga OKU Sempat Sesak Nafas dan Minta Air Mineral Sebelum Meninggal Dunia di Masjid Raya

Meraingin

Apakah Nilwan Yahya Akan Menuju BH 1 F 2024? Ini Jawabannya

Tanjab Barat

Dinkes Tanjab Barat Gelar Vaksinasi Anak 12 Tahun dan Ibu Hamil

Meraingin

Persiapan Perayaan HUT Merangin Ke- 73 Sudah 95 Persen

Meraingin

24 Camat Se – Kabupaten Merangin Ikuti Rakor Pertama Bersama Pj Bupati H Mukti Said

Tanjab Barat

Dari 600 Target Vaksin Di Desa Harapan Jaya Kecamatan Seberang Kota Tercapai 475 Per Hari ini

Penbangunan

Kades Mekar Tanjung Minta Tanggungjawab Kontraktor Pembangunan SD 83 Yang Terbengkalai

You cannot copy content of this page